Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Ratusan Bangsawan Saudi Terinfeksi Corona, Raja Salman Mengasingkan Diri

- Apahabar.com Sabtu, 11 April 2020 - 05:25 WIB

Ratusan Bangsawan Saudi Terinfeksi Corona, Raja Salman Mengasingkan Diri

Raja Salman. Sumber: Reuters

apahabar.com, JAKARTA – Ratusan bangsawan Arab Saudi dikabarkan terinfeksi Corona (Covid-19). Kondisi tersebut membuat Raja Salman harus mengasingkan diri.

Dokter di rumah sakit elit yang merawat anggota Al-Saud sedang menyiapkan sebanyak 500 tempat tidur dan menekankan kondisi di sana dalam keadaan ‘siaga tinggi’.

“Arahan harus siap untuk V.I.P dari seluruh negara,” tulis pesan dari Rumah Sakit Spesialis King Faisal yang diterima The New York Times pada Selasa (7/4).

“Kami tidak tahu berapa banyak kasus yang akan kami dapatkan tetapi waspada, semua pasien kronis harus dipindahkan secepatnya, kasus ‘darurat’ yang akan diterima lebih awal,” lanjut pesan tersebut.

Lebih dari enam minggu setelah Arab Saudi melaporkan kasus pertamanya, virus Corona COVID-19 dilaporkan turut menginfeksi keluarga kerajaan. Sebanyak 150 bangsawan di kerajaan sekarang diyakini telah tertular virus Corona COVID-19.

Raja Salman pun disebut telah mengasingkan diri demi menjaga keselamatannya di sebuah istana pulau dekat kota Jeddah di Laut Merah.

Putra Mahkota Mohammed bin Salman dikabarkan mundur, dan banyak pula para menteri yang pergi ke tempat terpencil di pantai yang sama di mana rencananya akan membangun kota futuristik yang dikenal dengan Neom.

Sementara itu, Pangeran Faisal bin Bandar pun dilaporkan terinfeksi virus Corona. Hal ini dikonfirmasi oleh dua dokter yang menanganinya dan memiliki ikatan dekat dengan keluarga kerajaan.

Menurut dokter dan orang-orang terdekat keluarga kerajaan ia positif usai melakukan perjalanan ke Eropa. Hal ini pun dianggap menjadi pembawa virus Corona COVID-19 ke lingkungan kerajaan.

Sumber: detik.com
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Vonis PTUN Soal Blokir Internet di Papua, Simak Tanggapan Menkominfo
apahabar.com

Nasional

Ke Kemenhan, Jokowi Ingatkan Prabowo Soal Anggaran Pertahanan
apahabar.com

Nasional

MA Hukum Lion Air Rp 6,4 Miliar
Jokowi Harapkan Kapal Selam KRI Alugoro Sebagai Awal Kemandirian Alutsista Nasional

Nasional

Jokowi Harapkan Kapal Selam KRI Alugoro Sebagai Awal Kemandirian Alutsista Nasional
Presiden Jokowi

Nasional

Presiden Jokowi Ajak Industri Manfaatkan Teknologi Digital
apahabar.com

Nasional

Aliansi Dokter Dunia Sebut Covid-19 Tak Ada, Satgas: Misinformasi!
apahabar.com

Nasional

Jemaah Haji HST Siap Menuju Arafah
apahabar.com

Nasional

Suhu Minus 5 derajat Celsius, Ratusan WNI di Helsinki Rayakan Pemilu 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com