Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Rumah Dipasangi Stiker Khusus, Kebutuhan Warga Penajam Aman

- Apahabar.com Senin, 27 April 2020 - 12:46 WIB

Rumah Dipasangi Stiker Khusus, Kebutuhan Warga Penajam Aman

Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara Tohar. Foto: Antara

apahabar.com, PENAJAM – Kebutuhan pokok warga Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur selama menjalani isolasi mandiri ditanggung pemerintah.

Mereka yang mengisolasi diri saat pandemi Covid-19, rumahnya dipasangi tanda khusus berupa stiker dalam pengawasan.

“Ditanggung pemerintah kabupaten sampai masa karantina berakhir,” jelas Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Tohar dilansir Antara, Senin (27/4).

Rumah warga yang dipasangi tanda khusus berupa stiker dalam pengawasan agar melakukan isolasi mandiri di daerah itu terdata sebanyak 77 rumah.

Tersebar di Kecamatan Penajam 40 rumah, Kecamatan Waru 11 rumah, 19 rumah di Kecamatan Babulu dan di Kecamatan Sepaku tujuh rumah.

Rumah warga yang dipasangi tanda khusus berupa stiker diawasi langsung oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Percepatan COVID-19 Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Pemasangan stiker itu bertujuan memudahkan pengawasan petugas kepada warga yang memiliki riwayat perjalanan ke Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan,” kata Tohar.

Selama melakukan isolasi mandiri, katanya, warga pelaku perjalanan ke Kabupaten Gowa itu dibantu kebutuhan pokoknya oleh pemerintah kabupaten sampai masa karantina berakhir.

Kebutuhan pokok yang ditanggung Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara itu berupa sembako (sembilan bahan pokok) dan elpiji selama masa karantina.

Semua masyarakat di sekitar, termasuk RT, desa atau kelurahan, diminta ikut mengawasi bersama babinsa dan babinkamtibmas terhadap warga yang rumahnya dipasangi tanda khusus berupa stiker tersebut.

Pemerintah Kabupaten PPU mengambil langkah setelah mengetahui ditemukannya penyebaran virus Corona di daerah itu melalui transmisi atau penularan lokal.

Penularan melalui transmisi lokal diperoleh dari kontak langsung pasien positif Covid-19 dari pelaku perjalanan ke Kabupaten Gowa atau terjadinya interaksi dengan lingkungannya.

Untuk menekan jumlah penularan lokal Covid-19 tersebut, Pemerintah PPU memasang tanda khusus berupa stiker di rumah warga yang terdata pelaku perjalanan ke Kabupaten Gowa.

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Jajaki Kerja Sama Sektor Pariwisata, Seychelles Puji Pulau Maratua
apahabar.com

Kaltim

2019, Pelayanan Kaltim Harus Ditingkatkan
apahabar.com

Kaltim

Pagi Tadi, Korban Diterkam Buaya di Buluminung Ditemukan
apahabar.com

Kaltim

Penajam Zona Oranye, Dua Anggota DPRD Positif Covid-19
apahabar.com

Kaltim

Sampai Hari Ini, Tol Balsam Dipastikan Masih Gratis
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Bak Indonesia Mini, Warga Papua Tak Perlu Khawatir
apahabar.com

Kaltim

40 Transmigran di Kaltim Dijatah 2 Hektar Lahan per Orang
apahabar.com

Kaltim

Jelang Iduladha, Kaltim Pecah Rekor Harian Kasus Positif Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com