Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

Sejarah Baru Polres Tapin, Gagalkan Peredaran Sabu 103,86 Gram

- Apahabar.com Kamis, 9 April 2020 - 14:03 WIB

Sejarah Baru Polres Tapin, Gagalkan Peredaran Sabu 103,86 Gram

Pelaku atas nama Nurbaiti (32) dan suaminya Taupik Rahman (22), warga Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten HSS terancam hukuman mati karena nekat mengedarkan sabu di Tapin. Foto-Polres Tapin for apahabar.com

apahabar.com, RANTAU – Sejarah baru berhasil ditorehkan Polres Tapin. Mereka berhasil menggagalkan peredaran 103,86 gram narkotika jenis sabu.

Hal itu disampaikan Kapolres Tapin, AKBP Eko Hadi Prayitno dalam jumpa pers via daring.

Kepada awak media, Eko menjelaskan dalang utama di balik kasus itu merupakan pasangan suami istri asal Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

“Pelaku atas nama Nurbaiti (32) dan suaminya Taupik Rahman (22), warga Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten HSS,” ujar Eko.

Awal kisah, Polsek Tapin Utara mendapatkan informasi dari masyarakat yang mana di Jalan Datu Suban Kelurahan Rantau Kiwa sering terjadi transaksi narkotika.

Kemudian pada Selasa (7/4) pukul 20.40, polisi yang sedang mengimbau warga untuk mewaspadai penularan Covid-19 itu bertemu dengan kedua pelaku.

Singkat cerita, dalam penggeledahan yang dilakukan polisi mendapati sabu berbungkuskan tisu dengan amplop dan kantong plastik.

Tanpa banyak cerita, polisi langsung mengamankan sabu seberat 100,15 gram itu. Tak puas dengan tangkapan itu polisi kemudian melakukan pendalaman.

Keesokan harinya pada Rabu (18/4/) jajaran Satresnarkoba Polres Tapin menggeledah rumah tersangka di Jalan Gerilya, Desa Tanah Bangkang Kecamatan Sungai Raya.

“Saat dilakukan penggeledahan di rumah tersangka ini kami dapati lagi 14 paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 3,71 gram,” terang Eko.

“Ini merupakan sejarah baru untuk Polres Tapin,” ungkapnya lagi.

Pelaku akan dikenakan Pasal 144 ayat 2 sub 122 junto pasal 132 ayat 1 tentang UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Pasutri ini terancam hukuman mati atau minimal kurungan 6 tahun penjara.

Reporter: Muhammad Fauzi Fadilah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Motif Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Didalami, Begini Penjelasan Polisi
apahabar.com

Hukum

Ngaku Mati Demi Gaji, Guru SDN Ini Terancam Penjara 20 Tahun
apahabar.com

Hukum

Habib Bahar Smith Diadili Hari Ini
apahabar.com

Hukum

Eks Kalapas Sukamiskin Divonis Lebih Ringan
apahabar.com

Hukum

KPK Geledah 2 Kantor Dinas Provinsi Kepulauan Riau
Kasus Dugaan Korupsi BBM di Tanbu Naik Tahap Penyidikann

Hukum

Kasus Dugaan Korupsi BBM di Tanbu Naik Tahap Penyidikan
apahabar.com

Hukum

Sungai Tabuk Daerah Rawan Peredaran Narkoba
apahabar.com

Hukum

Maling Helm Mahasiswa Ketangkap Basah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com