BREAKING! KPK Rilis Hasil Penggeledahan Kedua di Amuntai HSU Kritik Pedas Pengamat Soal Komunitas Moge Lintasi Jembatan Alalak Baru Dua Hari Menghilang, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Bawah Kolong Rumah Banjarmasin Utara Nekat Buka Lahan, Dua Penambang Ilegal di Kukar Kaltim Ditangkap Klaim Kantongi Rekom Pemkot, Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Beroperasi

Pembatasan Akses Keluar Masuk Samarinda Mulai Berlaku

- Apahabar.com     Sabtu, 4 April 2020 - 11:40 WITA

Pembatasan Akses Keluar Masuk Samarinda Mulai Berlaku

Seorang petugas memeriksa identitas warga yang keluar masuk wilayah Kota Samarinda, Sabtu (4/4). Foto-Antara

apahabar.com, SAMARINDA – Dalam tiga pekan ke depan, sejak Jumat (3/4) kemarin hingga Senin (27/4) April nanti, akses keluar masuk Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dibatasi demi pencegahan Covid-19.

Pembatasan itu dilakukan Pemerintah Kota Samarinda tersebut mulai diberlakukan di Pos Lapangan I di Jl Soekarno-Hatta KM 4 samping warung Tahu Sumedang sebelum simpang tiga.

Kantor berita Antara, Sabtu (4/4) melaporkan, sejumlah pengendara mobil dan motor harus turun dari kendaraannya untuk dicek kesehatannya.

Mereka didata dalam sebuah formulir. Selepas itu barulah dipersilahkan kembali jalan.

Begitu pula dengan warga yang ber-KTP atau identitas Balikpapan.

Ada 2 lembar formulir, satu untuk petugas dan satunya dibawa warga.

Formulir itu selain biodata warga bersangkutan juga ada isian suhu badan, datang dari mana, alamat tujuan, kondisi kesehatan, keluhan sekarang, jenis kendaraan dan nomor plat kendaraan.

“Kalau suhu 38 derajat celcius ke atas, warga kita minta ke pos untuk dicek oleh tim medis kemudian didata atau mengisi formulir. Setelah itu barulah kita persilahkan jalan,” ucap Plt Kepala BPBD Samarinda Hendra.

“Jadi kita punya data warga Balikpapan yang masuk ke Samarinda dan tujuannya apa. Juga data warga yang suhunya 38 derajat celcius ke atas,” lanjut Hendra.

Disamping dicek identitas dan suhu badannya, juga disemprotkan disinfektan kendaraannya.

Asisten I Sekretariat Kota Samarinda Tejo Sutarnoto saat memantau pelaksanaan pembatasan meminta petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Satpol PP dan Dinas Kesehatan untuk melakukan edukasi pembatasan ini.

Tejo mengatakan untuk saat ini pos pembatasan akses di KM 4 dulu sambil menunggu hasil rapat bersama Pemprov Kaltim terkait mendirikan pos di jalur keluar masuk gerbang tol.

“Pembatasan akses ini berlangsung selama 3 minggu atau hingga 27 April mendatang,” ungkap Tejo.

Dia menyampaikan permohonan maaf Wali Kota Samarinda dengan terganggunya kelancaran perjalanan warga yang semata-mata untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

“Pembatasan ini untuk warga Balikpapan mengingat di kota ini sudah terdapat 15 kasus positif,” tandasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Covid-19

Kaltim

Termasuk Kaltim, Berikut 10 Provinsi dengan Kasus Covid-19 Tertinggi Usia Sekolah
Penjual Nasi Kuning

Kaltim

Penjual Nasi Kuning Mirip Lee Min Ho Pilih Wanita Seiman, Warganet Siap Maju
apahabar.com

Kaltim

Pagi Tadi, Kebakaran Terjadi Kilang Minyak Balikpapan
Balikpapan

Kaltim

Densus 88 Tangkap Pasutri di Balikpapan Baru, Polda Kaltim Buka Suara
Vaksin

Kaltim

Satgas Covid-19 Balikpapan Bantah Guru Honorer Meninggal Akibat Vaksin
Putra Mantan Gubernur Kaltim Meninggal

Kaltim

Kabar Duka, Putra Mantan Gubernur Kaltim Meninggal Dunia
apahabar.com

Kaltim

Samarinda Masih Dikepung Banjir, Ribuan Jiwa Terdampak
Kapolda Kaltim

Kaltim

Soal Penangkapan Teroris di Balikpapan, Kapolda Kaltim: Dia Hanya Sembunyi di Sini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com