Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

PSBB Banjarmasin, BMI Minta Pemkot Penuhi Kebutuhan Rakyat Miskin

- Apahabar.com Senin, 27 April 2020 - 13:53 WIB

PSBB Banjarmasin, BMI Minta Pemkot Penuhi Kebutuhan Rakyat Miskin

Ketua DPD BMI Kalsel, Sri Nurnaningsih. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Bintang Muda Indonesia (BMI) Kalimantan Selatan (Kalsel) merasa prihatin dengan kondisi ekonomi warga di tengah penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSSB) Banjarmasin.

“Sejauh ini, Banjarmasin sudah berada dalam kondisi rawan. Diberlakukannya PSBB ini menandakan dampak serius dari wabah Covid-19,” ucap Ketua DPD BMI Kalsel, Sri Nurnaningsih melalui siaran pers yang diterima apahabar.com, Senin (27/4) pagi.

Keprihatinan tersebut seiring dengan meningkatnya jumlah warga Banjarmasin yang harus kehilangan mata pencaharian karena hantaman wabah virus Corona (Covid-19).

“Di beberapa kegiatan sosial BMI, kami melihat langsung bahwa kondisi masyarakat kota sangat memprihatinkan,” tegas Sri, yang juga Waketum IV DPN BMI ini.

Dalam kondisi seperti ini, Pemkot Banjarmasin memiliki tanggung jawab penuh terhadap kehidupan warga negara sesuai amanat UUD 1945.

“Semoga Pemkot Banjarmasin berhasil memilih metode terbaik kedepannya,” harap Sri.

Jika menengok jauh kebelakang, Sri menilai terdapat disinkronisasi atau kesimpangsiuran informasi terkait kasus pertama virus Corona memasuki Indonesia.

“Hal ini bisa dilihat situasi awal saat virus Corona menyentuh Indonesia. Pola yang harus dilakukan melawan pemutusan rantai penyebaran Covid-19 seperti pelepasan ribuan napi serta terlambatnya penutupan bandara, terminal, maupun stasiun kereta api,” bebernya.

Namun semua telah terjadi. Sri mempercayakan sepenuhnya kepada negara terkait penanganan wabah virus Corona ini.

Khusus Banjarmasin, ia meminta agar Pemkot memberikan perhatian penuh terhadap rakyat miskin dan harus mampu memenuhi kebutuhan selama penerapan PSBB ini.

Meski begitu, Sri optimis bangsa ini mampu keluar dari belenggu wabah virus Corona yang telah menyerang ribuan masyarakat di Indonesia. Bahkan telah membunuh puluhan tenaga medis Indonesia.

“Kita adalah bangsa besar. Kita merebut kemerdekaan dengan perjuangan, bukan hadiah atau pemberian. Selama kita bersatu menghentikan hujatan di mana-mana, timbul kesetiakawanan nasional. Insya Allah doa kita akan dikabulkan dan kita mampu melalui ini semua,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mengukur Potensi Pemuda di Pilkada Banjarmasin 2020 Mendatang
apahabar.com

Kalsel

Esok, Bawaslu Kalsel Panggil Caleg Demokrat Terindikasi Politik Uang

Kalsel

AMAN HSS Pertanyakan Jabatan Plt Damang Dayak Meratus Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Musala Tertimpa Longsor, Dandim Kotabaru Kerahkan Prajuritnya
apahabar.com

Kalsel

Perintah Jokowi ke Luhut Fokus Tangani Covid-19 di Kalsel dan 8 Provinsi Lainnya
apahabar.com

Kalsel

Imbas Covid-19, Masjid Hasanuddin Madjedi Lengang
apahabar.com

Kalsel

7 Daerah di Kalsel Zona Merah, Sampel Tes Usap Dikirim ke Andalas
apahabar.com

Kalsel

Cerita Relawan di Banjarmasin yang Takut Terpapar Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com