Tuntutannya Dicuekin, PLN Kalsel-Teng Dilaporkan ke Disnaker! Kronologi Hilangnya Raysa, Gadis Kelua Tabalong yang Viral di Media Sosial Eks Sekretaris Baramarta Buka-bukaan: Nama Ajudan Eks Bupati hingga Oknum DPRD Terseret Kasus Oknum TNI Tembak Warga di Tanah Bumbu Masuk Babak Baru Sopir PT BKB Ditemukan Tewas di Tapin, Diduga Korban Pembunuhan

Pemkab Banjar Akan Bentuk Desa Tanggap Covid-19

- Apahabar.com Minggu, 5 April 2020 - 20:43 WIB

Pemkab Banjar Akan Bentuk Desa Tanggap Covid-19

Tim GTPPC Banjar H Mokhamad Hilman, saat Teleconfence di Command Center Barokah, Martapura, Minggu (5/4/2020). Foto-istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Pemkab Banjar melalui Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Diesase Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Banjar dalam waktu dekat akan membentuk Desa Tanggap Covid-19.

Desa Tanggap Covid akan bertugas menyosialisasikan imbauan pemerintah dan mendata warga yang datang dari luar daerah serta mengaktifkan siskamling. Nantinya, tamu dari luar akan dikenakan wajib lapor 1 x 24 jam.

“Sudah ada berapa yang membentuk desa tanggap Covid-19, dan kita berharap semua dapat membentuknya,” ujar Ketua GTPPC Banjar H Mokhamad Hilman, saat Teleconfence di Command Center Barokah, Martapura, Minggu (5/4).

Hilman yang juga menjabat Sekda Banjar ini berharap peran Desa Tanggap Covid-19 dapat benar-benar dioptimalkan, seperti peran camat agar bekerja sama dengan para lurah dan kepala desa untuk menyiapkan protokol dari desa hingga lingkup RT.

“Apabila ini (Desa Tanggap Covid) berjalan, dalam dua minggu ke depan kita dapat mengurangi penyebaran virus Corona, dengan harapan masyarakat dapat mengontrol, disiplin sosial dan physical distancing. Insya Allah menjelang Ramadan kita dapat berjalan dengan semestinya,” ungkapnya optimistis.

Saat ini, di Kabupaten Banjar tercatat 128 Orang Dalam Pantauan (ODP), 1 Pasien Dalam Pengawasan, 3 orang positif Corona, 34 yang selesai masa inkubasi (aman), dan 48 orang yang kontak berisiko tinggi.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Banjar sekaligus Jubir GTPPC Banjar, dr. Diaduddin mengatakan penambahan ODP menjadi 128 dikarenakan adanya indikasi kontak erat dari PDP di Kabupaten Banjar yang ada satu orang.

“Alhamdulillah melalui informasi terkini yang saya dapat, bahwa PDP ini dari uji swab hasilnya negatif dan segera akan dipulangkan,” ucapnya.

Dokter Dia, sapaan akrabnya, menambahkan di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Banjarbaru dapat melakukan pengujian.

“BTKL Banjarbaru dapat melaksanakan test swab sehingga ini mepercepat proses, tidak lagi mengirim ke Surabaya maupun Jakarta,” terangnya.

Dandim 1006/Martapura Letkol Arm Siswo Budiarto menyampaikan agar masyarakat tidak panikan apalagi sampai ketakutan, akan tetapi tetap waspada serta mematuhi imbauan dari pemerintah.

“Kita meminta peran serta awak media, perangkat desa/kecamatan, tokoh masyarakat agar menjelaskan dan menyosialisakan imbauan- imbauan pemerintah terkait Covid-19, agar imbauan tersebut dapat dijalankan seluruh masyarakat dan upaya pencegahan penularan Covid-19 dapat berjalan optimal,” imbaunya.

Reporter: Hendra Lianor
Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjar

Kabupaten Banjar

Ssttt… 5 ‘Kodok’ Sabu 2,5 Kg di Banjar Masih Berkeliaran Bebas!
Banjir

Kabupaten Banjar

Soroti Banjir Banjar, Dewan Kalsel Nilai Pemkab Lambat
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Harga Bahan Pokok Naik, Pasar Batuah Disidak
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Maknai Sumpah Pemuda, Mahasiswa Baca Puisi di Lapangan Murjani Banjarbaru
Korpri Banjar

Kabupaten Banjar

Korpri Banjar Dikukuhkan, Bupati Saidi Harap Beri Pelayanan Terbaik untuk Publik
Nenek Masai Mataraman

Kabupaten Banjar

2 Hari Tak Pulang, Keberadaan Nenek Masai Mataraman Banjar Masih Misteri
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Upacara HUT RI Ke-75 di Kabupaten Banjar Digelar Sederhana
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Pilkada di Masa Pandemi, Bupati Tak Ingin Kabupaten Banjar Kembali ke Zona Merah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com