Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Pembatasan Sosial di Banjarmasin, Puluhan Ribu Paket Sembako Disiapkan

- Apahabar.com Senin, 20 April 2020 - 16:38 WIB

Pembatasan Sosial di Banjarmasin, Puluhan Ribu Paket Sembako Disiapkan

Jumpa pers Tim Gugus Tugas percepatan penanganan COVID-19 Kota Banjarmasin terkait penerapan PSBB, Senin (20/4). Foto-Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Sekitar 30 ribu paket sembako siap didistribusikan selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berlaku di Banjarmasin.

PSBB, rencananya akan berlaku pada awal Ramadan guna memutus mata rantai virus Corona (Covid-19).

“Selama 14 hari ke depan, kita sudah ada kesepakatan dengan dewan mengalokasikan dana untuk pengamanan, dampak sosial dan dampak ekonomi untuk penanganan Covid-19 ini,” ujar Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina dalam jumpa pers Tim Gugus Tugas percepatan penanganan COVID-19 di Balaikota Banjarmasin Senin (20/4).

Menurut dia, anggaran yang sudah disepakati sebesar Rp51 miliar untuk penanganan Corona di ibu kota Kalsel itu.

“Misalnya untuk pengadaan sekitar 30 ribu paket sembako untuk didistribusikan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melalui Dinas Sosial sebagai jejaring sosial ke lurah hingga RT dan RW untuk warganya yang tidak mampu,” papar Ibnu Sina.

Dia berharap selama PSBB tidak ada warga yang sampai mengalami kesulitan pangan apalagi sampai terjadi kelaparan.

“Makanya direncanakan juga nanti akan ada dapur umum,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, ujar dia, langkah dilakukannya PSBB ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona yang kasus warga terinfeksi positif terus bertambah, di mana kini jumlahnya sebanyak 30 orang, lima diantaranya meninggal dunia, baru empat pasien yang sembuh.

Dia berharap, pelaksanaan PSBB ini didukung semua lapisan masyarakat di mana pemerintah kota akan melakukan sosialisasi beberapa hari sebelum diterapkannya pada 23 April 2020 atau pada awal Ramadhan tahun ini.

Adapun yang akan dibatasi aktivitas masyarakat itu dalam PSBB ini akan dituangkan lagi dalam Peraturan Wali Kota (Perwali).

“Saat ini sedang disiapkan Perwalinya, segeranya akan selesai,” pungkasnya. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tiba di Kalsel, Wamen PUPR Ingin Serap Aspirasi untuk Program ke Depan
apahabar.com

Kalsel

Diskusi Media Forum Merdeka Barat Bahas Jumlah Penduduk Miskin di Kalsel Meningkat
apahabar.com

Kalsel

Bersiap New Normal, Museum Lambung Mangkurat Lakukan Pembenahan
apahabar.com

Kalsel

Petahana Kades Lasung Batu Kembali Unggul
apahabar.com

Kalsel

40 Orang Lagi Tertular Covid-19, Balangan Penyumbang Tertinggi
apahabar.com

Kalsel

Masifnya Karhutla Penyebab Ditutup Sementara Tahura Sultan Adam Mandiangin
apahabar.com

Kalsel

Semarakkan HAN 2019, Ratusan Anak Sedot Perhatian Warga HST
apahabar.com

Kalsel

Kemenag Tapin Tetapkan Nilai Zakat Fitrah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com