BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Soal Rapid Test, Keluarga Pasien Positif Covid-19 Harus Jadi Prioritas

- Apahabar.com Rabu, 1 April 2020 - 09:57 WIB

Soal Rapid Test, Keluarga Pasien Positif Covid-19 Harus Jadi Prioritas

Ilustrasi Rapid Test. Foto-Gatra.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Pasien positif Covid-19 di Kalimantan Selatan terus meningkat. Jika sebelumnya hanya 5, kini pasien yang terinfeksi virus Corona berjumlah 8 orang.

Untuk meminimalkan penyebaran virus tersebut, pemerintah diminta memfasilitasi agar pihak keluarga positif Covid-19 bisa mengikuti rapid test.

“Tolong pemerintah memfasilitasi keluarga positif Covid-19 agar bisa mengikuti rapid test secara gratis,” sebut anggota DPR RI, Syafruddin H. Maming kepada apahabar.com, Rabu (1/4) pagi.

Cuncung memandang rapid test penting dilakukan kepada keluarga pasien positif Covid-19 di Kalsel. Sebab, dia meyakini antara pasien dan keluarganya telah menjalin kontak. Politisi PDI Perjuangan itu tidak ingin virus Corona makin menyebar tak terkendali di Kalsel.

“Itu yang kita takutkan. Jadi keluarga korban wajib ikut rapid test,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Kalsel, M. Syaripuddin, menyatakan selain warga yang sudah berstatus pasien dalam pengawasan (PDP), warga lainnya yang berstatus orang dalam pengawasan (ODP) pun harus mengikuti tes tersebut.

“Kalau bisa diutamakan selain PDP juga bagi ODP. Kalau ada warga yang positif maka orang di sekitarnya pun harus diutamakan, sesuai dengan jejak pasien positif itu,” sebut Bang Dhin.

Sementara itu, Pemprov Kalsel memperpanjang status tanggap darurat penanganan virus corona di Kalsel dari 3 April sampai 16 April 2020. Pemprov juga sudah memutuskan untuk membatasi akses masuk orang melalui jalur darat, laut, dan udara.

Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sikap Komisi II Terkait Polemik Reklame di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Banjarmasin, Usia 40 Tahun Sumbang Kematian Terbesar
apahabar.com

Kalsel

Pandemi Covid-19, Polda Kalsel Sebar Sembako hingga Masker Bantuan
apahabar.com

Kalsel

Dihadiri Moeldoko, Paman Birin Resmikan Kantor Jhonlin Group

Kalsel

Cerita Siti Khadijah Balita 5 Hari Ikut Baayun Maulid di Masjid Sultan Suriansyah
apahabar.com

Kalsel

Geger Mayat Pakai Helm Mengapung di Benua Anyar Banjar
apahabar.com

Kalsel

Sudah 469 Kasus, Tala Urutan 3 Tertinggi Covid-19 di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Di Tanbu, Yayasan Haji Maming Serahkan Ratusan APD dan Ribuan Alat Rapid Test
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com