Gugatan 2BHD Diterima, Ketua MK Pimpin Langsung Sengketa Pilbup Kotabaru Viral Jembatan Alalak II Patah Akibat Macet Parah, Cek Faktanya Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel

Pilkada Kalsel Resmi Ditunda, KPU Tunggu Perppu

- Apahabar.com Kamis, 16 April 2020 - 12:42 WIB

Pilkada Kalsel Resmi Ditunda, KPU Tunggu Perppu

Pemungutan suara Pilkada Kalsel semula dijadwalkan 23 September 2020 mendatang. Foto-Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) resmi ditunda karena wabah Covid-19. Semula pemungutan suara dijadwalkan 23 September menjadi 9 Desember 2020.

Keputusan itu berdasar hasil rapat kerja Komisi II DPR dengan Kemendagri, KPU, Bawaslu dan DKPP pada 14 April lalu.

Dari kesimpulan tersebut Komisi II DPR dengan Mendagri dan KPU akan melaksanakan Rapat Kerja setelah masa tanggap darurat berakhir untuk membahas kondisi terakhir perkembangan penanganan pandemi Covid-19 sekaligus kesiapan pelaksanaan lanjutan tahapan pemilihan 2020.

Meski resmi ditunda, KPU Kalsel masih menunggu Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) yang diterbitkan Pemerintah.

“Setelah adanya Perppu, selanjutnya menunggu perubahan peraturan teknis seperti Peraturan KPU terkait tahapan, program dan jadwal, dan peraturan lain yang terkait,” ujar Komisioner KPU Kalsel, Edy Ariansyah kepada apahabar.com.

Menurutnya, penundaan pelaksanaan pemungutan suara ini berkonsekuensi pada penataan jadwal tahapan yang belum dilaksanakan.

Misalnya jadwal terkait di antaranya pengaktifan kembali PPK dan PPS, Verifikasi Faktual syarat dukungan perseorangan, pencocokan dan penelitian data pemilih, pengumuman dan pendaftaran.

Kemudian penelitian dan penetapan pasangan calon, pengadaan, produksi dan pendistribusian logistik, kampanye, pembentukan KPPS, penghitungan dan rekapitulasi perolehan suara, penetapan calon terpilih dan sengketa hasil Pemilihan.

Dengan perubahan jadwal, harap Edy Perppu segera terbit.

“Setelah ada Perppu, perubahan PKPU dan aturan teknis lainnya, kita di KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota bersiap kembali running melaksanakan tahapan-tahapan yang tertunda dengan strategi pelaksanaan yang tepat,” pungkasnya.

Setelah Perppu diterbitkan pemerintah, ia mengungkapkan KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota penyelenggara Pilkada menunggu hal-hal apa saja yang diatur lebih lanjut dalam Perubahan PKPU.

Sehingga menjadi payung hukum pelaksanaan kelanjutan tahapan-tahapan pemilihan.

Namun apabila situasi pandemi Covid-19 belum reda apakah tetap dilaksanakan tahun 2020 atau mundur ke tahun 2021?

Maka, ia menerangkan KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota sebagai pelaksana undang-undang siap melaksanakannya.

Jika mengharuskan pelaksanaan pemungutan suara Pilkada pada 9 Desember 2020 dan masih terdapat pandemi Covid-19, pihaknya akan memikirkan strateginya.

“Mengantisipasi terkait dengan tata letak dan luas TPS, layanan pemberian hak pilih dengan menerapkan protokol kesehatan, kesediaan fasilitas cuci tangan dan hand sanitizer, penyemprotan desinfektan di TPS,” tegasnya.

Tentu secara regulatif, selain soal waktu pelaksanaan lanjutan tahapan, juga kita menunggu terkait substansi pengaturannya.

Termasuk apakah ada perubahan terkait ketentuan jumlah pemilih tiap TPS, yang semula dalam undang-undang sejumlah 800 pemilih tiap TPS atau dikurangi.

Jika jumlah pemilih dikurangi tiap TPS maka jumlah TPS bertambah. TPS bertambah maka jumlah rumpun KPPS bertambah dari jumlah yang telah direncanakan dalam anggaran Pemilihan 2020. Konsekuensinya juga pada anggaran untuk penambahan sejumlah TPS dan KPPS yang bertambah dari adanya pengurangan jumlah pemilih per TPS.

“Hal-hal demikian belum bisa kita pastikan sekarang, tunggu Perppu, perubahan ketentuan PKPU, dan aturan lain yang terkait,” jelas dia.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Waspadai Hujan Lokal dan Berpetir Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Pemicu Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law di Banjarmasin Memanas
Tenggelam

Kalsel

Santri Al Ihsan yang Tenggelam Belum Ditemukan, Keluarga dari Tangerang Ikut Proses Pencarian
apahabar.com

Kalsel

Yayasan Haji Maming Enam Sembilan Beri Beasiswa Rp 1 Miliar untuk Mahasiswa Tanah Bumbu di ULM
apahabar.com

Kalsel

Waspada Corona, KPU Atur Jam Kerja
apahabar.com

Kalsel

Debat Pilwali Banjarmasin 2020 Digelar 3 Kali, Penanganan Covid-19 Jadi Tema Unggulan
apahabar.com

Kalsel

Unik, Brigadir Rahmadi Bagikan Sembako dengan Bakul Purun
apahabar.com

Kalsel

Tahun Baru Harapan Baru! Berikut Foto dan Video Kemeriahannya di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com