Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Rupiah Ditutup Melemah Seiring Negatifnya Data Ekonomi Akibat Covid-19

- Apahabar.com Kamis, 16 April 2020 - 19:03 WIB

Rupiah Ditutup Melemah Seiring Negatifnya Data Ekonomi Akibat Covid-19

Pekerja menghitung uang dollar Amerika Serikat di bawah tumpukan rupiah di sebuah tempat penukaran uang di Jakarta. Foto- Antara/Akbar Nugroho Gumay

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore melemah dipicu negatifnya data ekonomi akibat wabah Virus Corona baru atau Covid-19.

Rupiah ditutup melemah 65 poin atau 0,42 persen menjadi Rp 15.640 per dolar AS dari sebelumnya Rp 15.575 per dolar AS.

“Pasar kembali khawatir dengan dampak ekonomi dari penyebaran pandemi virus corona,” kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Kamis (16/04).

Kekhawatiran pasar muncul dari anjloknya data penjualan ritel di AS yang mencapai minus 8,7 persen pada Maret 2020. Kondisi tersebut merupakan yang terendah dalam sejarah Negeri Paman Sam sejak 1992.

Selain itu indeks aktivitas manufaktur di kawasan New York juga terjun bebas hingga minus 78,2 persen. Penurunan data ekonomi juga tercermin dari laporan bank sentral AS Federal Reserve (Fed) yang menyatakan tingkat pengangguran akan naik akibat pandemi Covid-19.

Berbagai lembaga Internasional, seperti Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Dunia, maupun Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD), sudah memproyeksikan ekonomi global akan tumbuh negatif 2,8 persen akibat wabah Covid-19.

IMF juga memperkirakan bahwa pertumbuhan di Asia akan terhenti pada nol persen pada tahun 2020. Itu akan menjadi kinerja pertumbuhan terburuk dalam hampir 60 tahun, termasuk selama krisis keuangan global (4,7 persen) dan krisis keuangan Asia (1,3 persen).

Namun Asia diperkirakan masih akan lebih baik daripada wilayah lain dalam hal kegiatan ekonomi.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah di posisi Rp 15.658 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp 15.640 per dolar AS hingga Rp 15.754 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis menunjukkan rupiah melemah menjadi Rp15.787 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp 15.707 per dolar AS.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Pandemi Belum Usai, Perusahaan Cina Mau Nambang di Kotabaru
apahabar.com

Ekbis

Stok Logistik Kalsel Aman, 250 Ton Gula Masuk Awal Ramadan

Ekbis

Jokowi Sampaikan Prioritas Industri Turunan Batu Bara
apahabar.com

Ekbis

Data Ekonomi Positif di Tiga Benua, Harga Minyak Global Naik
apahabar.com

Ekbis

Kontrak Baru Pertamina di Rig Hakiryu Senilai 96 Juta Dolar
apahabar.com

Ekbis

Aset Berisiko Dapat Sentimen Positif, Rupiah Menguat
apahabar.com

Ekbis

Soal Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Dibatalkan, Ini Kata Menkeu Sri Mulyani
apahabar.com

Ekbis

Rangkaian HPN 2020, Wartawan Dapat Ilmu Berbisnis Dari BNI
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com