Ditangkap di Tabalong, Janda asal Ampah Kalteng Sudah Teler dari Amuntai Guru Danau Imbau Ulama Kalsel Tidak Berpolitik Praktis Puncak Pandemi, Berapa Limbah Infeksius Covid-19 di Kalsel? Amankan Pilgub Kalsel 2020, Polres Tapin Siapkan 258 Personel Akhir 2024, Agropolitan Anjir Pasar Batola Ditarget Berdaya Saing

PMI Banjarmasin Krisis Darah, Ayo Donor!  

- Apahabar.com Selasa, 7 April 2020 - 20:29 WIB

PMI Banjarmasin Krisis Darah, Ayo Donor!   

Kepala Unit Transfusi Darah PMI Banjarmasin dr. Aulia Ramadhan Supit menunjukkan stok darah di penyimpanan PMI Banjarmasin kosong. Foto-apahabar.com/Ahya Firmansyah

apahabar.com, BANJARMASIN – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin membutuhkan warga Banjarmasin untuk mendonorkan darahnya.

Dikemukakan Kepala Unit Transfusi Darah PMI Banjarmasin, dr Aulia Ramadhan Supit, jumlah warga Banjarmasin sebanyak kurang lebih 700.000 jiwa hanya memerlukan lima sampai sepuluh persen dari total penduduk untuk memenuhi kebutuhan darah Kota Banjarmasin.

“Artinya sekitar 35.000 sampai 70.000 jiwa terketuk hati untuk membantu sesama agar kebutuhan stok darah di Banjarmasin terpenuhi sehari-harinya,” kata dr.Rama, Selasa (7/4).

Mengingat saat ini sedang dalam kekhawatiran wabah virus corona, stok darah di PMI Banjarmasin benar-benar kosong.

“Bisa dilihat sendiri, stok darah kami kosong tidak ada penyimpanan darah sama sekali. Saat ini pun kalau ada yang mendonorkan darah masih belum bisa menyetok, ketika ada pendonor itu sudah pesanan yang membutuhkan,” ungkapnya.

Dijelaskan Rama, kebutuhan akan darah di Kota Banjarmasin terus meningkat. Sehingga ia pun memohon kepada warga Banjarmasin dapat mendonorkan darah dan tidak harus takut selama merasa diri sehat.

“Kami harap warga mau mendonorkan darah, karena kebutuhan kita terus meningkat yang seharinya biasa 100 sampai 150, ini bisa sampai 200 sehari. Dari mana lagi kami mendapatkan darah karena darah ini kan tidak bisa dibuat di pabrik,” jelasnya.

Rama pun menerangkan kebutuhan darah sangat diperlukan saat ini, karena pihak yang memerlukan ini adalah semua Rumah Sakit di Banjarmasin.

“Kita sudah sosialisasi ke mana-mana, meminta bantuan ke instansi minta bantuan dan menyurati mereka agar membantu mendonorkan darah. Karena untuk kebutuhan satu RS saja seperti RS Ulin memerlukan sedikitnya 50 sampai 100 kantong darah seharinya,” ujar Rama.

Ia pun mengimbau ke masyarakat agar tidak khawatir mendonorkan darah di tengah pandemi virus corona.

“Kalau covid-19 sendiri tidak menular lewat darah, jadi aman. Di sini jua kita akan menyaring terlebih dahulu darah pendonor itu layak atau tidak untuk kemudian disalurkan,” pungkasnya.

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sapi dari Presiden Tiba, Paman Birin: Beliau Maunya di Masjid Noor
apahabar.com

Kalsel

Prosesi Cium Kaki Ibu di SMADA Penuh Haru
apahabar.com

Kalsel

Batulicin Festival 2019 Ramaikan Akhir Tahun di Tanah Bumbu

Kalsel

VIDEO: Polresta Banjarmasin Bekuk Budak Sabu 2,7 Kg
apahabar.com

Kalsel

Pemodal Resmi Tersangka, 7 Penambang di Pangkut Kalteng Masih Tertimbun Longsor
apahabar.com

Kalsel

Penghitungan Suara Terbaru KPU di Kalsel, 19 April: 01 (24,52%), 02 (75,48%)
apahabar.com

Kalsel

Bersih-bersih Sampah, Noormiliyani Pungut Sampah di Sungai
Update Covid-19 di Kalsel: ODP 790 Orang, Banjarbaru Masih Tertinggi

Kalsel

Update Covid-19 di Kalsel: ODP 790 Orang, Banjarbaru Masih Tertinggi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com