Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Pengidap Baru Covid-19 Kalsel, Banjarbaru dan Barito Kuala Teratas

- Apahabar.com Sabtu, 18 April 2020 - 20:38 WIB

Pengidap Baru Covid-19 Kalsel, Banjarbaru dan Barito Kuala Teratas

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Selatan tampaknya makin gencar menelusuri orang-orang yang terindikasi terinfeksi virus Corona. Terbukti pada sore ini ada tambahan 15 kasus Covid-19. Foto sebagai ilustrasi: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Selatan tampaknya kian gencar menelusuri orang-orang yang terindikasi  Covid-19.

Data terbaru mencatatkan total 91 kasus positif Covid-19 di Kalsel hingga Sabtu (18/4) sore. Ada penambahan 15 kasus.

“Meningkatnya jumlah kasus, menjadi semakin gencar untuk melakukan tracing. Telusur terhadap kontak-kontak yang ada dan kluster-kluster yang diduga,” ungkap Juru Bicara Covid-19 Kalsel, HM Muslim dalam siaran pers yang diterima apahabar.com

Penambahan 15 pengidap baru di Kalsel berasal dari 75 orang yang dirawat atau 14 karantina mandiri, 9 orang telah sembuh, dan 7 yang telah meninggal dunia.

Fakta terbaru, peningkatan kasus Covid-19 disumbang oleh dua daerah yang masuk zona merah. Yakni, Kota Banjarbaru, dan Kabupaten Barito Kuala, masing-masing 8 kasus, dan 4 kasus.

Sisanya berasal dari Kabupaten Tabalong dua kasus, dan Banjar 1 kasus.

Penambahan jumlah kasus yang terkonfirmasi melalui hasil pemeriksaan PCR terhadap para pengidap. Satu di antarnya pasien dalam pengawasan di RSUD Ulin.

Secara keseluruhan, Muslim melaporkan 34 kasus positif dirawat di beberapa rumah sakit rujukan, sedangkan 41 lainnya dilakukan isolasi mandiri atau karantina khusus.

“Penambahan sore ini sebanyak 15, terdiri dari 1 PDP yang terkonfirmasi positif di Ulin dan 14 hasil tracing,” ungkapnya.

Berikut kondisi rinci pasien positif yang masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit rujukan dan melakukan isolasi mandiri atau karantina khusus:

Pasien Positif yang dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin

KS-Covid 02 Kondisi: Stabil
KS-Covid 11 Kondisi: Stabil
KS-Covid 13 Kondisi: Stabil
KS-Covid 14 Kondisi: Stabil
KS-Covid 15 Kondisi: Stabil
KS-Covid 20 Kondisi: Sesak nafas
KS-Covid 25 Kondisi: Stabil
KS-Covid 28 Kondisi: Stabil
KS-Covid 30 Kondisi: Sesak nafas
KS-Covid 35 Kondisi: Sesak nafas
KS-Covid 39 Kondisi: Sesak nafas
KS-Covid 40 Kondisi: Sesak nafas
KS-Covid 55 Kondisi: Sesak nafas
KS-Covid 45 Kondisi: Sesak nafas
KS-Covid 59 Kondisi: Sesak nafas
KS-Covid 77, PDP Baru (Laki-laki 52 tahun dari Banjarmasin) Kondisi : Stabil

Pasien Positif yang dirawat di RSUD M Ansari Saleh Banjarmasin:

KS-Covid 18 Kondisi: Stabil
KS-Covid 26 Kondisi: Stabil
KS-Covid 27 Kondisi: Stabil
KS-Covid 41 Kondisi: Masih Sesak Nafas

Pasien Positif yang dirawat di RSUD Hadji Boejasin Pelaihari:

KS-Covid 24 Kondisi: Stabil
KS-Covid 36 Kondisi: Sesak nafas

Pasien Positif yang dirawat di RSUD Abdul Aziz Barito Kuala:

KS-Covid 31 Kondisi: Stabil
KS-Covid 22 Kondisi: Stabil

Pasien Positif yang dirawat di RSUD Idaman Banjarbaru:

KS-Covid 57 Kondisi: Stabil
KS-Covid 58 Kondisi: Stabil

Pasien Positif yang dirawat di RSUD Damanhuri Barabai:

KS-Covid 52 Kondisi: Stabil
KS-Covid 53 Kondisi: Stabil
KS-Covid 54 Kondisi: Stabil

Pasien Positif yang dirawat di RSUD Hasan Basri Kandangan:

KS-Covid 56 Kondisi: Sesak nafas
KS-Covid 60 Kondisi: Sesak nafas
KS-Covid 61 Kondisi: Sesak nafas

Pasien Positif yang dirawat di RSUD Badaruddin Tanjung:

KS-Covid 50 Kondisi: Stabil
KS-Covid 51 Kondisi: Stabil

Pasien Positif yang diisolasi mandiri dan Karantina Khusus:

KS-Covid 08 Kondisi: Stabil
KS-Covid 07 Kondisi: Stabil
KS-Covid 29 Kondisi: Stabil
KS-Covid 32 Kondisi: Stabil
KS-Covid 33 Kondisi: Stabil
KS-Covid 34 Kondisi: Stabil
KS-Covid 43 Kondisi: Stabil
KS-Covid 44 Kondisi : Stabil
KS-Covid 46 Kondisi: Stabil
KS-Covid 47 Kondisi: Stabil
KS-Covid 48 Kondisi : Stabil
KS-Covid 49 Kondisi : Stabil
KS-Covid 62 Kondisi : Stabil
KS-Covid 63 Kondisi : Stabil
KS-Covid 64 Kondisi : Stabil
KS-Covid 65 Kondisi : Stabil
KS-Covid 66 Kondisi : Stabil
KS-Covid 67 Kondisi : Stabil
KS-Covid 68 Kondisi : Stabil
KS-Covid 69 Kondisi : Stabil
KS-Covid 70 Kondisi : Stabil
KS-Covid 71 Kondisi : Stabil
KS-Covid 72 Kondisi : Stabil
KS-Covid 73 Kondisi : Stabil
KS-Covid 74 Kondisi : Stabil
KS-Covid 75 Kondisi : Stabil
KS-Covid 76 Kondisi : Stabil

Pasien positif tambahan isolasi mandiri:

KS-Covid 78, laki-laki 50 tahun asal Batola. Kondisi : Stabil
KS-Covid 79, laki-laki 41 tahun asal Batola. Kondisi : Stabil
KS-Covid 80, laki-laki 49 tahun asal Batola. Kondisi : Stabil
KS-Covid 81, wanita 40 tahun asal Batola. Kondisi : Stabil
KS-Covid 82, laki-laki 50 tahun asal Tabalong. Kondisi : Stabil
KS-Covid 83, laki-laki 18 tahun asal Tabalong. Kondisi : Stabil
KS-Covid 84, laki-laki 21 tahun asal Banjarbaru. Kondisi : Stabil
KS-Covid 85, laki-laki 27 tahun asal Banjarbaru. Kondisi : Stabil
KS-Covid 86, laki-laki 48 tahun asal Banjarbaru. Kondisi : Stabil
KS-Covid 87, laki-laki 45 tahun asal Banjarbaru . Kondisi : Stabil
KS-Covid 88, laki-laki 50 tahun asal Banjarbaru. Kondisi : Stabil
KS-Covid 89, laki-laki 24 tahun asal Banjarbaru. Kondisi : Stabil
KS-Covid 90, laki-laki 45 tahun asal Banjarbaru. Kondisi : Stabil
KS-Covid 91, laki-laki 35 tahun asal Banjarbaru. Kondisi : Stabil

Gugus tugas juga menginformasikan jumlah PDP dan ODP yang mengalami perubahan jumlah setiap harinya. Terjadi pengurangan sekitar 42 ODP sehingga tercatat pada hari ini ada sebanyak 1.341 ODP. Kemudian tercatat 10 PDP masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Berikut kondisi PDP yang masih dirawat di beberapa rumah sakit dan menjalani isolasi mandiri:

PDP yang dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin

Ulin-54, perempuan 41 tahun asal Banjarmasin. Kondisi: Stabil

PDP yang dirawat di RS Islam Banjarmasin

IB-01, laki-laki 65 tahun asal Banjarmasin. Kondisi: Stabil

PDP yang dirawat di RSUD M Ansari Saleh Banjarmasin

Mas-13, wanita 54 tahun asal Batola. Kondisi: Stabil

Mas-14, PDP Baru – wanita 70 tahun asal Banjarmasin
Kondisi: Stabil

Mas-15, PDP Baru – laki-laki 67 tahun asal Banjarmasin
Kondisi: Stabil

PDP yang diisolasi mandiri di Balangan
BL-01 Kondisi: Stabil
BL-02 Kondisi: Stabil

PDP yang dirawat di RSUD Hasan Basri Kandangan
HB-04, laki-laki 15 tahun Kondisi: Stabil
HB-05, laki-laki 12 tahun asal Hulu Sungai Selatan. Kondisi: Stabil
HB-07, laki-laki 34 tahun asal Hulu Sungai Selatan. Kondisi: Sesak Nafas, diare dan Pneumonia

Dalam rilisnya, juga dilaporkan kondisi pasien yang sudah menjalani serangkaian perawatan dan hasil tes menunjukkan penyembuhan. Ialah BJ-01 atau KS-Covid 23, dalam dua kali hasil swab-nya menunjukkan non-reaktif atau negatif.

“Lewat metode PCR hasilnya negatif, maka pasien tersebut dinyatakan sembuh. Mungkin dipulangkan Senin, sesuai dengan kondisi bersangkutan yang masih dilakukan perawatan,” jelas Muslim

Kemudian hasil PCR tiga pasien lainnya yang menunjukkan hasil negatif. Yaitu Ulin-53, laki-laki 36 tahun asal Banjarmasin ber-KTP Kalimantan Tengah. Lalu, Mas-12, laki-laki 70 tahun asal Banjarmasin. dan HB-03, laki-laki 58 tahun asal Hulu Sungai Selatan.

Reporter: Musnita Sari
Editor: Fariz Fadhillah

Kalsel Breaking Headline

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pemkab HST Terima Penghargaan WTP
apahabar.com

Kalsel

Pelindo III Bangun Halte lewat CSR
apahabar.com

Kalsel

Aksi Unjuk Rasa di Pengadilan Tipikor Banjarmasin, Puluhan Personil Polisi Diturunkan
apahabar.com

Kalsel

Peringati Hari Pramuka ke-59, Kwarcab Tanah Bumbu Gelar Donor Darah dan Pemberian Bantuan
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Tanbu: 11 Sembuh, 2 Positif
apahabar.com

Kalsel

Kompromi dengan Pancasila: Benang Merah Orasi Soekarno di Amuntai
apahabar.com

Kalsel

Jelang Pelantikan Presiden, DPRD Kalsel Rapat Eksklusif
apahabar.com

Kalsel

Berguru ke Kabupaten Bogor, Komisi II DPRD Banjarmasin Gali Potensi Wisata
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com