Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Pengakuan Jemaah Jumatan di Martapura Saat Pandemi Corona

- Apahabar.com Jumat, 10 April 2020 - 16:57 WIB

Pengakuan Jemaah Jumatan di Martapura Saat Pandemi Corona

Ratusan jemaah nyaris memenuhi seisi ruangan salat dalam Masjid Al-Karomah Martapura di tengah pandemi Covid-19 ini, Jumat (10/4). Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Larangan Salat Jumat di tengah pandemi Covid-19 seakan tak berlaku di Masjid Al-Karomah, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Jumat (10/4) siang tadi.

Para jemaah yang ngotot untuk Jumatan itu merangsek masuk sekalipun pintu masuk masjid terbesar di Kota Intan itu ditutup dan dijaga petugas.

Aparat gabungan yang kalah jumlah tak sanggup membendung keinginan ratusan jemaah itu untuk masuk menggelar salat bersama.

Memasuki tengah hari, jemaah kian banyak berdatangan hingga akhirnya berhasil masuk dan memenuhi separuh ruangan dalam masjid.

Lantas apa alasan mereka untuk tetap menggelar Jumatan saat pandemi Covid-19 ini?

Rata-rata jamaah yang ditemui di lapangan rupanya sudah mengetahui ihwal surat edaran bupati yang melarang Salat Jumat.

“Kita tahu ada larangannya dari bupati, namun tidak ada solusi. Apalagi ini sudah yang Jumat ketiga, masa kami tidak salat Jumat lagi, mau diapakan kami,” ujar Imam Firdaus, salah satu jemaah kepada apahabar.com.

Menurutnya banyak masyarakat merasa takut berdosa karena meninggalkan Salat Jumat itu.

Pemerintah, lanjutnya, hanya sekadar melarang tanpa memberi solusi yang bisa menenangkan masyarakat.

“Semestinya pemerintah memberi pernyataan tegas, bahwa masyarakat yang tidak Salat Jumat selama pandemi Corona ini tidak berdosa atau jika berdosa ditanggung oleh pemerintah,” tegas Firdaus.

Masyarakat setempat, kata dia, percaya jika tidak melaksanakan Salat Jumat tiga kali berturut-turut maka dicap sebagai orang munafik.

Selain itu, lanjutnya, yang membuat masyarakat waswas, sebagian ulama di Martapura masih menggelar Salat Jumat di masjid.

“Apalagi ada sebagian ulama yang masih melaksanakan Jumatan, ya kami mengikuti beliau,” ungkap warga Martapura satu ini.

Selain Imam Firdaus, Humaidi yang juga warga Martapura takut berdosa jika tidak melaksanakan Salat Jumat tiga kali berturut-turut.

“Saya sudah dua kali tidak salat Jumat, masa saya tidak Salat Jumat ketigakalinya,” katanya.

Pantauan media ini, sempat terjadi aksi dorong di pintu gerbang masjid yang sudah dijaga ketat oleh aparat setempat itu.

Kalah jumlah, petugas dari kepolisian, TNI, dan Satpol PP pun kewalahan. Pintu gerbang akhirnya jebol dibuka paksa oleh jemaah.

Sesaat sebelum Jumatan, kepolisian sejatinya sudah memberi pengertian kepada masyarakat.

Polisi memang hanya menjalankan tugas dari keputusan Bupati Banjar KH Khalilurrahman.

“Kita tidak melarang Salat Jumat, tapi melarang adanya perkumpulan orang banyak,” ujar Kabag Ops Polres Banjar Syaiful Bob coba memberi pengertian kepada jemaah.

Saat itu warga tampak enggan mendengar imbauan bupati Banjar untuk tidak Jumatan di masjid.

Walhasil para jemaah itu nyaris memenuhi seisi ruangan salat dalam Masjid Al-Karomah Martapura di tengah pandemi Covid-19 ini.

Salat Jumat pun dilaksanakan ringkas. Khotbah hanya hitungan menit. Salat Jumat yang di-imami oleh Tuan Guru Tarhib, hanya membacakan surat Al-Kafirun dan Al-Ikhlas.

Reporter: Hendra Lianor
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Maklumat Kapolri Dicabut, Kegiatan Massal Boleh di Zona Tertentu
apahabar.com

Nasional

Mampukah Mobil Esemka Tembus Pasar Ekspor?
apahabar.com

Nasional

Mensesneg Luruskan Pernyataan Jubir Presiden Soal Mudik
apahabar.com

Nasional

Semua Pasien Covid-19 di Kamboja Berhasil Sembuh
apahabar.com

Nasional

Buntut Spanduk Ucapan Terima Kasih, Wali Kota Balikpapan Klarifikasi
apahabar.com

Nasional

Tokoh Pers Banten Dapat Dukungan Nyalon Wali Kota Cilegon
apahabar.com

Nasional

Polisi Beberkan 6 Korban Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Perkuat Patroli di Perairan Natuna
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com