Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan

Sebelum Ditutup, Dishub Perketat Pengawasan Pintu Masuk Kalsel

- Apahabar.com Jumat, 10 April 2020 - 05:15 WIB

Sebelum Ditutup, Dishub Perketat Pengawasan Pintu Masuk Kalsel

Kepala Dishub Provinsi Kalsel, H Rusdiansyah. Foto-apahabar.com/ Ahya Firmansyah

apahabar.com, BANJARMASIN – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kalsel, H Rusdiansyah sempat terpikir ingin menutup pintu masuk orang ke Bumi Pangeran Antasari.

Seringin bertambahnya pasien yang teridap Covid-19 di Kalsel.

Namun, pertimbangan itu hanya sebatas pemikiran.

Mengingat sejauh ini langkah yang diambil yakni cukup dengan memperketat pengawasan di tiap pintu masuk orang masuk ke Kalsel.

Disamping itu, keinginan untuk menutup pintu masuk juga mempertimbangkan semua dampaknya.

“Ke depan akan kita lihat perkembangannya, apakah perlu ditutup nanti, karena semua berdampak sekarang. Yang pasti saat ini dilakukan pengetatan pengawasan,” tegas Rusdiansyah, Kamis (9/4).

Rusdiansyah menginstruksikan jajarannya untuk terus memantau orang masuk, baik melalui darat, laut maupun udara.

Dia memastikan, pengetatan pengawasan lewat jalur udara telah dilakukan di bandara internasional Syamsudin Noor bersama pihak Angkasa Pura.

“Lalu di pelabuhan kapal laut, tidak boleh memuat penumpang tapi hanya boleh barang. Jika ada ABK, maka dia tidak boleh turun berkeliaran tetapi tetap harus diam di kapal,” jelasnya.

Sementara pada jalur darat, seperti melalui terminal, lanjut Rusdiansyah telah ditangani langsung oleh Tim Gugus Tugas untuk mengawasinya.

Sejauh ini, dicontohkan Rusdiansyah, Bus Rapid Transit (BRT), sekarang hanya maksimal memuat 12 orang saja.

Langkah itu dilakukan menerapkan social distancing sehingga ada jarak satu meter di dalamnya.

“Jam operasinya juga sudah dibatasi. Kalau untuk membatasi orang keluar masuk ke wilayah kita, itu perlu dikoordinasikan dengan gugus tugas. Banyak yang masih harus dipertimbangkan,” tandasnya.

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Prajurit TNI Sigap Bantu Evakuasi dan Padamkan Kebakaran Rumah Warga

Kalsel

Drama Haji Travellindo, Supaya Berangkat Jemaah Setor Puluhan Juta Lagi
apahabar.com

Kalsel

UMP Kalsel Meningkat, BLK Juga Dituntut Optimal
apahabar.com

Kalsel

Terima Kunjungan Ketua PTUN Banjarmasin, Kapolresta Banjarmasin: Siap Bersinergi
apahabar.com

Kalsel

Negatif Covid-19, 17 Orang Klaster Gowa di Tapin Dipulangkan
apahabar.com

Kalsel

Apa Kabar Nasrudin, Terdakwa Nabi Palsu di HST
apahabar.com

Kalsel

Lakukan Evaluasi, Tim GTPP Covid-19 Kalsel Berkunjung ke Tapin
apahabar.com

Kalsel

SMPN 3 Paringin Bertekad Wujudkan Sekolah Berbudaya Lingkungan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com