2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan

Pemerintah Fokus 6 Hal Mitigasi Dampak Covid-19 di Sektor Tenaga Kerja

- Apahabar.com Kamis, 30 April 2020 - 17:56 WIB

Pemerintah Fokus 6 Hal Mitigasi Dampak Covid-19 di Sektor Tenaga Kerja

Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta. Foto-Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah fokusnya pada enam hal dalam mitigasi dampak Covid-19 terhadap sektor ketenagakerjaan.

Jokowi menjelaskan, telah menerima informasi bahwa ada lebih dari 1 juta pekerja informal yang telah dirumahkan, 375 ribu pekerja formal terkena PHK, dan 315 ribu di sektor informal yang terdampak.

“Untuk itu beberapa hal yang ingin saya sampaikan agar menjadi perhatian bersama yang pertama mencegah meluasnya PHK dan di sini pastikan program stimulus ekonomi yang sudah kita putuskan betul-betul segera diimplementasikan, segera dilaksanakan dan betul-betul berjalan sehingga dirasakan oleh manfaatnya oleh para pelaku usaha,” kata Jokowi dalam rapat terbatas secara virtual bertopik Mitigasi Dampak Covid-19 terhadap sektor ketenagakerjaan di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (30/04).

Ia juga mengingatkan agar berbagai paket stimulus ekonomi ini diberikan kepada perusahaan yang memiliki komitmen untuk tidak melakukan PHK.

Hal kedua, untuk pekerja di sektor formal yang jumlah pekerjanya ada 56 juta, Jokowi juga meminta agar dipastikan skema program yang meringankan beban mereka.

“Insentif pajak sudah, kemudian relaksasi pembayaran iuran BPJS, keringanan dalam pembayaran kredit atau pinjaman saya kira ini sebuah skema yang sangat baik tetapi sekali lagi ini tolong diikuti agar pelaksanaannya betul-betul bisa tepat sasaran,” katanya.

Hal yang ketiga, untuk pekerja di sektor informal Kepala Negara meminta agar mereka dimasukkan dalam program jaring pengaman sosial.

Data yang diterima Presiden tercatat ada 126,5 juta pekerja pekerja dan terdapat 70,5 juta yang bekerja di sektor informal.

“Bagi pekerja informal yang masuk kategori miskin dan kelompok rentan miskin pastikan mereka mendapatkan bantuan sosial baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” katanya.

Masalah keempat, bagi pekerja yang dirumahkan atau korban PHK, Presiden meminta agar mereka diberikan prioritas untuk mendapatkan kartu prakerja.

“Informasi terakhir yang saya terima yang daftar untuk kartu prakerja sudah 8,4 juta. Padahal jatahnya hanya untuk 5,6 juta sehingga sekali lagi untuk korban PHK agar diberikan prioritas,” katanya.

Kemudian yang kelima Presiden meminta agar Kementerian Desa, Kementerian BUMN, dan kementerian-kementerian lain memperbanyak program padat karya tunai, sehingga terjadi penyerapan tenaga kerja yang banyak.

Terakhir yang keenam, Jokowi meminta agar diberikan perlindungan kepada para pekerja migran baik yang sudah kembali ke Tanah Air maupun yang masih berada di luar negeri.

Dengan begitu mereka betul-betul pada posisi tetap terlindungi di samping Pemerintah juga telah mengirimkan paket-paket sembako untuk para pekerja migran khususnya yang berada di Malaysia. “Dan saya minta ini agar terus diteruskan,” kata Jokowi.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ada 335 Pasien Dirawat di RS Darurat Wisma Atlet
apahabar.com

Nasional

Sehari Pasca Kim Muncul, Korut-Korsel Baku Tembak
apahabar.com

Nasional

Jokowi Kumpul Bersama Keluarga Jadi Trending Topic Twitter

Nasional

Fakta Longsor Sukabumi: 30 Rumah Tertimbun hingga Lokasinya Tak Layak Huni
apahabar.com

Nasional

Kiai Ma’ruf Apresiasi Gagasan One Pesantren One Produk
apahabar.com

Nasional

40 Ribu Hektar di Pegunungan Meratus Bakal Diusulkan Hutan Adat
apahabar.com

Nasional

Kontroversi Perubahan Seragam Satpam yang Mirip Polisi, KontraS Angkat Bicara
apahabar.com

Nasional

Bio Farma Mulai Uji Klinis Vaksin Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com