Skema Terburuk, BUMA Rekrut Karyawan Besar-besaran di Tabalong Sederet Agenda Wamen Alue Dohong di Kalsel, Tanam Pohon hingga Tinjau Rehabilitasi DAS Manajemen Pama Ungkap Dua Kemungkinan Terburuk Karyawan Bantah Ijazah Rahmad Masud Palsu, Rektor Untri Siap Lapor Balik Satu Warga Kalsel Tertular Corona B117, Pj Safrizal Imbau Perketat Prokes

PSBB Banjarmasin, Kapolda Kalsel Tegaskan Putus Mata Rantai Covid-19

- Apahabar.com Kamis, 30 April 2020 - 00:00 WIB

PSBB Banjarmasin, Kapolda Kalsel Tegaskan Putus Mata Rantai Covid-19

Kapolda Kalsel Irjen Yazid Fanani dalam pemeriksaan atau check point di setiap pos pembatasan kota yang diikuti Sekda Provinsi Kalsel Haris Makkie, Wali Kota Ibnu Sina dan Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan, Rabu malam. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani turun langsung ke posko di perbatasan Kota Banjarmasin, Rabu (29/4) malam.

Sebagai informasi, posko itu sengaja dibangun sebagai garda terdepan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang berlaku di Banjarmasin sejak 24 April kemarin.

Pemeriksaan atau check point di setiap pos pembatasan kota itu diikuti Sekda Provinsi Kalsel Haris Makkie, Wali Kota Ibnu Sina dan Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan.

“Intinya kita bersama sama pastikan efektivitas pelaksanaan PSBB untuk memutus mata rantai sebaran virus Corona,” ujar jenderal bintang dua itu.

Yazid mengatakan upaya memperketat pembatasan pintu keluar-masuk Banjarmasin tak bisa dilakukan sendiri-sendiri.

Sebab, menurutnya langkah ini tidak bisa parsial begitu saja jika yang satu ketat sedangkan lainnya longgar.

Ketika begitu maka pintu akses yang tidak ketat perjagaan ini bisa menimbulkan potensi masuknya pembawa virus Corona.

“Pembatasan ini menjadi penting. Wartawan juga gak boleh deket-deket kayak gini ya karena kita enggak tahu kita menularkan tertular dari siapa dan menularkan siapa,” tegas Kapolda.

Oleh karena itu, Yazid menegaskan tetap menjaga kebijakan dari pemerintah daerah supaya menjunjung tinggi kebersamaan dan memotong mata rantai sebaran Corona di Kalsel.

Yazid mengatakan persuasif dengan cara yang manis dan humanis diperlukan untuk menciptakan masyarakat taat PSBB.

“Baru kita evaluasi untuk melakukan langkah langkah berikutnya. Mudah-mudahan ini ada hasil yang baik ya,” pungkasnya.

Diketahui ada empat pintu masuk kota Banjarmasin selama PSBB. Di antaranya Jalan Ahmad Yani Km 6, Hasan Basri, Lingkar Selatan dan Sungai Lulut.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Vaksinasi Covid-19

Banjarmasin

Sebagian Kecil Nakes di Banjarmasin Gagal Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Sebabnya
hecker

Kalsel

Kena Hack, Akun FB Humas Polda Kalsel Jadi Lapak Jualan!
apahabar.com

Kalsel

Sempat Tak Percaya, Ovie Kenang Sosok Nadjmi Adhani
apahabar.com

Kalsel

Cerita Korban Puting Beliung Alalak Batola, Saksikan Atap Rumah Terbang
apahabar.com

Kalsel

Motif Baru Pembunuhan Remaja di Martapura, Pelaku Kesal Dikatai Banci
apahabar.com

Kalsel

Meraba Peta Perpolitikan di Pilkada 2020, Pengamat Ini Bocorkan 5 Strategi
apahabar.com

Kalsel

Rumah Sakit di Tanbu Siap Tampung Caleg Stres
apahabar.com

Kalsel

Bikin Haru, Sosok Korban Kecelakaan di Jalan Gubernur Subarjo Banjar di Mata Anak Sulung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com