Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu… Ratusan Anggota Polda Kalsel Naik Pangkat, Irjen Rikwanto Beri Wanti-wanti

Sejak Darurat Covid-19, Masker Kulit dari Garut Mulai Diminati Pasar

- Apahabar.com     Kamis, 16 April 2020 - 19:46 WITA

Sejak Darurat Covid-19, Masker Kulit dari Garut Mulai Diminati Pasar

Perajin menunjukan masker kulit buatannya di Sukaregang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (16/04). Foto-Antara/Feri Purnama

apahabar.com, GARUT – Masker dari bahan kulit sapi dan domba yang diproduksi perajin kulit di Sukaregang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mulai diminati pasar dari sejumlah daerah di Indonesia sejak diberlakukannya darurat Covid-19 yang mengharuskan orang memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

“Alhamdulillah peminatnya lumayan, banyak yang pesan dari berbagai daerah,” kata Sanjay Muhamad Ahsan perajin masker kulit di Kampung Sukaregang, Garut, Kamis (16/04).

Ia menuturkan, masker berbahan kulit yang baru dibuatnya itu tidak membutuhkan waktu lama untuk bisa diterima masyarakat Garut bahkan dari luar kota.

Sejak masker kulit itu dibuat, kata dia, sudah ada orang dari Makassar, Sulawesi Selatan memesan masker tersebut karena bentuknya menarik dan terlihat bagus.

Selain pemesan dari luar Jawa, kata dia, dari institusi pemerintahan seperti TNI dan Polri juga meminta dibuatkan masker kulit tersebut dengan jumlah cukup banyak.

“Yang pesan ada dari Makassar, lalu TNI dari Jakarta juga ada, bahkan polisi dari Polres Garut juga pesan masker kulit,” katanya.

Ia mengungkapkan, wabah Covid-19 tidak menjadikan aktivitas sehari-hari sebagai perajin kulit berhenti produktif.

Sejak larangan ke luar rumah, Sanjay bersama dua pekerjanya berdiam diri di rumah dengan tetap produktif membuat masker kulit yang saat ini diminati pasar.

“Dengan kondisi seperti ini kami tetap bekerja di sini, tidak keluar, alhamdulillah bisa membuat karya baru yaitu masker kulit,” katanya.

Ia menceritakan, awalnya masker kulit itu dibuat untuk kebutuhan sendiri dan orang terdekat, namun banyak orang yang menilai bagus dan mendorong untuk menjualnya ke pasaran.

Masker kulit itu, kata dia, lalu dibuat dengan model menarik, dengan permukaan luar bahan kulit, sedangkan bagian dalamnya ada tempat tisu yang nyaman saat dipakai.

“Tadinya cuma iseng buat masker dari kulit, dilihat sama teman, katanya bagus kalau dijual, akhirnya saya buat banyak,” katanya.

Menurut dia, masker kulit tersebut cocok digunakan saat berkendara sepeda motor maupun aktivitas lain di luar rumah.

Masker kulit dengan model beragam itu, kata dia, dijual dengan harga sampai Rp120 ribu atau tergantung model.

“Saya jual masker kulit ini tergantung model ada harganya yang sampai Rp120 ribu,” katanya.

Salah seorang pembeli masker kulit, Irwan mengaku, masker kulit buatan G’Dors Custume Walet itu cukup bagus dan nyaman saat dipakai.

Apalagi musim wabah Covid-19, kata dia, merasa lebih aman menggunakan masker kulit saat mengendarai sepeda motor.

“Saya kan sering pakai motor, pakai masker kulit ini merasa lebih aman, saat dipakai juga nyaman, modelnya juga bagus,” kata Irwan.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Bocah Kaltim

Tak Berkategori

Ngeri, Jasad Bocah Kaltim Ditemukan Utuh di Perut Buaya

Tak Berkategori

Dua Pekan Tutup, Sistem Perbankan Afghanistan Terancam Ambruk
Kasus Positif

Tak Berkategori

Tambah 31 Kasus Positif di Balikpapan, Lagi-Lagi Perusahaan Konstruksi Jadi Klaster

Tak Berkategori

RESMI! Kejari Banjarmasin Bentuk Timsus Usut Dugaan Pungli HKN
Chelsie Monica

Tak Berkategori

Gegara Chelsie Monica, Netizen Ramai Unduh Aplikasi Game Catur Mobile
apahabar.com

Tak Berkategori

Keramat Guru Rosyad, Vespa yang Tak Bisa Dipindah
apahabar.com

Tak Berkategori

Ada Tujuh Kasus Korupsi Mandek di Kejati Kalsel
apahabar.com

Tak Berkategori

Ibunya Wafat, Mikha Tambayong Batal Tampil di Java Jazz Festival 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com