Kabar Baik, RSUD Ulin Akhirnya Punya Radioterapi untuk Pengobatan Kanker Jatanras Polda Kaltim Ringkus Sindikat Curanmor Antarkota di Balikpapan Obok-Obok Kantor Kades Kelumpang, Intel Kejari Amankan Duit Tunai ASN Banjarmasin Masih Pakai Elpiji 3 Kg, “Jangan Dikambinghitamkan” Jatah Lebih tapi Gas Langka di Banjarmasin, Kartu Kendali Dijual Rp300 Ribu!

Pemerintah Fokus 6 Hal Mitigasi Dampak Covid-19 di Sektor Tenaga Kerja

- Apahabar.com Kamis, 30 April 2020 - 17:56 WIB

Pemerintah Fokus 6 Hal Mitigasi Dampak Covid-19 di Sektor Tenaga Kerja

Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta. Foto-Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah fokusnya pada enam hal dalam mitigasi dampak Covid-19 terhadap sektor ketenagakerjaan.

Jokowi menjelaskan, telah menerima informasi bahwa ada lebih dari 1 juta pekerja informal yang telah dirumahkan, 375 ribu pekerja formal terkena PHK, dan 315 ribu di sektor informal yang terdampak.

“Untuk itu beberapa hal yang ingin saya sampaikan agar menjadi perhatian bersama yang pertama mencegah meluasnya PHK dan di sini pastikan program stimulus ekonomi yang sudah kita putuskan betul-betul segera diimplementasikan, segera dilaksanakan dan betul-betul berjalan sehingga dirasakan oleh manfaatnya oleh para pelaku usaha,” kata Jokowi dalam rapat terbatas secara virtual bertopik Mitigasi Dampak Covid-19 terhadap sektor ketenagakerjaan di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (30/04).

Ia juga mengingatkan agar berbagai paket stimulus ekonomi ini diberikan kepada perusahaan yang memiliki komitmen untuk tidak melakukan PHK.

Hal kedua, untuk pekerja di sektor formal yang jumlah pekerjanya ada 56 juta, Jokowi juga meminta agar dipastikan skema program yang meringankan beban mereka.

“Insentif pajak sudah, kemudian relaksasi pembayaran iuran BPJS, keringanan dalam pembayaran kredit atau pinjaman saya kira ini sebuah skema yang sangat baik tetapi sekali lagi ini tolong diikuti agar pelaksanaannya betul-betul bisa tepat sasaran,” katanya.

Hal yang ketiga, untuk pekerja di sektor informal Kepala Negara meminta agar mereka dimasukkan dalam program jaring pengaman sosial.

Data yang diterima Presiden tercatat ada 126,5 juta pekerja pekerja dan terdapat 70,5 juta yang bekerja di sektor informal.

“Bagi pekerja informal yang masuk kategori miskin dan kelompok rentan miskin pastikan mereka mendapatkan bantuan sosial baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” katanya.

Masalah keempat, bagi pekerja yang dirumahkan atau korban PHK, Presiden meminta agar mereka diberikan prioritas untuk mendapatkan kartu prakerja.

“Informasi terakhir yang saya terima yang daftar untuk kartu prakerja sudah 8,4 juta. Padahal jatahnya hanya untuk 5,6 juta sehingga sekali lagi untuk korban PHK agar diberikan prioritas,” katanya.

Kemudian yang kelima Presiden meminta agar Kementerian Desa, Kementerian BUMN, dan kementerian-kementerian lain memperbanyak program padat karya tunai, sehingga terjadi penyerapan tenaga kerja yang banyak.

Terakhir yang keenam, Jokowi meminta agar diberikan perlindungan kepada para pekerja migran baik yang sudah kembali ke Tanah Air maupun yang masih berada di luar negeri.

Dengan begitu mereka betul-betul pada posisi tetap terlindungi di samping Pemerintah juga telah mengirimkan paket-paket sembako untuk para pekerja migran khususnya yang berada di Malaysia. “Dan saya minta ini agar terus diteruskan,” kata Jokowi.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

WNI Pemerkosa di Inggris, Disdukcapil: Reynhard Sinaga Warga Depok
apahabar.com

Nasional

Peserta Aksi Salat Berjamaah di Jalan MH Thamrin
apahabar.com

Nasional

Menjelang Sekolah Tatap Muka, Simak Pesan Presiden Jokowi
apahabar.com

Nasional

Kasus Covid-19 dari Luar Negeri Meningkat, Jokowi Minta Perbatasan Diperketat
apahabar.com

Nasional

Fenomena Supermoon 2019 Malam Ini Terjadi, Ini Imbauan BMKG
apahabar.com

Nasional

Lempar Botol dan Marahi Kapolres, Gubernur Kalteng Buka Suara
apahabar.com

Nasional

DKI Jakarta Dipastikan Jadi Tuan Rumah HPN 2021
apahabar.com

Nasional

Jebol Pintu untuk Evakuasi Wanita 350 Kg di Kalteng
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com