Direvisi 5 Kali, Anggaran Covid-19 di Banjarmasin Kembali Membengkak! Kanalisasi Sepeda Motor di Banjarmasin Mencuat, Ahli Beri Catatan Plus Minus Catat, Banjarmasin Belum Akan Buka Sekolah Saat Ajaran Baru Nasib Pengemudi Bodong, Penabrak Mobil Ketua DPRD Kotabaru Motif Pembunuhan di Belitung Darat, Pelaku Tak Terima Istri Dimarahi




Home Nasional

Kamis, 9 April 2020 - 06:30 WIB

Pemerintah Indonesia Kebut Distribusi 679.000 APD

Redaksi - Apahabar.com

Ilustrasi APD. Foto-Net

Ilustrasi APD. Foto-Net

 

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah Indonesia telah mendatangkan lebih dari 679.000 alat pelindung diri (APD). Dari angka tersebut, sebanyak 200.000 didistribusikan.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyebutkan, APD itu akan dikirim ke provinsi lain setelah sejumlah provinsi di Sumatra menerima.

Selain APD, pemerintah menampung pendaftaran sebanyak 18.000 relawan medis dan nonmedis yang bersedia terjun untuk menangani Covid-19 ini. Donasi juga dikumpulkan dari masyarakat umum. Per hari ini, jumlah bantuan yang terkumpul menyentuh Rp 83 miliar.

Baca juga :  Senin Pagi, Antrean Penumpang KRL di Stasiun Bogor Kembali Mengular

“Lebih dari Rp 83 miliar telah diterima yang merupakan paritisipasi masyarakat, termasuk warga diaspora di luar negeri,” ujarnya.

Kendati jumlah APD dan donasi terus mengalir, Yurianto menegaskan bahwa ujung tombak pencegahan dan pemutusan mata rantai penularan Covid-19 adalah masyarakat sendiri. Ia pun meminta masyarakat untuk menggunakan masker kain setiap keluar rumah.

Sementara masker medis dan masker N96 diperuntukkan untuk petugas medis. “Rajin-rajin cuci tangan pakai sabun, juga hindari kerumunan,” katanya lagi.

Baca juga :  Ketum JMSI Soroti Praktik Jurnalisme yang Gunakan Combative Lens

Data per Rabu (8/4), jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia menyentuh 2.956 orang. Dari angka tersebut, 240 pasien meninggal dunia dan 222 orang sembuh.

Artinya, rasio kematian terhadap jumlah kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 8,11 persen. Total kasus positif yang nyaris 3.000 ini didapat tak sampai 1,5 bulan sejak kasus pertama Covid-19 diumumkan oleh pemerintah. (rep)

Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Warna Merah Identik dengan Perayaan Tahun Baru Imlek, Mengapa?
apahabar.com

Nasional

Deretan Negara yang Sudah Longgarkan Lockdown, Indonesia Kapan?
apahabar.com

Nasional

Hari Ini, Kominfo Cabut Pembatasan Medsos
apahabar.com

Nasional

Syamsudin Noor Dikepung Asap, dan Sekelumit Upaya Penanganan Karhutla
apahabar.com

Nasional

Jakarta Banjir, Tol Dalam Kota Gratis Selama 18 Jam
apahabar.com

Nasional

Jokowi Kecam Keras Penembakan di Masjid Selandia Baru
apahabar.com

Nasional

Isyarat Kematian Khairullah, Begal Sapi Penembak Polisi Tala dan Permintaan Maaf Keluarga
apahabar.com

Nasional

Mendikbud Sebut tak Ada Sanksi Pelajar Ikut Demo
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com