Tambah 103 Kasus, Semua Kelurahan di Banjarmasin Kini Zona Merah! Kalsel Jadi Atensi Presiden, Cuncung Minta GTPP Proaktif Eks Pacar Bidan Pembunuh Anak di Barito Utara Diperiksa Banjarmasin Buka Rumah Ibadah, Kemenag: Wajib Kantongi Suket Kalsel Diatensi Presiden, Warga Banjarbaru Sabar Dulu




Home Kaltim

Sabtu, 4 April 2020 - 11:40 WIB

Pembatasan Akses Keluar Masuk Samarinda Mulai Berlaku

Uploader - Apahabar.com

Seorang petugas memeriksa identitas warga yang keluar masuk wilayah Kota Samarinda, Sabtu (4/4). Foto-Antara

Seorang petugas memeriksa identitas warga yang keluar masuk wilayah Kota Samarinda, Sabtu (4/4). Foto-Antara

apahabar.com, SAMARINDA – Dalam tiga pekan ke depan, sejak Jumat (3/4) kemarin hingga Senin (27/4) April nanti, akses keluar masuk Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dibatasi demi pencegahan Covid-19.

Pembatasan itu dilakukan Pemerintah Kota Samarinda tersebut mulai diberlakukan di Pos Lapangan I di Jl Soekarno-Hatta KM 4 samping warung Tahu Sumedang sebelum simpang tiga.

Kantor berita Antara, Sabtu (4/4) melaporkan, sejumlah pengendara mobil dan motor harus turun dari kendaraannya untuk dicek kesehatannya.

Mereka didata dalam sebuah formulir. Selepas itu barulah dipersilahkan kembali jalan.

Begitu pula dengan warga yang ber-KTP atau identitas Balikpapan.

Ada 2 lembar formulir, satu untuk petugas dan satunya dibawa warga.

Baca juga :  Gubernur Isran Tegaskan Kaltim Sejajar dengan Jawa

Formulir itu selain biodata warga bersangkutan juga ada isian suhu badan, datang dari mana, alamat tujuan, kondisi kesehatan, keluhan sekarang, jenis kendaraan dan nomor plat kendaraan.

“Kalau suhu 38 derajat celcius ke atas, warga kita minta ke pos untuk dicek oleh tim medis kemudian didata atau mengisi formulir. Setelah itu barulah kita persilahkan jalan,” ucap Plt Kepala BPBD Samarinda Hendra.

“Jadi kita punya data warga Balikpapan yang masuk ke Samarinda dan tujuannya apa. Juga data warga yang suhunya 38 derajat celcius ke atas,” lanjut Hendra.

Disamping dicek identitas dan suhu badannya, juga disemprotkan disinfektan kendaraannya.

Asisten I Sekretariat Kota Samarinda Tejo Sutarnoto saat memantau pelaksanaan pembatasan meminta petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Satpol PP dan Dinas Kesehatan untuk melakukan edukasi pembatasan ini.

Baca juga :  Pasien Corona asal China Meninggal di Eropa

Tejo mengatakan untuk saat ini pos pembatasan akses di KM 4 dulu sambil menunggu hasil rapat bersama Pemprov Kaltim terkait mendirikan pos di jalur keluar masuk gerbang tol.

“Pembatasan akses ini berlangsung selama 3 minggu atau hingga 27 April mendatang,” ungkap Tejo.

Dia menyampaikan permohonan maaf Wali Kota Samarinda dengan terganggunya kelancaran perjalanan warga yang semata-mata untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

“Pembatasan ini untuk warga Balikpapan mengingat di kota ini sudah terdapat 15 kasus positif,” tandasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

Kaltim

Kapal Pengangkut Ikan Karam di Perairan Manubar Kutai Timur
apahabar.com

Kaltim

Di Kaltim, Jokowi Yakin Cerita Manis Terulang
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Jadi Ibu Kota, Wagub Hadi Berguru ke Canberra
apahabar.com

Kaltim

Badak di Kalimantan Diselamatkan
apahabar.com

Kaltim

BPBD Petakan Titik Rawan Banjir di Calon Ibu Kota RI
apahabar.com

Kaltim

Maloy Batuta Trans Kalimantan Ditarget Akhir Januari
apahabar.com

Kaltim

Di Rumah Aja, Telkomsel Kalimantan Sajikan Kajian Online Ramadan
apahabar.com

Kaltim

Perdagangan Kaltim Surplus 11,48 M Dolar AS