Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan

Sejak Darurat Covid-19, Masker Kulit dari Garut Mulai Diminati Pasar

- Apahabar.com Kamis, 16 April 2020 - 19:46 WIB

Sejak Darurat Covid-19, Masker Kulit dari Garut Mulai Diminati Pasar

Perajin menunjukan masker kulit buatannya di Sukaregang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (16/04). Foto-Antara/Feri Purnama

apahabar.com, GARUT – Masker dari bahan kulit sapi dan domba yang diproduksi perajin kulit di Sukaregang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mulai diminati pasar dari sejumlah daerah di Indonesia sejak diberlakukannya darurat Covid-19 yang mengharuskan orang memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

“Alhamdulillah peminatnya lumayan, banyak yang pesan dari berbagai daerah,” kata Sanjay Muhamad Ahsan perajin masker kulit di Kampung Sukaregang, Garut, Kamis (16/04).

Ia menuturkan, masker berbahan kulit yang baru dibuatnya itu tidak membutuhkan waktu lama untuk bisa diterima masyarakat Garut bahkan dari luar kota.

Sejak masker kulit itu dibuat, kata dia, sudah ada orang dari Makassar, Sulawesi Selatan memesan masker tersebut karena bentuknya menarik dan terlihat bagus.

Selain pemesan dari luar Jawa, kata dia, dari institusi pemerintahan seperti TNI dan Polri juga meminta dibuatkan masker kulit tersebut dengan jumlah cukup banyak.

“Yang pesan ada dari Makassar, lalu TNI dari Jakarta juga ada, bahkan polisi dari Polres Garut juga pesan masker kulit,” katanya.

Ia mengungkapkan, wabah Covid-19 tidak menjadikan aktivitas sehari-hari sebagai perajin kulit berhenti produktif.

Sejak larangan ke luar rumah, Sanjay bersama dua pekerjanya berdiam diri di rumah dengan tetap produktif membuat masker kulit yang saat ini diminati pasar.

“Dengan kondisi seperti ini kami tetap bekerja di sini, tidak keluar, alhamdulillah bisa membuat karya baru yaitu masker kulit,” katanya.

Ia menceritakan, awalnya masker kulit itu dibuat untuk kebutuhan sendiri dan orang terdekat, namun banyak orang yang menilai bagus dan mendorong untuk menjualnya ke pasaran.

Masker kulit itu, kata dia, lalu dibuat dengan model menarik, dengan permukaan luar bahan kulit, sedangkan bagian dalamnya ada tempat tisu yang nyaman saat dipakai.

“Tadinya cuma iseng buat masker dari kulit, dilihat sama teman, katanya bagus kalau dijual, akhirnya saya buat banyak,” katanya.

Menurut dia, masker kulit tersebut cocok digunakan saat berkendara sepeda motor maupun aktivitas lain di luar rumah.

Masker kulit dengan model beragam itu, kata dia, dijual dengan harga sampai Rp120 ribu atau tergantung model.

“Saya jual masker kulit ini tergantung model ada harganya yang sampai Rp120 ribu,” katanya.

Salah seorang pembeli masker kulit, Irwan mengaku, masker kulit buatan G’Dors Custume Walet itu cukup bagus dan nyaman saat dipakai.

Apalagi musim wabah Covid-19, kata dia, merasa lebih aman menggunakan masker kulit saat mengendarai sepeda motor.

“Saya kan sering pakai motor, pakai masker kulit ini merasa lebih aman, saat dipakai juga nyaman, modelnya juga bagus,” kata Irwan.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

emas antam

Ekbis

Naik 1.000 per Gram, Segini Harga Emas Antam Hari Ini
apahabar.com

Ekbis

Wabah Corona, Kawasan Ekonomi China Jadi Sepi
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Melemah Seiring Kekhawatiran Pasar Atas Penyebaran Virus Corona
apahabar.com

Ekbis

Cerita Perwira Polisi di Kotabaru Nyambi Jualan Ubi Madu

Ekbis

Aktivitas Manufaktur Mulai Menggeliat, Rupiah Menguat
apahabar.com

Ekbis

Update H-6 Lebaran, Harga Bahan Pokok di Banjarmasin Berangsur Turun
apahabar.com

Ekbis

PHE-Medco E&P Simenggaris Teken Perjanjian Jual Beli Gas
apahabar.com

Ekbis

Pilpres AS Berlangsung Ketat, IHSG Ditutup Melemah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com