Banjir dan Ancaman Tim Paman Birin, “Sudah Jatuh Warga Tertimpa Tangga” Komisi III DPR Setujui Komjen Listyo Sigit Jadi Kapolri Ke-25 Tak Perlu Lakukan Tilang, Calon Kapolri Harap Polantas Hanya Atur Lalin Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Pak Wali… Pengungsi Banjir di Banjarmasin Mulai Sakit-sakitan, Poskes Over

Polri: Hasil Rapid Test, 300 Siswa Setukpa Polri Positif Covid-19

- Apahabar.com Rabu, 1 April 2020 - 21:36 WIB

Polri: Hasil Rapid Test, 300 Siswa Setukpa Polri Positif Covid-19

Belasan anggota personel Polda Maluku yang lolos seleksi dan berstatus sebagai siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) di Sukabumi Jawa Barat yang sedang menjalani masa cuti menjalani karantina selama 14 hari. (01/04). Foto-Antara/Daniel Leonard

apahabar.com, SUKABUMI – Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan hasil rapid test terhadap 1.550 siswa Sekolah Pembentukan Perwira Lembaga Pendidikan Polri (Setukpa Lemdikpol). Sebanyak 300 siswa dinyatakan positif Covid-19.

“Dari 300 siswa SIP yang positif Covid-19 melalui pemeriksaan cepat ini, sudah dilakukan isolasi khusus di Setukpa Lemdikpol Sukabumi,” kata Argo di Sukabumi, Rabu (01/04).

Menurut Argo, rapid test yang dilakukan secara masal kepada 1.550 siswa SIP ini berawal dari adanya seorang siswa yang mengeluh sakit demam berdarah dengue (DBD) dan delapan lainnya juga mengeluh mengalami demam tinggi.

Setelah dilakukan rapid test, ada tujuh yang yang positif Covid-19 dan mereka saat ini sedang menjalani perawatan RS Polri Said Sukanto, Jakarta, sementara dua siswa lainnya menjalani perawatan di RS Bhayangkara Brimob Jakarta.

“Mereka yang dinyatakan positif Covid-19 tidak diizinkan pulang dan harus menjalani isolasi selama 14 hari dan mereka yang pulang pun diinstruksikan untuk melakukan isolasi mandiri,” tambahnya.

Kapusdokkes Polri Brigjen Pol Musyafak mengatakan, hasil rapid test ini tidak menjamin 300 siswa SIP ini positif Covid-19 karena akurasinya hanya 80 persen. Untuk menentukan mereka benar-benar positif atau negatif virus mematikan tersebut harus melalui uji pemeriksaan swab.

Selama masa isolasi di Setukpa Lemdikpol Sukabumi ini, mereka ditangani seperti orang dalam pemantauan (ODP) seperti pemberian vitamin C baik dengan cara dimakan maupun injeksi, serta tambahan makanan yang bergizi untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan atau imun tubuh.

Selain itu, untuk mengetahui tingkat kesehatan para siswa ini, pihaknya juga sudah melakukan rontgen terhadap paru-paru dan hasilnya normal atau cukup baik dan pneumonia negatif.

Kemudian, kegiatan lainnya untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya melalui olah raga ringan dan berjemur di waktu tertentu.

“Setelah menjalani isolasi selama 14 hari, nanti pada hari terakhir kami akan lakukan pemeriksaan swab kepada 300 siswa ini untuk mengetahui apakah mereka benar positif Covid-19,” katanya.(Ant)

Editor: Aprianoor

CATATAN REDAKSI: Artikel ini semata untuk mewaspadai penyebaran informasi yang belum tentu benar di tengah wabah Covid-19. Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang mendalam soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Diduga Lompat dari Lantai 3 Kos, 2 Wanita Makassar Dites Urine
apahabar.com

Nasional

Jabat Komisaris Baru Garuda, Yenny Wahid Dipuji Menteri Erick
apahabar.com

Nasional

Kaltim Siapkan Lahan Khusus, Antisipasi Urbanisasi Jika Jadi Ibu Kota
apahabar.com

Nasional

Bahlil Pastikan Kepatuhan TKD Proyek Kilang Balikpapan
apahabar.com

Nasional

Vaksinasi Covid-19, Indonesia Tunjuk PT Bio Farma dan PT Telkom untuk Sistem Informasi Satu Data
apahabar.com

Nasional

Kapal Rute Surabaya-Balikpapan Terbakar, Ratusan Penumpang Berhasil Dievakuasi
apahabar.com

Nasional

Garang di Lapangan, Ratusan Polisi India Terinfeksi Covid-19 
apahabar.com

Nasional

Di Banjarmasin, BEM-SI Beberkan Alasan Tolak Bertemu Jokowi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com