Tagihan Listrik di Kalsel-Teng Membengkak? PLN Ungkap Penyebabnya Jumatan Perdana di Banjar, 4 Masjid Dijaga Ketat TNI-Polri PSBB Berakhir, Duta Mall Segera Buka Bioskop dan Amazon? Jadi Contoh, Jemaah Masjid Miftahul Ihsan Malah Tak Disiplin Keseringan di Lapangan, Dua ASN di Banjarmasin Positif Covid-19




Home Politik

Minggu, 26 April 2020 - 19:48 WIB

PSI Minta Transparansi Dana Bantuan Sosial PSBB Banjarmasin

Triaji Nazulmi - Apahabar.com

Ketua DPD PSI Banjarmasin, Bahdur. Foto-Istimewa

Ketua DPD PSI Banjarmasin, Bahdur. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Tak terasa, kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Banjarmasin sudah memasuki hari ketiga.

Sejauh ini, bantuan bahan makanan pokok maupun langsung belum juga didistribusikan kepada masyarakat terdampak dari wabah virus Corona (Covid-19) di Banjarmasin.

Padahal sebelumnya, Pemkot Banjarmasin berkomitmen akan memberikan bantuan bahan pokok sebesar Rp 1,5 miliar per hari.

Keterlambatan pendistribusian bahan pokok itu bak ‘bola liar’ yang terus menuai kritikan dari masyarakat luas.

Kali ini, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Banjarmasin turut angkat bicara terkait penerapan PSBB tersebut.

Partai besutan Grace Natalie ini meminta agar Pemkot Banjarmasin transparan dalam melakukan pendistribusian bahan pokok kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Baca juga :  PSI: Kami Siap Tak Digaji sebagai Anggota DPR Jika Kinerja Buruk

“PSI Banjarmasin menanyakan, berapa rencana total anggaran bantuan yang akan disalurkan untuk masyarakat kota Banjarmasin?,” ucap Ketua DPD PSI Banjarmasin, Bahdur melalui siaran pers yang diterima apahabar.com, Minggu (25/04) siang.

Kemudian, mereka juga mendorong Pemkot Banjarmasin merilis secara online nama-nama masyarakat yang menerima bantuan.

“Jangan sampai masih melakukan pendataan, sedangkan PSBB sudah diterapkan,” bebernya.

Tak hanya itu, Bahdur juga ingin Pemkot Banjarmasin transparan ihwal berapa jatah pembagian bantuan sosial tersebut.

Apakah nanti per orang atau per kepala keluarga (KK) karena akan mempengaruhi efektifitas distribusi penyaluran kepada warga yang terdampak.

Baca juga :  Hitung Cepat LSI Denny Ja, PSI Cs Berguguran

“Mekanisme penyaluran seperti apa ? Apakah lewat RT atau RW ? Jangan sampai terjadi kerumunan masa saat pembagian bansos ini. Apakah sudah tepat sasaran ?,” tanyanya.

Pihaknya meminta keseriusan Pemkot Banjarmasin dalam penanganan Covid-19 ini. Karena masih banyak warga yang masih belum memahami kondisi saat penerapan PSBB tersebut.

“Kita juga meminta Pemkot Banjarmasin untuk memastikan ketersediaan alat pelindung diri (APD) bagi para pahlawan di garda terdepan saat penerapan PSBB, misalnya seperti Polisi, TNI, dan Satpol-PP,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

DPT Kalsel Berkurang 10.235 Pemilih
apahabar.com

Politik

Demokrat Buka Pendaftaran Calon Wali Kota Banjarmasin
apahabar.com

Politik

Ma’ruf Amin Optimis Menangi Pilpres, Ketua TKD Kaltim: Target Raih Suara 70 Persen
apahabar.com

Politik

Moderator Debat Capres: Anisha Pilih Blazer, Tommy Tjokro Jas Khusus
apahabar.com

Politik

H Muhidin: Saya Masih Ketua PAN Kalsel
apahabar.com

Politik

1.145 Pemilih Tunanetra Kalsel Hanya Disediakan 2 Surat Suara Braille
apahabar.com

Politik

Ahmadi Noor Supit Bicara Munas Partai Golkar, Ada Kesepakatan yang Dilanggar
apahabar.com

Politik

Jaring Relawan HST-1, H Zanie Siapkan Undian Menarik