Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Soroti Tarawih Berjemaah di Tengah Pandemi Covid-19, PBNU: Satgas yang Turun Tangan

- Apahabar.com Rabu, 29 April 2020 - 12:00 WIB

Soroti Tarawih Berjemaah di Tengah Pandemi Covid-19, PBNU: Satgas yang Turun Tangan

Wakil Ketua Umum PBNU, Mochammad Maksum Machfoedz. Foto-nu.or.id

apahabar.com, JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyoroti masih adanya Muslim yang melaksanaan ibadah berjemaah tanpa menghiraukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah daerah. PBNU menyebut selain diberikan pencerahan, Satgas Covid-19 juga harus turun tangan.

Wakil Ketua Umum PBNU, Mochammad Maksum Machfoedz menyadari tafsir terhadap sikap keagamaan memang biasa beragam. Walau begitu, PBNU terus kampanye untuk memberi pencerahan dan pemahaman agar ibadah disesuaikan pedoman PSBB.

“Akan tetapi pasti ada saja yang tidak bisa menerima karena ini berkaitan dengan keragaman keyakinan dan pemahaman,” kata Maksum seperti diberitakan Republika, Selasa (28/4).

Maksum mengakui adanya pemaknaan tauhid yang bisa berbeda selama pandemi corona. Anggapan yang biasa muncul di sebagian Muslim misalnya “masa takut sama corona? kok malah enggak takut sama Tuhan, dan kemudian enak saja meninggalkan jama’ah”.

“Pencerahan dan penyerahan pemahaman bahwa keputusan PBNU dalam tausiahnya, sama sekali tidak melunturkan tauhid,” ujar Maksum.

PBNU menyarankan jika sebagian Muslim ngeyel beribadah tanpa memperhatikan PSBB maka sebaiknya Satgas Covid-19 yang bertindak. Sebab mereka dibekali instrumen hukum dalam menerapkan PSBB secara menyeluruh.

“Kalau sudah kepentingan umum begini ini,ya tugas satgas PSBB yang harus tegas mengaturnya untuk menghindarkan diri dari resiko sosial yang lebih fatal,” ujar Maksum.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD berujar agar Muslim fokus pada ibadah wajib sambil mencegah penularan corona. Mahfud menyayangkan Muslim yang mengejar pahala sunnah seperti shalat tarawih berjamaah, tapi jadi rentan terpapar corona.

Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

Haul Guru Sekumpul, Puluhan Sekolah Diliburkan

Religi

VIDEO: Mengenang Abah Guru Sekumpul (2), Berganti Nama Karena Sebuah Isyarat
apahabar.com

Habar

Meski Aman, Dinkes Kalsel Antisipasi Masuknya Virus Corona di Momentum Haul Guru Sekumpul ke 15
apahabar.com

Hikmah

Ketika Pahala Zikir Setimpal dengan Haji, Umrah, dan Jihad
apahabar.com

Ceramah

Cara Mudah Meyakini Isra Mikraj, Begini Penjelasan Syekh Mutawalli Asy Sya’rawi
apahabar.com

Religi

Para Nabi pun Bekerja, Berikut Ragam Usaha Mereka
apahabar.com

Habar

NU Kalsel Imbau Warga Nahdliyyin Rayakan Malam Nishfu Sya’ban di Rumah
apahabar.com

Religi

Cerita Aktor Drakor yang Pernah di-Bully karena Muslim
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com