ga('send', 'pageview');
Sidak ke HBI, Petugas Sindir Pengelola Nashville Pub Salip Pekapuran, Teluk Dalam Tertinggi Kasus Covid-19 di Banjarmasin SE Terbit, Sejumlah Sekolah di Banjarmasin Belum PLS Daring Ongkos Politik Mahal, Paman Birin-Muhidin Terancam Melawan Kotak Kosong Terindikasi HTI, Dua Pemuda Kotabaru Diciduk Polisi




Home Tak Berkategori

Jumat, 24 April 2020 - 05:45 WIB

PSBB Banjarmasin Berlaku Hari ini, Jamaah Tabligh Ikut Anjuran Pemerintah

Redaksi - Apahabar.com

Pemkot Banjarmasin mulai berlakukan PSBB hari ini. Foto-dok

Pemkot Banjarmasin mulai berlakukan PSBB hari ini. Foto-dok

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin mulai memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hari ini, tepat awal Ramadan 1441 H.

Seperti diketahui, tadi malam Pemerintah RI melalui Kementerian Agama telah menetapkan awal Ramadan Jumat, 24 April.

Dengan demikian, pelaksanan ibadah puasa hari ini serentak.

Dalam pelaksanaan PSSB sendiri, sejumlah aturan mulai berlaku ketat.

Disamping itu akan ada sanksi bagi setiap orang maupun pelaku usaha yang melanggar.

“Sanksinya memang ada sesuai undang-undang kemudian juga undang-undang karantina, yang melanggar aturan itu akan dikenakan pidana 1 tahun dan denda Rp. 100 juta,” tegas Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina dalam keterangan persnya, Kamis (23/4).

Sejumlah pos perbatasan atau pintu masuk Kota akan dijaga ketat. Terutama di Jalan A Yani KM 6, Pos Sungai Lulut dan Pos Handil Bakti.

Ini dilakukan semata untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 masuk Kota Banjarmasin.

Mereka yang masuk ke Banjarmasin, wajib pakai masker.

Disamping itu, aturan kendaraan bermotor juga berlaku. Yakni dengan mengatur jumlah penumpang jarak duduk mereka.

Selain wajib pakai helm dan masker, pengendara roda dua diizinkan berboncengan asal masih satu rumah. Sedangkan ojek dilarang bawa penumpang.

Untuk mobil, tempat duduk diatur. Kursi depan hanya sopir, bangku tengah 2 orang dan belakang 1 orang,

Lalu, menghentikan sementara kegiatan keagamaan di rumah ibadah atau di tempat tertentu. Tapi, setiap ibadah dilakukan di rumah.

Dilarang berkerumun, seperti melakukan kegiatan dengan jumlah lebih dari lima orang di tempat atau fasilitas umum.

Selanjutan pembatasan moda transportasi. Yakni larangan semua kapal melayani penumpang kecuali barang dan jasa.

Untuk moda transportasi mendukung program PSBB seperti pengiriman sembako, BBM, alat-alat Kesehatan, layanan barang, ambulance, pemadam kebakaran, tetap dipersilakan beroperasi. Namun dengan tetap memakai masker dan sesuai aturan berlaku.

Selain itu Pemkot Banjarmasin mengecualikan kantor pelayanan kesehatan, perbankan, dan restoran tetap buka tepai wajib menerapkan physical distancing.

Perlu diingat pula, sejak malam nanti, mulai berlakunya jam malam.

Kegiatan PSBB akan dilaksanakan selama 14 hari pertama. Kemudian akan dilanjutkan tergantung perkembangan situasi dan kondisi Kota Banjarmasin.

Komitmen Jamaah Tabligh

Jamaah Tabligh di Kalsel berkomitmen mendukung upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Mereka siap mengikuti anjuran pemerintah.

“Sedapat mungkin kita mengikuti apa yang disampaikan pemerintah dan para ulama,” ucap Ustadz Eko Purwanto Abdul Wahid, salah satu Jamaah Tabligh dikutip dari Antara, Kamis (23/4).

Ia mengungkapkan, pihaknya telah meniadakan kegiatan keagamaan yang berkumpulnya banyak jamaah.

“Bagi yang ingin shalat di masjid, diminta agar membawa sajadah sendiri dan wajib menggunakan masker. Tradisi salaman juga ditiadakan dulu guna menerapkan jaga jarak agar tak saling bersentuhan,” tutur Eko yang mengaku telah tiga kali menjalani tes virus corona dengan hasil negatif.

Dia pun mengimbau bagi Jamaah Tabligh dengan riwayat perjalanan ke Ijtima Ulama Asia di Gowa, Sulawesi Selatan, diharapkan agar secara sukarela dan atas kesadaran sendiri untuk juga memeriksakan diri ke puskesmas terdekat.

Sementara itu, sebagai wujud kepedulian terhadap Jamaah Tabligh yang turut terdampak Covid-19, Direktur Intelkam Polda Kalsel Kombes Pol Hajat Mabrur pun memberikan bantuan paket sembako.

Bantuan diserahkan Kasubdit IV Kamneg Ditintelkam Polda Kalsel AKBP Asep Hidayat kepada Ustadz Eko Purwanto Abdul Wahid didampingi H Abdul Rahman.

“Mudah-mudahan apa yang kami berikan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak pandemi virus corona. Kebetulan jelang Ramadhan, sekaligus bentuk jalinan silaturahmi kami dengan teman-teman jamaah tabligh,” ucap Asep Hidayat.(kps/ant)

apahabar.com

Infografis. Foto-apahabar/Zulfikar

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Komisi III Gali Informasi untuk Evaluasi PSBB Banjarmasin
apahabar.com

Tak Berkategori

Keterbatasan APD, Petugas Jemput Pasien Terpaksa Gantian Baju Pelindung
apahabar.com

Tak Berkategori

Jaga Kebersihan Laut untuk Wisata Berkelanjutan di Raja Ampat
apahabar.com

Tak Berkategori

Kurang 24 Jam, GTPP Covid-19 Kalsel Catat 103 Positif dari Banjarmasin
apahabar.com

Tak Berkategori

Siapkan Fisik untuk Bekerja, Wabup HST Berry Furqon Ikut Senam Bersama
apahabar.com

Tak Berkategori

Tenang, Tak Ada Penolakan Jasad PDP di Gambut
apahabar.com

Tak Berkategori

Songsong Pilkada 2020, PDI Perjuangan Kalsel Perkuat Struktur hingga Akar Rumput

Ekbis

Kades Kesulitan Bikin Perencanaan Dana Desa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com