Banjir Kalsel, Mayat Mengapung Kembali Ditemukan di Banjar Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel Yuk Nyumbang, apahabar.com Buka Posko Peduli Banjir Kalsel Breaking News! Jalan Nasional Banjarmasin – Hulu Sungai Putus Lagi Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel

Beredar Hoaks Covid-19 di Marabahan, Satu Warga Baru Tiba dari Filipina

- Apahabar.com Jumat, 10 April 2020 - 18:22 WIB

Beredar Hoaks Covid-19 di Marabahan, Satu Warga Baru Tiba dari Filipina

Petugas dari Puskesmas Marabahan seusai memeriksa warga Ulu Benteng yang diisukan baru tiba dari Filipina. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Ketenangan warga Kelurahan Ulu Benteng, Kecamatan Marabahan, mendadak terusik akibat kabar salah seorang warga baru tiba dari Filipina, Jumat (10/4) siang.

Pria tersebut dikabarkan bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) dan baru pulang dari Filipina. Selain dari luar negeri, pria yang memperistri warga Ulu Benteng ini datang dalam keadaan sakit.

Lantas untuk mengetahui kebenaran kabar yang beredar, Puskesmas Marabahan langsung mendatangi rumah mertua pria itu.

Ternyata kedatangan tiga petugas kesehatan yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap bersama anggota Koramil Marabahan, menimbulkan kegaduhan lain.

Setelah dilakukan pemeriksaan, pria dimaksud dinyatakan dalam kondisi cukup sehat, sekaligus menepis kabar yang beredar.

Namun demikian, pria berusia 23 tersebut tetap dalam pengawasan Puskesmas Marabahan, karena mengalami sedikit flu dan sakit tenggorokan.

“Selebihnya orang itu tak mengeluhkan batuk dan demam. Direncanakan pria ini diikutkan rapid test, Senin (13/4),” demikian konfirmasi Camat Marabahan, Eko Purnomo Sakti, Jumat (10/4).

“Memang yang bersangkutan bekerja di kapal sebagai pengambil sampel batubara, sehingga dimungkinkan berinteraksi dengan orang-orang dari daerah lain, termasuk luar negeri,” imbuhnya.

Terkait APD lengkap yang dikenakan petugas, hal tersebut sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). “Dari info awal yang diterima, orang tersebut dalam kondisi sakit dan petugas pun harus mengenakan APD lengkap,” beber Eko.

Sementara hingga update terakhir yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Batola, jumlah total ODP di Bumi Selidah mencapai 25 orang.

Sedangkan pasien positif masih tetap seorang. Pasien dengan kode Btl-01 ini sedang dalam perawatan di RSUD Abdul Aziz Marabahan.

Kemudian Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 2 orang dan Orang Tanpa Gejala (OTG) 12 orang.

OTG merupakan keluarga maupun warga yang teridentifikasi telah berinteraksi dengan Btl-01, berdasarkan hasil contact tracking.

“OTG diperlakukan sesuai keadaan dan terus dipantau selama 14 hari,” sahut dr Azizah Sri Widari, juru bicara GTPP Covid-19 Batola.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Syarif

CATATAN REDAKSI: Artikel ini semata untuk mewaspadai penyebaran informasi yang belum tentu benar di tengah wabah Covid-19. Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang mendalam soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

PMI

Kalsel

SK Terbit, PMI Tabalong Dapat Izin Dirikan Unit Donor Darah
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Polisi di Banjarmasin Naik Pangkat, Simak Pesan Kapolresta
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Ribu Jemaah Diprediksi akan Padati Wilayah Masjid Jami Esok Malam
Gereja

Kalsel

Gereja di Banjarmasin Gelar Ibadah Natal Tatap Muka, Berikut Aturannya
apahabar.com

Kalsel

804 Pemasangan APK di Banjarmasin Diduga Melanggar Ketentuan, Kecamatan Ini Terbanyak
apahabar.com

Kalsel

Dini Hari, Warga Pasar Batuah Geger Mayat Penuh Luka
apahabar.com

Kalsel

Setelah Kampung Hijau, Pangambangan Dibidik Jadi Destinasi Wisata Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Jembatan Alalak I Ditutup, Arus di Terminal Handil Bakti Macet
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com