Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel Yuk Nyumbang, apahabar.com Buka Posko Peduli Banjir Kalsel Breaking News! Jalan Nasional Banjarmasin – Hulu Sungai Putus Lagi Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel

Pemprov Kalteng Diminta Transparan soal Pengajuan Anggaran Covid-19

- Apahabar.com Sabtu, 25 April 2020 - 21:59 WIB

Pemprov Kalteng Diminta Transparan soal Pengajuan Anggaran Covid-19

Ilustrasi penanganan Covid-19. Foto-Istimewa

apahabar, PALANGKARAYA – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) H Jimmy Carter angkat bicara soal tudingan Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah Agustiar Sabran.

Sebelumnya, Agustiar mengkritik kesimpulan rapat internal Badan Anggaran (Banggar) DPRD beberapa hari lalu.

Bahkan Agustiar menilai DPRD Kalimantan Tengah sengaja menghambat upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam melaksanakan perannya menangani pandemi Covid 19.

“Apa yang dibilang Pak Agustiar itu tidak benar. Pada dasarnya DPRD sangat mendukung program pemerintah dalam penanganan Covid-19 ini,” kata Jimmy, Sabtu (25/4).

Menurut Jimmy, tidak ada maksud DPRD Kalimantan Tengah untuk menghambat angggaran penanganan wabah corona, yang diajukan Pemprov Kalteng.

Tetapi hanya meminta transparansi alokasi penggunaan anggaran supaya tepat sasaran dan pemerataan untuk semua masyarakat Kalteng.

“Dengan demikian fungsi budgeting dan kontrol kami juga berjalan. Yang digunakan adalah uang rakyat. Jadi kami harus tahu ke mana uang tersebut dialokasikan,”ujarnya.

Sebab, lanjutnya dana yang diajukan sebesar Rp500 miliar lebih itu tidak sedikit. Padahal APBD hanya Rp 5,3 triliun.

Kalau dibandingkan dengan provinsi tetangga, Kalimantan Selatan, APBD lebih besar dari Kalteng, tapi mengajukan anggaran di bawah Pemprov Kalteng.

Padahal Kalsel terutama di Banjarmasin sudah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan menyusul penerapan di empat kabupaten.

“Tentunya mereka memerlukan anggaran yang lebih banyak. Tapi pada kenyataannya mereka malah lebih sedikit dari kita,” ujarnya.

Namun menurut adik kandung Bupati Barito Utara itu dalam hal ini tidak mempermasalahkan besar kecilnya anggaran yang diajukan.

Hanya saja, hendaknya Pemprov Kalteng transparan. Karena pihaknya harus mengetahui ke mana anggaran tersebut dialokasikan dan disalurkan, termasuk item anggarannya untuk apa saja.

“Apa yang kami lakukan semua untuk kepentingan rakyat, wajib hukumnya kami sebagai rakyat yang dipilih menjadi pengemban amanat rakyat untuk tahu kegunaan uang untuk kesejahteraan rakyat terutama di saat kita menghadapi dalam penanganan covid 19 ini,”tegasnya.

Jiimy juga menyayangkan tudingan keterlambatan pembahasan dan pencairan alokasi dana tersebut. Karena apa yg dituduhkan ke DPRD Kalteng itu terkesan asal-asalan tanpa tahu duduk persoalan.

Reporter: Ahc23
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Rapid Test Massal Gratis di Kumai, 1 Reaktif
Polres

Kalteng

Kado Tahun Baru, Puluhan Personel Polres Kapuas Naik Pangkat
apahabar.com

Kalteng

Bisnis Lendir di Pangkalan Bun, Mahasiswa Jajakan 7 Gadis Online
apahabar.com

Kalteng

Untuk Ibu Kota Baru, Kalteng Tawarkan Konsep ‘Green And Smart City’
Pria Kalteng

Kalteng

Bejat! Pria Kalteng Ini Habisi Nyawa Lalu Perkosa Korbannya, Tertangkap di Tanbu
apahabar.com

Kalteng

Klaster UPR Dominasi Kasus Baru Covid-19 di Palangka Raya
6 TK Swasta di Barito Utara Berubah Status Jadi Negeri

Kalteng

6 TK Swasta di Barito Utara Berubah Status Jadi Negeri
apahabar.com

Kalteng

Hipmi Kalteng Dukung Kepemimpinan Mardani H Maming
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com