Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

Selain Penjara, Kades Sungai Seluang Mesti Bayar Uang Pengganti

- Apahabar.com Kamis, 30 April 2020 - 19:41 WIB

Selain Penjara, Kades Sungai Seluang Mesti Bayar Uang Pengganti

Ilustrasi kasus korupsi dana desa. Foto-Net

apahabar.com, MARABAHAN – Peringatan keras kepada pengemplang Dana Desa agar tidak senasib Rd, mantan Kepala Desa Sungai Seluang, Kecamatan Belawang, Kabupaten Barito Kuala

Dalam sidang putusan yang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banjamasin, awal pekan tadi, Rd dikenai hukuman berlapis.

Rd divonis penjara selama 2 tahun dan 6 bulan, serta denda Rp50 juta atau subsidair 3 bulan kurungan.

“Terdakwa juga diharuskan membayar uang pengganti sebesar Rp500.641.101,” jelas Kepala Kejaksaan Negeri Barito Kuala, La Kanna, melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Andri Kurniawan, Kamis (30/04).

“Kalau tak dibayar satu bulan sejak keputusan tetap, harta terdakwa dilelang. Masih tak mencukupi, diganti kurungan selama 15 bulan,” imbuhnya.

Hukuman tersebut disebabkan ulah terdakwa selama menjabat kepala desa Sungai Seluang antara 2017 hingga 2018. Rd membuat laporan fiktif Dana Desa, sehingga merugikan negara sebesar Rp545.641.010.

Lantas terdakwa telah mengembalikan Rp45 juta ke kas desa. Namun demikian, kerugian negara masih tersisa sebesar Rp500.643.010.

Disamping penyalahgunaan anggaran, terdakwa juga diketahui tidak membentuk Pelaksana Teknis Pengelolaan Keuangan Desa (PTPKD) selama 2017 hingga 2018.

Dalam pengambilan uang di rekening kas desa, dilakukan sendiri oleh tersangka tanpa permintaan pembayaran dari pelaksana kegiatan.

Selanjutnya uang yang dicairkan atau diambil dari rekening kas desa dikuasai terdakwa. Dalam bagian terakhir aksi, terdakwa membuat laporan seolah-olah kegiatan sudah direalisasikan.

Imbasnya oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Banjamasin, Rd terbukti melanggar Pasal 3 ayat (1) jo Pasal 18 UU RI No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah ditambah diubah dengan UU No20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Diduga Ada Korban Pembunuhan Dicor, Polisi Bongkar Lantai Musala
apahabar.com

Hukum

Gegara Sajam Tanduk Rusa, Pemuda Barabai Dibekuk di Terminal
apahabar.com

Hukum

Dikenal Pendiam, Ibu Korban Penusukan Jembatan Lima Sesalkan Kepergian Anaknya
apahabar.com

Hukum

Polda Metro Jaya Ungkap Penyeludupan 5.571 Ponsel asal Cina
apahabar.com

Hukum

Terdakwa Pembakar MAN 1 HST Divonis 3 Tahun, PH Pikir-pikir Ambil Upaya Hukum
apahabar.com

Hukum

Ngamuk di Siring Laut, Enal Bule Diringkus Polisi
apahabar.com

Hukum

Puluhan Ribu Ekstasi dan 1 Kilogram Sabu Gagal Edar di Kalsel
apahabar.com

Hukum

Wanita Penilap Duit Dealer Rp 5 M Menangis Divonis 4 Tahun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com