Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan Bantu Pasien Isoman, Menteri Muhadjir Pantau Asman Toga di Banjarmasin Utara Cerita Penggali Makam Jenazah Covid-19 di Tabalong: Semangat Kemanusiaan Kalahkan Ketakutan Ramai-Ramai Vaksinasi Massal, HSS Kekurangan Stok

Pengakuan Jemaah Jumatan di Martapura Saat Pandemi Corona

- Apahabar.com     Jumat, 10 April 2020 - 16:57 WITA

Pengakuan Jemaah Jumatan di Martapura Saat Pandemi Corona

Ratusan jemaah nyaris memenuhi seisi ruangan salat dalam Masjid Al-Karomah Martapura di tengah pandemi Covid-19 ini, Jumat (10/4). Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Larangan Salat Jumat di tengah pandemi Covid-19 seakan tak berlaku di Masjid Al-Karomah, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Jumat (10/4) siang tadi.

Para jemaah yang ngotot untuk Jumatan itu merangsek masuk sekalipun pintu masuk masjid terbesar di Kota Intan itu ditutup dan dijaga petugas.

Aparat gabungan yang kalah jumlah tak sanggup membendung keinginan ratusan jemaah itu untuk masuk menggelar salat bersama.

Memasuki tengah hari, jemaah kian banyak berdatangan hingga akhirnya berhasil masuk dan memenuhi separuh ruangan dalam masjid.

Lantas apa alasan mereka untuk tetap menggelar Jumatan saat pandemi Covid-19 ini?

Rata-rata jamaah yang ditemui di lapangan rupanya sudah mengetahui ihwal surat edaran bupati yang melarang Salat Jumat.

“Kita tahu ada larangannya dari bupati, namun tidak ada solusi. Apalagi ini sudah yang Jumat ketiga, masa kami tidak salat Jumat lagi, mau diapakan kami,” ujar Imam Firdaus, salah satu jemaah kepada apahabar.com.

Menurutnya banyak masyarakat merasa takut berdosa karena meninggalkan Salat Jumat itu.

Pemerintah, lanjutnya, hanya sekadar melarang tanpa memberi solusi yang bisa menenangkan masyarakat.

“Semestinya pemerintah memberi pernyataan tegas, bahwa masyarakat yang tidak Salat Jumat selama pandemi Corona ini tidak berdosa atau jika berdosa ditanggung oleh pemerintah,” tegas Firdaus.

Masyarakat setempat, kata dia, percaya jika tidak melaksanakan Salat Jumat tiga kali berturut-turut maka dicap sebagai orang munafik.

Selain itu, lanjutnya, yang membuat masyarakat waswas, sebagian ulama di Martapura masih menggelar Salat Jumat di masjid.

“Apalagi ada sebagian ulama yang masih melaksanakan Jumatan, ya kami mengikuti beliau,” ungkap warga Martapura satu ini.

Selain Imam Firdaus, Humaidi yang juga warga Martapura takut berdosa jika tidak melaksanakan Salat Jumat tiga kali berturut-turut.

“Saya sudah dua kali tidak salat Jumat, masa saya tidak Salat Jumat ketigakalinya,” katanya.

Pantauan media ini, sempat terjadi aksi dorong di pintu gerbang masjid yang sudah dijaga ketat oleh aparat setempat itu.

Kalah jumlah, petugas dari kepolisian, TNI, dan Satpol PP pun kewalahan. Pintu gerbang akhirnya jebol dibuka paksa oleh jemaah.

Sesaat sebelum Jumatan, kepolisian sejatinya sudah memberi pengertian kepada masyarakat.

Polisi memang hanya menjalankan tugas dari keputusan Bupati Banjar KH Khalilurrahman.

“Kita tidak melarang Salat Jumat, tapi melarang adanya perkumpulan orang banyak,” ujar Kabag Ops Polres Banjar Syaiful Bob coba memberi pengertian kepada jemaah.

Saat itu warga tampak enggan mendengar imbauan bupati Banjar untuk tidak Jumatan di masjid.

Walhasil para jemaah itu nyaris memenuhi seisi ruangan salat dalam Masjid Al-Karomah Martapura di tengah pandemi Covid-19 ini.

Salat Jumat pun dilaksanakan ringkas. Khotbah hanya hitungan menit. Salat Jumat yang di-imami oleh Tuan Guru Tarhib, hanya membacakan surat Al-Kafirun dan Al-Ikhlas.

Reporter: Hendra Lianor
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Rawan Karhutla, BNPB Kerahkan Ribuan Personel ke Kalsel
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Ingin Rasakan Kondisi Berdesakan di KRL
Komisaris Askrindo

Nasional

Usai Ingin Ludahi Muka Anies,  Komisaris Askrindo Minta Maaf 
apahabar.com

Nasional

Peserta Reuni 212 Kesulitan Temukan Toilet

Nasional

Demokrat Versi KLB Laporkan Andi Mallarangeng ke Polda Metro Jaya
apahabar.com

Nasional

Kabar Duka, Pengusaha Bob Hasan Meninggal Dunia
Rizieq Shihab

Nasional

Kasus RS UMMI Bogor, Bareskrim Minta Keterangan Tambahan dari 3 Ahli

Nasional

Wow! BMKG Benarkan Viral Matahari Terbit dari Utara di Jeneponto
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com