Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel Meletus! Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer Edan! 2 Pria Pembawa Sabu 11 Kg Tertangkap di Duta Mall Licin, Bos Travelindo Terduga Penipu Jemaah DPO Sejak Tahun Lalu

Penutupan Akses Transportasi Jadi Beban Daerah, Ini Harapan Lutfi Saifuddin

- Apahabar.com Sabtu, 25 April 2020 - 11:59 WIB

Penutupan Akses Transportasi Jadi Beban Daerah, Ini Harapan Lutfi Saifuddin

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, HM Lutfi Saifuddin. Foto-apahabar.com/Ahya Firmansyah

apahabar.com, BANJARMASIN – Anggota DPRD Kalsel, HM Lutfi Saifuddin menilai kebijakan penutupan akses transportasi seperti bandara oleh pemerintah pusat harusnya melihat dampaknya kepada beban daerah.

Pasalnya, dengan adanya penutupan bandara dinilai menimbulkan dampak positif maupun negatif bagi daerah.

“Penutupan akses pasti menimbulkan dampak positif dan negatif. Kalau positif pasti tentang pencegahan melulu. Apakah dampak negatifnya juga sudah dipikirkan solusinya?” terang Lutfi, Sabtu (25/4).

Dikatakan Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, kebijakan pemerintah pusat menutup akses seharusnya diikuti kompensasi ke daerah.

“Jangan main segel tapi seperti tidak mau rugi. Kita ingin tahu penjelasan sisi negatif dan penanganannya, terutama pada sektor ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Penutupan jalur transportasi ini, menurutnya, seperti lockdown setengah hati. Lutfi mengatakan, penutupan ini harus diikuti bantuan langsung pemerintah pusat.

“Bukan hanya kepada selama ini tercatat sebagai penerima pra sejahtera. Tapi pada semua yang terdampak. Karena yang terdampak penutupan ini bukan hanya sektor non formal tapi juga formal. Semua kantor swasta diliburkan, ini menambah beban daerah karena menimbulkan orang rentan miskin baru,” ungkap politisi Gerindra ini.

Dijelaskan Lutfi, adanya wabah virus corona ini dan kebijakan-kebijakan pemerintah dalam hal penanganan sudah berdampak pada semua sektor. Makanya daerah perlu menagih kompensasi dari penutupan ini.

“Kebijakan PSBB ditambah penutupan akses menjadikan semua sektor usaha dan semua lapisan masyarakat terdampak ekonomi. Sekarang pemerintah harus memikirkan dampak beban yang muncul dan dilakukan langkah antisipasi dari kebijakan ini,” tukasnya.

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Syarif

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar,com

Kalsel

Dua Hari Hilang, Waria Ditemukan Tewas di Salon Banjarmasin Selatan
apahabar.com

Kalsel

Jaga Kondusifitas, Polsek Karang Bintang Polres Tanah Bumbu Patroli ke Pertokoan
apahabar.com

Kalsel

Pasca-Haul Guru Sekumpul, Mahasiswa Turut Angkut Sampah
apahabar.com

Kalsel

Husni-Habib, Pembunuh di Sutoyo S Terancam Hukuman Mati
apahabar.com

Kalsel

Membanggakan, Talabet Antar Sanggar Permata Ije Jela ke Istana Negara
apahabar.com

Kalsel

Syekh Ali Jaber Ditusuk, Ormas Islam Kalsel Tuntut Perlindungan Ulama
Inspektur Polisi Satu, Iksan Prananto, Kapolsek Kelumpang Tengah.

Kalsel

Berharap Tuah Guru Sekumpul, Polisi di Kotabaru Berangkatkan Jemaah ke Haul
apahabar.com

Kalsel

Pejuang Banjar, Pangeran Hidayatullah Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com