H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel Polda Kaltim Gagalkan Peredaran Sabu 6 Kg di Samarinda dan Balikpapan Banjarmasin Resmi Perpanjang Tanggap Darurat Banjir, Kecamatan Timur Terparah! Resmi! Banjarmasin Berlakukan Pembatasan Transisi Mulai Hari Ini Dear Korban Banjir Kalsel, Posko untuk Gugat Gubernur Sahbirin Segera Dibuka!

Sosok Hasan Zain, Dokter Kalsel yang Gugur Saat Pandemi Covid-19 di Mata Rekan

- Apahabar.com Rabu, 15 April 2020 - 14:09 WIB

Sosok Hasan Zain, Dokter Kalsel yang Gugur Saat Pandemi Covid-19 di Mata Rekan

Jenazah dr Hasan Zain disalatkan di halaman RSUD Ulin sebelum dikebumikan di Pemakaman Al-Faizun, Banjarmasin, Rabu (15/4). Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Selama pandemi Covid-19, sudah dua dokter di Kalimantan Selatan gugur. Teranyar, adalah dr Hasan Zain.

Dokter spesialis paru-paru itu mengembuskan napas terakhir di rumah sakit yang pernah dipimpinnya, RSUD Ulin Banjarmasin, Rabu (15/4) pagi.

Sontak kabar itu membuat kaget pihak keluarga dan para rekannya. Semua merasa kehilangan sosok dokter kelahiran Puruk Cahu, 15 November, 75 tahun silam itu.

Selama masa hidupnya dr. Hasan Zain rupanya tak hanya aktif di bidang medis. Ia juga kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Kami sangat kehilangan sosok beliau. dr Hasan adalah tokoh di PKS,” ungkap Sekretaris DPW PKS Kalsel, Awan Subarkah dihubungi apahabar.com.

dr Hasan Zain tercatat pernah menjabat sebagai Direktur RSUD Ulin Banjarmasin periode 1999-2000 dan menjadi dokter senior di Bumi Lambung Mangkurat.

Awan Subarkah punya kenangan sendiri di masa mendiang hidup. Zain, kata Awan, adalah sosok panutan bagi kader muda PKS.

“Almarhum adalah orang yang baik. Lembut dalam tutur kata,” tutur Awan.

dr Hasan Zain dalam kenangan Awan sangat menghargai yang lebih muda dan bersemangat dalam beraktivitas sosial.

“Sosoknya sangat dihormati dan tidak sedikit jasanya bagi Kalsel. Beliau juga anggota dan tokoh PKS yang menjadi calon legislatif DPR-RI dapil Kalsel 2 tahun 2019 lalu,” ujar dia.

Awan mengajak masyarakat agar mendoakan yang terbaik bagi sosok almarhum dr. Hasan Zain.

“Mohon kepada masyarakat dapat mendoakan beliau. Kita semua kehilangan sosok dokter senior dan juga tokoh masyarakat. Banyak kenangan bersama beliau namun tidak bisa kita ungkapkan dengan kata,” ujarnya mengakhiri.

Kabar meninggalnya dr Hasan Zain tersiar melalui pesan berantai di jejaring media sosial, termasuk whatsapp.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Suciati membenarkan berpulangnya salah satu dokter senior Kalsel itu.

Dokter spesialis paru itu masuk isolasi di RSUD Ulin dengan keluhan sesak napas.

“Iya jam 7.20. Terkonfirmasi positif kemarin sore hasilnya ada. Semingguan dirawatan, dokter praktik,” ujar Suciati kepada apahabar.com, pagi tadi.

Protokol penanganan jenazah layaknya pasien Covid-19. Peti mati dibungkus plastik.

Usai disalatkan di halaman RSUD Ulin, jasad dibawa oleh petugas medis yang menggunakan baju hazmat.

Saat ini jasad sang dokter telah dikebumikan di Pemakaman Al-Faizun, Banjarmasin.

Meninggalnya tokoh 75 tahun itu menambah daftar dokter yang gugur di tengah pandemi Covid-19.

Sebelumnya drg Gunawan Oentaryo yang juga ketua Perhimpunan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) juga tutup usia usai dirawat di RSUD Ulin, belum lama tadi.

 

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Cegah Covid-19, Polresta Banjarmasin Punya Trik Jitu

Kalsel

Cegah Covid-19, Polresta Banjarmasin Punya Trik Jitu
apahabar.com

Kalsel

UIN Antasari Tambah Jumlah Guru Besar
Apahabar.com

Kalsel

Tapin Siap Berlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Ada 7.106 Pemilih Difabel Di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Jelang HUT TNI ke-75, Kodim 1007/Banjarmasin Salurkan 250 Paket Bantuan untuk Warga
apahabar.com

Kalsel

Jutaan Ikan Mati, Petani Ikan di Marabahan Menjerit
apahabar.com

Kalsel

Ribuan Buruh Kepung DPRD Kalsel, Supian HK Janjikan Pertemuan dengan DPD-DPR RI
apahabar.com

Kalsel

Pemuda Pengangguran di Kelayan Timur Dibekuk Lantaran Miliki Sabu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com