Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Gugatan Jilid II H2D ke MK Siang Ini, Denny Gandeng Lawyer “Level Dewa” Somasi Tim BirinMu ke Uhaib, Komnas HAM hingga H2D Pasang Badan Hujan Lebat, Desa Hawang HST Banjir Lagi POPULER SEPEKAN: Kasus Pembunuhan Istri di Kapuas hingga ABK Tenggelam di Tanah Laut

ODP Klaster Gowa di Kalsel, Satgas Covid-19 Mulai Pelacakan

- Apahabar.com Senin, 6 April 2020 - 15:25 WIB

ODP Klaster Gowa di Kalsel, Satgas Covid-19 Mulai Pelacakan

Satgas Darurat Covid-19 Kalsel menugaskan Gugus Tugas di 13 kabupaten/kota se-Kalsel untuk mencari tahu keberadaan para eks peserta Itjima Ulama Dunia 2020 di Gowa, Sulawesi Selatan, akhir Maret silam. Foto-Liputan.6

apahabar.com, BANJARBARU – Sampai saat ini ratusan warga Kalsel, eks peserta Ijtima Ulama di Gowa, Sulawesi Selatan, akhir Maret silam, mulai dilacak keberadaannya oleh Satgas Darurat Covid-19.

Bahkan Satgas Darurat di level Provinsi itu menugaskan Gugus Tugas di 13 kabupaten/kota se-Kalsel untuk mencari tahu keberadaan mereka.

“Terkait dengan jemaah ijtima yang daftarnya beredar itu terdiri dari jemaah yang berasal dari kab/kota, oleh karena itu maka sebagai ujung tombak dalam pencegahan maupun penanganan ini di gugus tugas daerah. Sehingga untuk urusan di lapangan, mereka langsung yang menangani,” ujar Ketua Harian Gugus Tugas Kalsel, Wahyuddin kepada apahabar.com, Senin (6/4) siang.

Nanti, lanjutnya, Satgas Darurat Covid-19 di daerah akan melakukan pemantauan. Terhadap mereka yang datang dari luar daerah khususnya Gowa.

“Baik yang mudik, komunitas, mahasiswa, pesantren, termasuk jemaah ijtima itu. Masing masing daerah memetakan sendiri dengan menggerakkan sumber daya di masyarakat baik RT, RW, atau Babinsa. Agar orang orang yang dipantau dapat didata dan diawasi dengan baik,” jelasnya.

Menurut Ujud, sapaan akrabnya, tim gugus tugas kabupaten/ kota harus cepat menyelidiki dan memetakan keberadaan peserta klaster Gowa tersebut untuk didata dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Karena diketahui dari beberapa orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalsel ialah mereka yang datang dari Gowa.

Bahkan satu pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Banjarmasin asal klaster itu dinyatakan meninggal dunia, Minggu (5/4) siang kemarin.

“Karena khusus jemaah ijtima ini ada beberapa yang positif dan meninggal dunia, jadi oleh karena itu diharapkan untuk pembagian tugasnya kewenangan gugus kab/kota untuk memetakan mereka itu sekaligus memantau,” terangnya.

Meski begitu, Ujud sapaan karib Wahyuddin, tak memerinci berapa jumlah pasien positif Covid-19 asal klaster Gowa.

“Tugas kami, gugus provinsi, apabila mereka yang sudah diketahui bergejala bisa dikirim ke RS rujukan. Jadi provinsi menyiapkan segala sesuatunya terkait RS rujukan,” ujarnya mengakhiri.

Sementara itu Ketua Gugus Tugas Covid-19 Banjarbaru sekaligus Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani mengatakan sampai hari ini pihaknya masih menyelidiki keberadaan warga Banjarbaru yang ikutan ijtima ulama di Gowa.

“Tentang klaster Gowa, kami sudah melakukan pemeriksaan, sudah ada koordinasi insyaallah kita segera dapatkan semua. Saat ini sedang dilacak,” terang Nadjmi kepada media ini.

Ia juga membeberkan bahwa telah menerima laporan dari warga mengenai keberadaan peserta ijtima ulama tersebut.

“Tadi ada beberapa warga yang melaporkan tentang itu, jadi untuk jemaah klaster Gowa lagi di-tracking-lah tapi yang sudah kita temukan sudah kami sampaikan agar dia mengisolasi diri,” jelasnya.

Namun ia masih belum bisa memastikan berapa jumlah peserta ijtima ulama klster Gowa asal Banjarbaru yang telah diketahui.

“Kita punya daftar nama namanya, tapi alamatanya di situ tertulis Banjarbaru saja, jadi ini lagi kita buka datanya melalui Dukcapil, sedang ditelusuri,” pungkasnya.

Menurut informasi yang dihimpun oleh media ini, tercatat sedikitnya 600 orang warga Kalsel yang berangkat ke Gowa, Sulawesi Selatan. Sementara yang terdeteksi baru 80 orang.

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

CATATAN REDAKSI: Artikel ini semata untuk mewaspadai penyebaran informasi yang belum tentu benar di tengah wabah Covid-19. Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang mendalam soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Cawapres Sandiaga Minta KPU Tak Kejar Tayang Selesaikan Penghitungan Suara
apahabar.com

Nasional

Tiba di Kalsel, Tuan Guru Bajang Langsung Ziarah ke Sekumpul
Update

Nasional

Update Covid-19 Nasional, Catat Rekor 5.828 Kasus Baru
apahabar.com

Nasional

Kader Demokrat WO dari Arena Debat Pilpres, Sinyal Hengkang?
Muhammadiyah

Nasional

Muhammadiyah: Dukungan untuk Palestina Sesuai UUD 1945
apahabar.com

Nasional

Jokowi Puji Inovasi Anak Bangsa Lawan Covid-19
apahabar.com

Nasional

Sukarelawan Sandiaga Uno Terbentuk di NTB
Mahkamah Konstitusi

Nasional

MK Terima 21 Pengajuan Sengketa Pilkada, Termasuk Pilwali Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com