ABK Lenyap di Pulau Laut Kotabaru, SAR Gabungan Turun Tangan Harga Sawit Kotabaru Moncer Hari Ini, Petani Ngeluh Viral Video Antrean Solar, Bagaimana Stok Kalsel? Heboh! Polisi Kotabaru Gerebek Perusahaan Jasa Penagih Hutang Pinjol Tak Keluarkan Peringatan Dini, BMKG Prakirakan Siang Hari Kalsel Hujan Ringan

Salah Kaprah, Penyemprotan Disinfektan di Balai Kota Banjarmasin Dihentikan

- Apahabar.com     Kamis, 2 April 2020 - 13:34 WITA

Salah Kaprah, Penyemprotan Disinfektan di Balai Kota Banjarmasin Dihentikan

Para tamu yang akan memasuki Balai Kota Banjarmasin wajib masuk bilik disinfektan. Foto diambil pada Senin 23 Maret 2020. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Penyemprotan cairan disinfektan menjadi tren belakangan waktu ini sebagai upaya membunuh Virus Corona (Covid-19).

Namun patut diingat cairan pembasmi kuman penyakit itu diperuntukkan untuk benda. Bukan anggota tubuh manusia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, Machli Riyadi membeberkan alasan mengapa disinfektan ke tubuh itu tidak direkomendasikan.

Sebab kata dia cairan kimia itu berpotensi mencederai anggota tubuh, misalnya iritasi pada kulit, mata dan anggota tubuh lainnya.

“Itu tidak kita rekomendasikan, makanya penyemprotan yang dilakukan di Balai Kota [Banjarmasin] sudah kami hentikan sementara melihat kandungannya terlebih dulu,” katanya.

Demi menghindari terjadinya kerugian atas penyemprotan disinfektan, Machli mengatakan alangkah baiknya supaya memperhatikan standar pembuatannya yang direkomandasikan tim kesehatan.

Artinya, masyarakat jangan asal menyemprotkan larutan kimia itu. Carilah bahan disinfektan yang aman digunakan baik itu untuk benda maupun tubuh.

Sebenarnya, disinfektan efektif disemprotkan pada permukaan benda-benda sekitar yang berpotensi didatangi virus. Bahan disinfektan bisa saja disemprotkan, kecuali, menggunakan bahan yang aman tidak mencederai anggota tubuh.

“Dianjurkan disinfektan disemprotkan pada benda seperti meja, lift, pagar, tangga, ruangan dan benda lainnya, termasuk di udara juga bisa disemprotkan,” ucapnya.

Sebagai upaya mencegah terjangkitnya Covid-19 itu Machli juga mengimbau agar rajin mencuci tangan, jaga jarak dan perbanyak di rumah.

Sebelumnya, per 23 Maret lalu, Balai Kota Banjarmasin menerapkan bilik atau ruangan disinfektan. Bilik itu dimodifikasi dengan tenda berukuran sedang. Di dalam tenda sudah dilengkapi dua buah kipas angin yang diisi cairan disinfektan.

Pengunjung bahkan aparatur sipil negara (ASN) yang ingin ke Balai Kota diwajibkan masuk ke ruangan itu. Di sana pengunjung disuruh berhenti di tanda merah sambil memutar badan sebanyak 2 kali.

Orang yang ke luar dari bilik sudah dianggap bersih dan bisa berbaur dengan orang sekitar.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

CATATAN REDAKSI: Artikel ini semata untuk meluruskan prosedur pencegahan wabah Covid-19. Tidak untuk menyudutkan pihak manapun. Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang mendalam soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS..!! Si Jago Merah Luluh Lantakkan Rumah di Jalan Veteran Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Prostitusi Online di Martapura: Cari Pelanggan via MiChat, Tarif Ratusan Ribu
apahabar.com

Kalsel

30 Artefak Rasul di Banjar, Prof Manan Jamin Asli
Berbuat Mesum

Kalsel

Viral! Video Sepasang Muda-Mudi Diduga Berbuat Mesum, Polres HST Turun Tangan

Kalsel

Atasi Karhutla, Pemprov Kalsel Maksimalkan Personel Damkar
apahabar.com

Kalsel

Jadi Presiden PKS, Ahmad Syaikhu Tegaskan Oposisi
apahabar.com

Kalsel

Kearsipan Banjar Raih Predikat Baik
apahabar.com

Kalsel

Polres HST Gelar Pengamanan di Haul KH Mahfudz Amin ke-26
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com