Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan Daftar Lengkap 64 Link Pengumuman CPNS 2019, sscn.bkn.go.id & Berkas Online yang Harus Disiapkan! Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru

PSBB Banjarmasin, BMI Minta Pemkot Penuhi Kebutuhan Rakyat Miskin

- Apahabar.com Senin, 27 April 2020 - 13:53 WIB

PSBB Banjarmasin, BMI Minta Pemkot Penuhi Kebutuhan Rakyat Miskin

Ketua DPD BMI Kalsel, Sri Nurnaningsih. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Bintang Muda Indonesia (BMI) Kalimantan Selatan (Kalsel) merasa prihatin dengan kondisi ekonomi warga di tengah penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSSB) Banjarmasin.

“Sejauh ini, Banjarmasin sudah berada dalam kondisi rawan. Diberlakukannya PSBB ini menandakan dampak serius dari wabah Covid-19,” ucap Ketua DPD BMI Kalsel, Sri Nurnaningsih melalui siaran pers yang diterima apahabar.com, Senin (27/4) pagi.

Keprihatinan tersebut seiring dengan meningkatnya jumlah warga Banjarmasin yang harus kehilangan mata pencaharian karena hantaman wabah virus Corona (Covid-19).

“Di beberapa kegiatan sosial BMI, kami melihat langsung bahwa kondisi masyarakat kota sangat memprihatinkan,” tegas Sri, yang juga Waketum IV DPN BMI ini.

Dalam kondisi seperti ini, Pemkot Banjarmasin memiliki tanggung jawab penuh terhadap kehidupan warga negara sesuai amanat UUD 1945.

“Semoga Pemkot Banjarmasin berhasil memilih metode terbaik kedepannya,” harap Sri.

Jika menengok jauh kebelakang, Sri menilai terdapat disinkronisasi atau kesimpangsiuran informasi terkait kasus pertama virus Corona memasuki Indonesia.

“Hal ini bisa dilihat situasi awal saat virus Corona menyentuh Indonesia. Pola yang harus dilakukan melawan pemutusan rantai penyebaran Covid-19 seperti pelepasan ribuan napi serta terlambatnya penutupan bandara, terminal, maupun stasiun kereta api,” bebernya.

Namun semua telah terjadi. Sri mempercayakan sepenuhnya kepada negara terkait penanganan wabah virus Corona ini.

Khusus Banjarmasin, ia meminta agar Pemkot memberikan perhatian penuh terhadap rakyat miskin dan harus mampu memenuhi kebutuhan selama penerapan PSBB ini.

Meski begitu, Sri optimis bangsa ini mampu keluar dari belenggu wabah virus Corona yang telah menyerang ribuan masyarakat di Indonesia. Bahkan telah membunuh puluhan tenaga medis Indonesia.

“Kita adalah bangsa besar. Kita merebut kemerdekaan dengan perjuangan, bukan hadiah atau pemberian. Selama kita bersatu menghentikan hujatan di mana-mana, timbul kesetiakawanan nasional. Insya Allah doa kita akan dikabulkan dan kita mampu melalui ini semua,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Prajurit Kodim Barabai Asah Kemampuan Menembak
apahabar.com

Kalsel

Surat Suara Braille, Organisasi Difabel Ragukan Kerahasiaan Suara Pemilih Disabilitas di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Kunjungan Danrem 101/Antasari di Makodim Tanbu Disambut Kegiatan Bakti Sosial
apahabar.com

Kalsel

SOTR Ala Kalsel Mengaji
apahabar.com

Kalsel

Gangguan Jiwa, 2 Pria di Tanbu Dirujuk ke Sambang Lihum
apahabar.com

Kalsel

Lima Sekolah di Balangan Ikut Program Adiwiyata 2019
apahabar.com

Kalsel

Pergantian Sopir, Pengangkutan Sampah di Anjir Muara Terganggu
apahabar.com

Kalsel

57 Perusahaan Sediakan 2962 Lowongan, Kunjungi Job Fair di Gedung Sultan Suriansyah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com