Kabar Duka, Satu Lagi Perawat di Banjarmasin Gugur karena Covid-19 Update Banjir Bandang NTT: Meninggal 177 Orang, 45 Masih Hilang Persiapan Terbatas, Pereli Binuang H Rihan Variza Naik Podium Kejurnas Sprint Rally Gugur Bertugas, Polisi Pemburu Buron di Sungai Martapura Tinggalkan 3 Anak Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri

PSBB Hari Ke-4, Petugas Kesehatan Tak Ada di Pintu Masuk Banjarmasin

- Apahabar.com Senin, 27 April 2020 - 11:58 WIB

PSBB Hari Ke-4, Petugas Kesehatan Tak Ada di Pintu Masuk Banjarmasin

Tim Gugus Tugas Covid-19 Banjarmasin memantau pelaksanaan PSBB hari keempat di pintu masuk kota, Jalan Sungai Lulut, Senin pagi. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Menginjak hari keempat pembatasan sosial berskala besar (PSBB), tak satupun petugas kesehatan menampakkan batang hidungnya lagi di posko perbatasan Banjarmasin-Banjar.

Praktis, hanya tersisa petugas dari Polsek Banjarmasin Timur, Koramil Timur, Satpol PP ataupun Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarmasin.

Mereka getol memeriksa setiap orang yang hendak masuk ke ibu kota Kalsel saat pandemi.

Pemeriksaan mencakup penggunaan masker, larangan berboncengan jika bukan satu rumah, dan pembatasan penumpang di dalam mobil.

Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Banjarmasin Ibnu Sina angkat bicara soal ini. Menurut sang wali kota, pihaknya sengaja menarik para petugas medis itu dari pintu masuk kota.

“Mereka jadi garda depan di puskesmas dan RS Sultan Surianyah,” ujar Ibnu, Senin (27/4).

Tugas tim kesehatan yang selalu menggunakan thermo gun digantikan Satpol PP atau petugas yang ditunjuk oleh Tim Gugus Tugas.

“Petugas yang berjaga tetap jaga kesehatan dan kesehatan,” pungkasnya.

Semua langkah ini, Ibnu menerangkan guna menekan pertumbuhan orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

Selama 14 hari ke depan sejak diterapkan 24 April kemarin, Ibnu berjanji akan terus melakukan evaluasi PSBB.

“Apakah waktu ini cukup atau pelaksanaan PSBB kedua,” tuturnya.

Diketahui ada empat lokasi pintu masuk dalam kota yang dijaga ketat oleh Gugus Tugas.

Yang pertama di Jalan Kayutangi, kawasan yang berbatasan Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Kemudian Jalan Sungai Lulut, Jalan Lingkar Selatan dan Jalan Ahmad Yani Km 6 yang berhubungan Kabupaten Banjar.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Banjir

Kalsel

Hujan Deras, Ribuan Korban Banjir Nantikan Kedatangan Jokowi di SDL
apahabar.com

Kalsel

Terancam Dicopot, Kadisdik akan Panggil Kepsek dan Tim Manajemen Keuangan BOS se-Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Pembunuhan di Simpang Limau, Emosi Diejek dengan Bokong
apahabar.com

Kalsel

Awal Oktober; 55 Warga Kalsel Positif Covid-19, Terbanyak dari Tabalong
apahabar.com

Kalsel

Peringatan HUT RI ke-75 di HSU, Kompol Irwan: Tetap Jaga Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Viral Feri Kotabaru-Batulicin Ditutup, Cek Faktanya
apahabar.com

Kalsel

Duh, Ratusan Warga Tabalong Tak Tercoklit
apahabar.com

Kalsel

Jelang PSBB, Banjarmasin Terima Ratusan APD
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com