Polisi Soal Status Tersangka Dua Mahasiswa ULM Banjarmasin: Masih Proses Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0 Alasan Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin Terancam Batal

Pilu Sekeluarga di Banjarbaru, Terpapar Corona dari Transmisi Lokal

- Apahabar.com Selasa, 28 April 2020 - 12:57 WIB

Pilu Sekeluarga di Banjarbaru, Terpapar Corona dari Transmisi Lokal

Telconference GTPP Covid-19 Banjarbaru. Sumber: GTPP Covid-19 Banjarbaru. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Nasib pilu dialami satu keluarga di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Berawal dari transmisi lokal, mereka terpapar Covid-19. Lantas seperti apa kronologisnya?

Senin (27/4) sore kemarin, sang anak yang dinyatakan positif mengidap virus asal Wuhan itu masih berusia balita.

“Yang terkonfirmasi positif berumur 1,6 tahun,” ujar Juru Bicara GTPP Covid-19 Banjarbaru, Rizana Mirza melalui siaran persnya kepada apahabar.com, Senin (27/4) sore.

Ia terpapar dari orang tuanya. Sang ayah lebih dulu dinyatakan positif mengidap Covid-19. Ia diberi kode BJB-04.

BJB-04 tertular dari rekan kerjanya (BJB-02) yang sebelumnya tertular dari luar atau importad case .

“BJB-04 menjadi korban transmisi lokal pertama di Banjarbaru,” jelas dia.

Sebelum positif, BJB-04 tetap tinggal serumah bersama anak, istri, saudara perempuan hingga sang nenek.

Tak berselang lama, sang nenek berusia 73 tahun besera istrinya (24) dinyatakan ikut tertular.

Itu setelah Tim Gugus Tugas melakukan tracking lewat rapid test dan swab test.

Kode sang nenek ialah BJB-14. Sedangkan sang istri BJB-15. Sampai di sini, keduanya kasus transmisi lokal turunan kedua.

Lantas, BJB-15 memilih mengisolasi diri di rumah sembari mengasuh anaknya yang masih balita.

Sementara sang nenek yang memiliki kerentanan lebih tinggi dirawat di rumah sakit (rs).

Berhubung sang anak dan saudara perempuannya juga sempat tinggal serumah, Gugus Tugas kemudian men-trackking mereka. Swab tes dilakukan.

Berselang beberapa hari atau tepatnya pada Senin (27/4) hasil uji laboratorium mengonfirmasi keberadaan virus di tubuh mereka.

Saat ini BJB-24, balita itu, beserta saudara perempuan ayahnya (BJB-25) dirawat di rumah sakit.

“Jika dikategorikan, ini bisa sampai kategori ke level 3,” ungkap Mirza, sapaan akrabnya.

Level tiga dimaksud ialah transmisi lokal kategori turunan ketiga. Yakni dari BJB-04. Ini jelas menunjukkan kondisi yang kian memprihatinkan.

“Di Banjarbaru sudah mulai terjadi tingkat penularan yang memprihatinkan, ini jadi catatan kita semua,” ucapnya.

USUL PSBB

Sebagai solusi, Mirza menilai pembatasan sosial berskala besar atau (PSBB) perlu segera diterapkan.

“Kami sudah menyampaikan surat permohonan (PSBB) tersebut dengan kajian kajian data epidemilogi situasi covid di Banjarbaru,” terangnya.

Kemudian, lanjutnya, pihaknya juga telah siap mengenai logistik, bahan pangan, energi, gas, bbm, bantuan pengamanan sosial, sampai sumber daya manusianya.

“Semua siap, TNI, Polri, Dishub, Satpol pp, Dinkes, RS, Puskesmas dan lainnya, data data sudah kami sampaikan mudah mudahan bisa segera di proses,” jelasnya.

Untuk PSBB ditekankan hanya perlu dua hal agar berjalan lancar: disiplin dan ketegasan.

“Belajar dari Banjarmasin, ada hal hal yang perlu ditegakkan, yaitu disiplin dan ketegasan, ini 2 kata kunci yang ditegaskan olek Sekdaprov, disiplin dan ketegasan ini harus kita tegakkan jika PSBB di Banjarbaru disetujui,” pungkasnya.

apahabar.com

Data sebaran Covid-19 di Banjarbaru per Senin (27/4) sore. Foto: Istimewa

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pagi Cerah Berawan, Begini Cuaca Kalsel Siang Nanti
apahabar.com

Kalsel

Desa Megasari Tergenang, Kanit Intel Cek Wilayah ke Lokasi
apahabar.com

Kalsel

Sumber Penyumbang Devisa, Disbunnak Harap Karet Jadi Penyokong Pembangunan Kalsel

Kalsel

Minyak Dunia Merosot, Pertamax Cs Kembali Turun!
apahabar.com

Kalsel

Digelar Serentak 9 Desember, Habib Banua Sebut ‘Pilkada Peti Mati’
apahabar.com

Kalsel

Dugaan Pelanggaran Etik Komisioner Bawaslu Kalsel: Gugatan Gugur, Adhariani Siap ke MK
apahabar.com

Kalsel

Menuju New Normal, PSBB di Kabupaten Banjar Tidak Diperpanjang
apahabar.com

Kalsel

Terkendala Peralatan, Ulangan Semester di Batola Semi Online
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com