ga('send', 'pageview');
Salip Pekapuran, Teluk Dalam Tertinggi Kasus Covid-19 di Banjarmasin SE Terbit, Sejumlah Sekolah di Banjarmasin Belum PLS Daring Ongkos Politik Mahal, Paman Birin-Muhidin Terancam Melawan Kotak Kosong Terindikasi HTI, Dua Pemuda Kotabaru Diciduk Polisi Push Up Bak Lelucon, Banjarbaru Terapkan Denda Tak Pakai Masker




Home Kalsel Tak Berkategori

Sabtu, 18 April 2020 - 18:59 WIB

Pengidap Covid-19 di Banjarbaru Tembus Belasan, Klaster Gowa Mendominasi

Redaksi - Apahabar.com

Ilustrasi / Simulasi penanganan pasien virus corona. Foto-Suara.com/Anang Firmansyah

Ilustrasi / Simulasi penanganan pasien virus corona. Foto-Suara.com/Anang Firmansyah

apahabar.com, BANJARBARU – Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Banjarbaru melonjak drastis.

Sabtu (18/4) sore tadi dilaporkan terjadi penambahan sebanyak 8 orang positif. Totalnya pun menjadi 12 kasus.

Padahal pada sehari sebelumnya hanya ada 4 orang positif Covid-19.

Dari laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Banjarbaru, setengah dari kasus baru tadi berasal dari klaster Gowa, Sulawesi Selatan.

“Ya ada 7 pasien positif dari Klaster Gowa,” ujar Juru Bicara GTPP Covid-19 Banjarbaru, Rizana Mirza kepada apahabar.com baru tadi.

Satu pasien positif lainnya memiliki riwayat kontak erat dari pasien positif sebelumnya.

Baca juga :  Besok Sekretariat DPRD Kalsel Fasilitasi Audensi Virtual dengan Mahasiswa

“Dan satunya rekan kerja dari yang sudah positif di Landasan Ulin,” terangnya.

Dijelaskannya, fakta baru itu terungkap seusai hasil swab tes keluar.

“Ini hasil swab dari semua Klaster Gowa yang dikarantina di Ambulung, 7 yang positif. Dan dari 29 kontak erat, 1 positif,” ungkap Rizana.

Lalu, apakah pasien positif baru ini akan dirujuk ke rumah sakit rujukan?

“RS Ulin penuh, jadi kita putuskan tetap di Ambulung, karena ada dokternya dan obat serta vitamin, di sana lengkap,” jelasnya kepada media ini.

Sedangkan untuk ruangannya sendiri, dikatakannya terpisah dengan pasien karantina lainnya. Terutama yang mereka negatif Covid-19.

Baca juga :  Pria di Batola Ngotot Bawa Pulang Keluarganya dari Karantina Covid-19

“7 pasien itu positif itu dipisah, ditaruh di blok (ruangan) lain. Sisanya yang dinyatakan negatif tetap dirawat di Ambulung selama 14 hari, dipantau terus,” pungkasnya.

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

CATATAN REDAKSI: Artikel ini semata untuk mewaspadai penyebaran informasi yang belum tentu benar di tengah wabah Covid-19. Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang mendalam soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bupati Buka Musrenbang Kecamatan Padang Batung
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Siap Pasok Sampah 10 Ton per Hari ke TPA Regional, Asalkan…
apahabar.com

Kalsel

Ramai-Ramai Tolak Pungli dan Pemalakan di Pantai Batakan Tanah Laut
apahabar.com

Kalsel

Syafruddin: HUT PDIP Bukan Arena Kampanye Caleg
apahabar.com

Kalsel

Pengawasan Gudang Penyimpanan Logistik Pemilu Diperketat
apahabar.com

Kalsel

Mentari Menyengat Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Ketua PWI Kalsel: Wartawan Patuh pada Kode Etik
apahabar.com

Kalsel

Pilkada 2020, Gerindra Siap Tantang Paman Birin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com