Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Ridwan Kamil: PSBB Bodebek Dimulai Rabu Dini Hari

- Apahabar.com Minggu, 12 April 2020 - 18:46 WIB

Ridwan Kamil: PSBB Bodebek Dimulai Rabu Dini Hari

Gubernur Jabar Ridwan Kamil memberi penjelasan soal PSBB di Gedung Pakuan Pemprov Jabar. Foto- detikcom/Dony Indra

apahabar.com, BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) akan menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di lima wilayah.

Kebijakan tersebut diambil untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona baru atau Covid-19.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, PSBB akan efektif mulai berlaku pada Rabu (15/04) dini hari. Lima wilayah itu, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, dan Kota Depok.

“Kami koordinasikan dan kami menetapkan bahwa PSBB akan dimulai di hari Rabu dini hari tanggal 15 April 2020,” katanya dalam keterangan pers di Pemprov Jabar, seperti dilansir iNews.id, Minggu (12/04).

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini mengungkapkan, PSBB akan berlaku selama dua pekan atau hingga 14 hari ke depan. “Setelah 14 hari kita evaluasi apa diteruskan atau kurangi intensitasnya,” ujarnya.

Emil memaparkan, keputusan tersebut diambil setelah Pemprov Jabar melakukan video conference dengan 5 kepala daerah. Rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Barat juga dihadiri jajaran TNI dan Polri.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) setuju pemberlakuan PSBB di wilayah penyangga Jakarta yaitu Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek). Pengajuan PSBB di wilayah tersebut diajukan Pemprov Jawa Barat.

Keputusan itu tak lepas dari status Jakarta dan wilayah penyangganya sebagai episentrum penyebaran virus corona. Jakarta telah menerapkan PSBB sejak kemarin Jumat (10/04).

Kepastian itu disampaikan juru bicara pemerintah untuk penanganan corona, Achmad Yurianto. Yuri mengatakan keputusan itu diambil Kemenkes hari ini, Sabtu (11/04). “Sudah (disetujui), hari ini,” ucapnya.(Ins)

Editor: Aprianoor

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Mumtaz Rais Ungkap Soal Ribut dengan Pimpinan KPK di Pesawat
apahabar.com

Nasional

Memanas, Ketua DPRD Kalsel Tak Mau Disuruh Duduk Pedemo
apahabar.com

Nasional

Pengakuan Pesinetron Dari Jendela SMP ke Polisi, Beli Sabu Demi Kurusin Badan
apahabar.com

Nasional

Gelombang 10 Mungkin Penutup Program Kartu Prakerja
Vaksin

Nasional

Soal Vaksin Covid-19, IDI Tunggu BPOM Keluarkan Izin
apahabar.com

Nasional

Dari Madura ke Sekumpul, Ngalap Berkah Orang Saleh
Harga Melambung, Pemerintah Batasi Ekspor Masker

Nasional

Harga Melambung, Pemerintah Batasi Ekspor Masker
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Beberapa Bahan Pokok Defisit di Sejumlah Provinsi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com