BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian

Pemkab Gorontalo Ubah Minuman Captikus Jadi Hand Sanitizer

- Apahabar.com Senin, 13 April 2020 - 06:45 WIB

Pemkab Gorontalo Ubah Minuman Captikus Jadi Hand Sanitizer

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo (kedua kanan) meninjau proses penyulingan minuman beralkohol captikus sitaan menjadi hand sanitizer di Limboto, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo. Foto-Antara/Ho

apahabar.com, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo mengubah minuman beralkohol captikus sitaan menjadi hand sanitizer untuk dibagikan kepada masyarakat.

Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, mengatakan hand sanitizer tersebut dikembangkan bersama Polres Gorontalo.

“Produk sejenis hand sanitizer sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama para petugas medis yang berada digarda terdepan penanganan Covid-19,” ujarnya di Gorontalo, Minggu (12/04).

Menurut Nelson, daripada barang sitaan tersebut terbuang begitu saja, maka lebih baik digunakan untuk masyarakat banyak.

Sementara itu, Kepala Balitbang setempat, Abdul Manaf Dunggio menambahkan jika pihaknya pihaknya diberikan amanah untuk mengolah captikus hasil sitaan Polres Gorontalo yang berjumlah 11 ton untuk diolah atau disuling menjadi alkohol.

“Sebagaimana kita ketahui sebagai salah satu upaya dalam rangka mencegah penularan Covid-19 dengan adanya ketersediaan disinfektan, sehingga Balitbang hadir dalam rangka memberikan kontribusi kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia mengatakan jika produk hasil tersebut diperuntukan juga bagi garda terdepan, para medis, non medis, TNI dan Polri agar dapat menggunakannya secara masif.

Dikatakan Manaf, di Kabupaten Gorontalo, tersedia alkohol dengan kadar persentase 62.8 persen dari hasil penyulingan cap tikus tersebut. Ini pula secara medis sudah memenuhi standar.

“Ini secara medis sudah bisa digunakan dalam rangka untuk digunakan sebagai alat medis seperti jarum suntik, mencuci tangan untuk para medis setelah bersentuhan dengan pasien,” ungkapnya.

Namun, pihaknya berencana untuk meningkatkan lagi kadar alkohol menjadi 70 bahkan 90 persen. Dan itu akan dilakukan dengan mesin berkapasitas lebih besar yang saat ini dikembangkan oleh Balitbang.

“Saat ini tersedia 165 liter alkohol dari hasil pengolahan captikus 265 Liter. Dan itu dilakukan dalam tujuh hari. Tapi kalau dengan mesin yang berkapasitas lebih besar itu bisa dilakukan selama tiga hari, dengan produksi 1.000 liter perhari,” katanya.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Heboh, Pria di Banjarmasin Beli Oppo F11 Pake Koin
Sriwijaya Air Sj-182

Nasional

7 Lagi Korban Sriwijaya Air SJ-182 Teridentifikasi
apahabar.com

Nasional

Jokowi Minta Kartu Prakerja Terlaksana Januari 2020
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Ekonomi Indonesia Masih Berpeluang Kembali ke Tren Positif
apahabar.com

Nasional

Dua WNI Positif Virus Corona Tinggal di Depok
apahabar.com

Nasional

Isi Bensin, Oknum Guru BK Pencabul Belasan Siswa Ditangkap!
apahabar.com

Nasional

Tiga Kali Gempa Guncang Bengkulu
apahabar.com

Nasional

Harimau Sumatera Muncul di Konsesi PT Api Bengkulu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com