Dikabarkan Tertangkap Pesta Sabu, SRN Anggota DPRD Tanah Laut Buka Suara MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel Tersetrum, Petugas PLN di Kandangan Nyangkut di Tiang Listrik Angin Puting Beliung Ngamuk, Puluhan Rumah di Banjar Poran Poranda Pak Jokowi, Kawasan Industri Jorong Tanah Laut Butuh Investor Baru!

PDP yang Meninggal asal Batola Negatif Covid-19

- Apahabar.com Sabtu, 11 April 2020 - 19:53 WIB

PDP yang Meninggal asal Batola Negatif Covid-19

Sesuai protap pemakaman pasien Covid-19, petugas di Batola mendapatkan perlakuan khusus seusai melaksanakan tugas. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, BANJARMASIN – Satu pasien dalam pengawasan (PDP) asal Barito Kuala meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Ansari Saleh Banjarmasin, Sabtu (11/4) sekitar pukul 06.30 tadi.

Hasil pemeriksaan PCR atau polymerase chain reaction pasien laki-laki berusia 59 tahun itu non-reaktif atau negatif Covid-19.

“Hasil lab-nya baik step satu dan dua, berdasarkan metode PCR adalah negatif,” ungkap Juru Bicara Covid-19 Kalimantan Selatan, HM Muslim dalam siaran persnya, sore tadi.

Secara keseluruhan, orang yang positif tertular Covid-19 adalah sebanyak 29 kasus. 23 di antaranya masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri, 4 orang meninggal dunia dan 2 lainnya dinyatakan sembuh.

“Jadi yang dirawat saat ini yang positif di RS Ulin sebanyak 14 orang, di RS Ansari Saleh sebanyak 3 orang, di RS Boejasin sebanyak 2 orang dan isolasi mandiri sebanyak 4 orang,” sebut Muslim.

Ya, jumlah orang dalam pemantauan atau ODP di Kalimantan Selantan meroket lagi. Pun dengan pasien dalam pengawasan atau PDP.

Berdasar data Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel Sabtu (11/4) sore tadi tercatat jumlah ODP sebanyak 1.194 atau naik tipis dari sebelumnya 1.179.

Peningkatan tajam tercatat di Tanah Bumbu. Jika pada dua hari lalu masih menempati peringkat tiga, kini kabupaten di pesisir Kalsel itu memimpin klasemen ODP Covid-19 dengan sebanyak 240 orang. Posisi juru kunci sementara ditempati oleh Kabupaten Tapin dengan 14 ODP.

Selaras dengan ODP, PDP pun bertambah banyak menjadi 13 orang pada sore ini. Padahal sehari sebelumnya ‘hanya’ 10 orang.

Rinciannya, Banjarmasin dari 5 orang menjadi 7 orang, Barito Kuala dari 2 orang menjadi 1 orang. Sedangkan HSS yang pada hari sebelumnya nihil kini mencatatkan kasus PDP pertama dengan dua orang per sore ini.

Sementara untuk Banjarbaru, Balangan, dan Tanah Bumbu menyumbang masing-masing satu PDP.

Sementara itu jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 masih bertahan di angka 29 kasus. Rinciannya, 23 orang dalam perawatan, 4 orang meninggal dunia dan 2 orang sembuh.

Untuk 23 orang dalam perawatan, 14 pasien dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin, 3 pasien di RS Anshari Saleh, 2 pasien di RS Boejasin dan 4 pasien lainnya isolasi mandiri.

Sekadar Informasi, pada Sabtu (11/4) pagi tadi, PDP rujukan dari Batola yang dirawat di RS Anshari Saleh meninggal dunia setelah sepekan dirawat.

Reporter: Musnita Sari
Editor: Fariz Fadhillah

CATATAN REDAKSI: Artikel ini semata untuk mewaspadai penyebaran informasi yang belum tentu benar di tengah wabah Covid-19. Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang mendalam soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Punya Slogan SDM2, Muhamad Pazri Mantap Maju Sebagai Ketua DPC Ikadin Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Belajar Tatap Muka di Kalsel, Bang Dhin: Mayoritas Sekolah Belum Siap
apahabar.com

Kalsel

Rekapitulasi Perhitungan Suara Dilakukan Berjenjang
apahabar.com

Kalsel

Stadion 17 Mei Tak Kunjung Beres, Dewan Panggil Kadispora Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Awal November, 72 Warga Kalsel Sembuh dari Covid-19
apahabar.com

Kalsel

DEMA UIN Antasari Soroti Rendahnya Minat Baca Masyarakat Indonesia  
apahabar.com

Kalsel

25 Tahun Menjanda, Mahrita Terima Bantuan dari Rumah Yatim Kalsel
apahabar.com

Kalsel

apahabar.com Terima “Journalism Emergency Relief Fund” dari Google
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com