Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

Rapid Tes Massal di Kalsel, Ratusan ODP Reaktif Covid-19

- Apahabar.com Jumat, 17 April 2020 - 11:09 WIB

Rapid Tes Massal di Kalsel, Ratusan ODP Reaktif Covid-19

Foto sebagai ilustrasi petugas memeriksa para penumpang di Bandara Changi, untuk mendeteksi suhu tubuh penumpang. Foto-Roslan Rahman/AFP via Tempo

apahabar.com, BANJARMASIN – Jumlah pengidap Covid-19 di Kalimantan Selatan terus bertambah. Sehari, angkanya melebihi jumlah pasien sembuh.

Terbaru, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel melaporkan ada penambahan jumlah pengidap Corona di Banua.

Dalam 24 jam terakhir, jumlah penderita baru di Kalsel bertambah sembilan orang menjadi 58 orang.

Jumlah itu diprediksi bertambah. Sebab hasil rapid diagnostic tes (RDT) massal yang dilakukan GTPP, ada ratusan orang yang terindikasi Covid-19.

“Yang terlaporkan tes cepat atau rapid test ada 1.444 orang dan 173 di antaranya reaktif atau sekitar 11,9 persen,” kata Jubir GTPP Muhammad Muslim dalam siaran pers terbarunya.

Dari seribu lebih rapid test yang disebar, ada 173 yang reaktif. Dalam konteks ini reaktif yang dimaksud belum tentu positif.

Bisa jadi daya tahan tubuh ODP sedang turun. Perlu swab tes lagi, atau uji sampel lendir tenggorakan yang bersangkutan.

Jubir Presiden terkait Virus Corona atau Covid-19, Achmad Yurianto, hasil tes kilat tak serta merta dapat digunakan sebagai acuan.

Buktinya seperti kasus di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). HSS yang sebelumnya nol kasus, kini mencatatkan satu pasien Covid-19 perdana.

Pasien berkode HBS-9 itu sempat dua kali di-rapid tes. Semuanya hasilnya negatif. Karena curiga, Gugus Tugas setempat melakui swab tes.

“Hasilnya positif, sekarang ia kita karantina mandiri,” terang Bupati Achmad Fikry didampingi Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Siti Zainab, malam tadi.

Kembali ke Muslim, dari 58 pengidap Covid-19 itu sebanyak 30 di antaranya adalah ODP, 13 orang isolasi mandiri, tujuh orang yang sudah meninggal dunia, dan delapan orang dinyatakan sembuh.

Mereka tersebar di rumah sakit rujukan, RSUD Ulin Banjarmasin 12 orang, RS Moch Anshari Saleh Banjarmasin empat orang dan RS Abdul Azis Marabahan, Barito Kuala dua orang.

Selanjutnya, RS Boeyasin Tanah Laut tiga orang, RS Badaruddin Tanjung, Tabalong dua orang, RS Damanhuri Barabai, Hulu Sungai Tengah tiga orang.

Kemudian, RS Idaman Banjarbaru dua orang, RS Hasan Basyri Kandangan, Hulu Sungai Selatan (HSS), dan RS Bhayangkara Banjarmasin masing-masing satu orang.

Khusus tiga orang pasien yang telah dinyatakan sembuh telah melewati dua kali swab tes. Hasilnya dinyatakan negatif.

Mereka adalah KS Covid-16 dari Banjarmasin, KS Covid-6 dari Kabupaten Banjar dan KS Covid-17 dari Banjarmasin.

Hingga saat ini jumlah ODP yang menjalani isolasi di gedung karantina Banjarbaru sebanyak 27 orang.
Mayoritas yang masuk karantina ini berasal dari klaster Gowa, selebihnya adalah hasil pelacakan petugas di penjuru pintu masuk Kalsel.

PASIEN SEMBUH

Di balik kabar duka, ada kabar baik. Dari update Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, Kamis (16/4) sore, ada tiga tambahan pasien sembuh dari Covid-19.

Praktis, jumlah pasien yang sembuh sampai hari ini bertambah menjadi delapan orang. Tiga pasien yang sembuh itu semuanya berasal dari Kota Banjarmasin.

Mereka semua menyusul lima pasien yang lebih dulu dilaporkan sembuh. Masing-masing dua dari Kabupaten Banjar, satu dari Tabalong, dan sisanya Banjarmasin.

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz Fadhillah

CATATAN REDAKSI: Artikel ini semata untuk mewaspadai penyebaran informasi yang belum tentu benar di tengah wabah Covid-19. Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang mendalam soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

VIDEO: Adu Mulut Petugas Dishub Banjarmasin dan Pengelola Parkir RSUD Ulin
apahabar.com

Kalsel

Dandim Dibonceng Anggota Dewan Tinjau Lokasi TMMD
apahabar.com

Kalsel

Bhabinkamtibmas Desa Ranggang Ingatkan Protokol Kesehatan pada Warga
apahabar.com

Kalsel

Putus Mata Rantai Covid-19, Bhabinkamtibmas Polres HST Galang Sinergi

Kalsel

PSBB Banjar-Banjarbaru Dimulai Dini Hari, Tukang Sayur Pun Dihentikan

Kalsel

Kebakaran Pasar Batuah Banjarmasin Renggut Nyawa, Satu Koma
apahabar.com

Kalsel

Wamen LHK Batal Kunjungi Meratus
apahabar.com

Kalsel

Save Meratus, Pemkab HST Tagih Jawaban Menteri Jonan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com