Penyerang Polsek Daha Simpatisan ISIS, Legislator Kalsel: Agamanya Kurang Breaking News: PDP Kabur di Banjarbaru Akhirnya Ditemukan! Pertama, Kalsel Uji Terapi Pengobatan Pasien Covid-19 Pengganti Vaksin Toko Buah di Teweh Diserbu Pria Bersajam, Dua Perempuan Terluka Polisi Bongkar Makam Korban Pembunuhan Ibu Kandung di Teweh




Home Kaltim

Senin, 27 April 2020 - 12:46 WIB

Rumah Dipasangi Stiker Khusus, Kebutuhan Warga Penajam Aman

Uploader - Apahabar.com

Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara Tohar. Foto: Antara

Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara Tohar. Foto: Antara

apahabar.com, PENAJAM – Kebutuhan pokok warga Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur selama menjalani isolasi mandiri ditanggung pemerintah.

Mereka yang mengisolasi diri saat pandemi Covid-19, rumahnya dipasangi tanda khusus berupa stiker dalam pengawasan.

“Ditanggung pemerintah kabupaten sampai masa karantina berakhir,” jelas Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Tohar dilansir Antara, Senin (27/4).

Rumah warga yang dipasangi tanda khusus berupa stiker dalam pengawasan agar melakukan isolasi mandiri di daerah itu terdata sebanyak 77 rumah.

Tersebar di Kecamatan Penajam 40 rumah, Kecamatan Waru 11 rumah, 19 rumah di Kecamatan Babulu dan di Kecamatan Sepaku tujuh rumah.

Baca juga :  Hut Kaltim ke 62, Berjuang untuk Kaltim Berdaulat

Rumah warga yang dipasangi tanda khusus berupa stiker diawasi langsung oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Percepatan COVID-19 Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Pemasangan stiker itu bertujuan memudahkan pengawasan petugas kepada warga yang memiliki riwayat perjalanan ke Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan,” kata Tohar.

Selama melakukan isolasi mandiri, katanya, warga pelaku perjalanan ke Kabupaten Gowa itu dibantu kebutuhan pokoknya oleh pemerintah kabupaten sampai masa karantina berakhir.

Kebutuhan pokok yang ditanggung Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara itu berupa sembako (sembilan bahan pokok) dan elpiji selama masa karantina.

Semua masyarakat di sekitar, termasuk RT, desa atau kelurahan, diminta ikut mengawasi bersama babinsa dan babinkamtibmas terhadap warga yang rumahnya dipasangi tanda khusus berupa stiker tersebut.

Baca juga :  Kaltim Tuntut Kejelasan soal Pengelolaan Migas

Pemerintah Kabupaten PPU mengambil langkah setelah mengetahui ditemukannya penyebaran virus Corona di daerah itu melalui transmisi atau penularan lokal.

Penularan melalui transmisi lokal diperoleh dari kontak langsung pasien positif Covid-19 dari pelaku perjalanan ke Kabupaten Gowa atau terjadinya interaksi dengan lingkungannya.

Untuk menekan jumlah penularan lokal Covid-19 tersebut, Pemerintah PPU memasang tanda khusus berupa stiker di rumah warga yang terdata pelaku perjalanan ke Kabupaten Gowa.

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Wagub Hadi Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Tak Bayarkan THR
apahabar.com

Kaltim

MPR : PMP Perlu Kembali Diajarkan di Sekolah
apahabar.com

Kaltim

Sudah 36 Nyawa Melayang, Kaltim Bakal Pulihkan Lubang Bekas Tambang
apahabar.com

Kaltim

Izin Usaha Kaltim Masih Dominan Sektor Pertambangan
apahabar.com

Kaltim

Kubar Dikepung Tambang; Badak Sumatera Nasibmu KiniĀ 
apahabar.com

Kaltim

Alasan Petugas Medis Penajam Gunakan Jas Hujan Hadapi Covid-19
apahabar.com

Kaltim

Stok Pupuk Subsidi di Kaltim Aman

Kaltim

Demo Pabrik Semen Ricuh, Polisi dan Mahasiswa Sama-Sama Dilarikan ke RS