Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

Prediksi Covid-19 Berakhir Juni, Apa Strategi Gugus Tugas?

- Apahabar.com Rabu, 29 April 2020 - 20:23 WIB

Prediksi Covid-19 Berakhir Juni, Apa Strategi Gugus Tugas?

Prediksi Corona berakhir Juni, kondisi kembali normal Juli 2020? Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Perkembanga positif Covid-19 mulai melambat. Itu tergambar di DKI Jakarta dan beberapa daerah ini. Tentu ini diharapkan jadi indikator pandemi virus Corona di Indonesia segera berlalu.

Pemerintah memprediksi Covid-19 di negeri ini selesai Juni 2020 mendatang. Tentu hal ini bisa jadi angin segar jika semua masyarakat disiplin dan mengikuti aturan yang berlaku. Dengan begitu, diharapkan aktivitas masyarakat akan kembali normal pada Juli 2020.

“Kita upayakan. Jadi kalimatnya jangan sampai salah. Ini bisa terjadi, (jika) yang pertama sukses di bidang testing, tracing, isolasi,” ujar Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo, Selasa (28/4).

Tiga strategi itu, menurut Doni, menjadi kunci utama menuntaskan kasus virus corona Covid-19 di Indonesia.

Pemerintah telah melakukan berbagai cara menggenjot tes Covid-19 melalui polymerase chain reaction (PCR), antara lain dengan memperbanyak laboratorium dan memproduksi reagen sendiri. Hal itu untuk memenuhi target 10 ribu tes PCR per hari sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

Strategi lainnya yakni melakukan pelacakan (contact tracing) dari kasus yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19. Selanjutnya isolasi ketat diterapkan bagi mereka yang merasa memiliki gejala mirip Covid-19 hingga orang-orang yang telah dinyatakan positif.

“Ini harus dilakukan paralel seluruh daerah. Jangan sampai nanti di Jakarta udah kelar, sementara di daerah lainnya belum kelar. Nanti pingpong. Jadi harus paralel semuanya bekerja keras untuk melakukan tiga hal tadi, testing, kemudian tracing, dan isolasi,” kata Doni.

Jenderal bintang tiga TNI itu meminta, semua Gugus Tugas Covid-19 mulai dari tingkat pusat hingga level paling bawah di daerah bekerja keras melakukan tiga strategi tersebut di atas.

“Kalau ini sudah dilakukan secara maksimal, berarti kita sudah bisa memutus mata rantai penularan. Sehingga diharapkan Juni itu nanti sudah mulai rata, akhir Juni sudah mulai ada penurunan. Sampai akhirnya akhir Juli mudah-mudahan kita sudah bisa hidup normal,” ucap Doni.

Selain itu, pelibatan tokoh agama dan tokoh masyarakat juga perlu dilakukan agar pesan bisa diterima semua lapisan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti. Sebab, menurut Doni, ujung tombak penanganan Covid-19 ini ada di masyarakat.

Kendati begitu, pemerintah tidak mengambil pendekatan hukum sebagai pilihan utama dalam menangani penyebaran virus corona. Namun bukan berarti pemerintah dan aparat lembek menghadapi pelanggaran-pelanggaran.

“Kita lebih kepada meningkatkan kesadaran kolektif supaya semuanya paham. Jadi kalau semuanya disiplin, patuh, taat, Insyaallah bisa kita atasi ini,” tutur Doni. (lip6)

Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Gempa Tektonik Guncang Flores Timur
apahabar.com

Nasional

Gubernur Sumsel Segara Tunjuk Pelaksana Harian Bupati Muara Enim
Lembaga Eljkman: Penyebaran Covid-19 Banyak Terjadi di Rumah Sakit

Nasional

Lembaga Eljkman: Penyebaran Covid-19 Banyak Terjadi di Rumah Sakit
apahabar.com

Nasional

Personel Brimob Dikeroyok Anggota Ormas di Depok
apahabar.com

Nasional

Debat Ketiga, Para Kandidat Jangan Sungkan!
apahabar.com

Nasional

Jokowi Akan Atur Platform Pers Digital Asing
apahabar.com

Nasional

Belasan Gempa Susulan Terekam Pascagempa 7,1 SR
apahabar.com

Nasional

Pandemi Covid-19, Sertifikasi Halal Jalan Terus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com