Dugaan Penyelundupan, Sederet Hewan Disita di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Polres Tala Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Banjir HST Balangan Tambah Daftar Kawasan Terdampak Banjir di Kalsel Eks Galian Tambang Banjarbaru Siap Disulap Atasi Banjir dan Tempat Wisata Periksa Asjer Bank Kalsel, KPK Dalami Aliran Uang ‘Majid Hantu’

Putus Mata Rantai Virus Corona, Banjarmasin Berlakukan Karantina Wilayah

- Apahabar.com     Kamis, 2 April 2020 - 11:12 WITA

Putus Mata Rantai Virus Corona, Banjarmasin Berlakukan Karantina Wilayah

Pintu masuk ke Kota Banjarmasin di Jalan Ahmad Yani, Kilometer 6. Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Kota Banjarmasin dinyatakan sebagai wilayah transmisi lokal baru penyebaran virus Corona atau COVID-19. Pemkot Banjarmasin pun memberlakukan karantina wilayah. Ketentuan ini diambil untuk menyikapi kebijakan Pemprov Kalsel yang membatasi arus masuk wilayah Kalsel.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, dengan kebijakan ini maka tak ada lagi aktivitas keluar masuk Kota Seribu Sungai, apalagi bagi pendatang luar Banjarmasin.

“Kita melakukan karantina lokal, mudah-mudahan kita semua bebas dari COVID-19,” ujarnya.

Setiap pintu masuk Banjarmasin, lanjut Ibnu, bakal diperketat dengan posko pemeriksaan. Pintu masuk yang dimaksud seperti gerbang Km 6 dan kawasan Sungai Lulut sebagai perbatasan Kabupaten Banjar. Kemudian di sisi Utara juga dijaga karena terhubung dengan Kabupaten Barito Kuala. Pembatasan juga tak terkecuali di Pelabuhan Trisakti yang menjadi gerbang masuk terbesar.

“Hasilnya dalam rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ),” jelasnya.

Ibnu mengimbau warga Banjarmasin agar tetap di kota ini dan jangan berpergian keluar daerah.
“Ini adalah prinsip dasar pencegahan virus berasal dari Wuhan, China itu,” tuturnya.

Karantina wilayah ini berlaku bagi warga yang masuk ke Banjarmasin, namun untuk pengiriman barang dan logistik tetap berjalan seperti biasa.

Ibnu juga mengimbau para pedagang untuk turut mendukung kebijakan ini dan tidak memanfaatkannya dengan menaikan harga.

“Pembatasan ini untuk orang, kemudian untuk bahan pangan tetap harus berjalan normal. Pasar juga beraktifitas seperti biasa tapi lebih cepat dalam bertransaksi,” ucapnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Muhammad Bulkini

CATATAN REDAKSI: Artikel ini semata untuk mewaspadai penyebaran informasi yang belum tentu benar di tengah wabah Covid-19. Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang mendalam soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

 

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bumi Sa Ijaan Terus Bertambah
Sungai Banjarmasin

Banjarmasin

Beres-beres Sungai Banjarmasin, Bongkar Bangunan Melanggar Perda!
apahabar.com

Kalsel

Operasi Patuh Intan Berakhir, Ribuan Lebih Pengendara Kena Sanksi
Tak Pakai Masker

Kalsel

Lalai, 7 Warga Kedapatan Tak Pakai Masker di Pasar Plambon
apahabar.com

Kalsel

Kaleidoskop: Dari ‘Tumbangnya’ Kejayaan Bambang Alamsyah Hingga H Muhidin Membelot

Kalsel

BPOM Tanbu Sidak Pangan Berbuka Puasa dan Retail di Kelumpang Hilir Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Kans Denny Indrayana di Pilgub Kalsel, Pengamat: Jalan Terjal
Penganiayaan ABG

Banjarmasin

Usai Viral Penganiayaan ABG, Dewan Soroti Pengelola Hotel di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com