Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan

Sri Mulyani: Bank Pembangunan Islam Siap Beri Dana Darurat Covid-19

- Apahabar.com Senin, 27 April 2020 - 14:10 WIB

Sri Mulyani: Bank Pembangunan Islam Siap Beri Dana Darurat Covid-19

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, dukungan IsDB merupakan hasil kerja sama dengan Bank Dunia dan Bank Pembiayaan Infrastruktur Asia alias Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB). Foto-Antara/Indrianto Eko Suwarso

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan Bank Pembangunan Islam (IsDB) siap memberikan dana darurat untuk mengatasi pandemi virus corona baru atau Covid-19 yang berkisar 200-250 juta dolar AS.

“Dana darurat COVID-19 dari IsDB dalam proses negosiasi berkisar antara 200-250 juta dolar AS,” kata Sri Mulyani dalam laman instagram yang dipantau di Jakarta, Senin (27/04).

Sri Mulyani mengatakan hal tersebut menjadi salah satu hasil pembicaraan virtual dengan Presiden IsDB Bandar Hajjar mengenai langkah pemerintah dalam bidang kesehatan, bantuan sosial, maupun insentif dunia usaha.

Dalam kesempatan itu ia memastikan IsDB akan memberikan dukungan bersama dengan lembaga multilateral lain seperti Bank Dunia dan Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB) untuk mengatasi Covid-19

“IsDB meluncurkan program 3 R (Respons, Restore, Restart),” kata Sri Mulyani.

Sebelumnya pemerintah memastikan akan mengandalkan pinjaman dari lembaga multilateral untuk mendukung pembiayaan berbagai program stimulus.

Namun pembiayaan dari lembaga multilateral ini bukan merupakan langkah mendesak yang akan dimanfaatkan untuk penanganan Covid-19.

Langkah yang paling utama dilakukan pemerintah adalah melakukan sejumlah realokasi atau refocusing belanja APBN yang tidak mendesak seperti perjalanan dinas atau pertemuan rapat.

Selain itu pemerintah juga akan mengandalkan pembiayaan penerbitan surat utang seperti pandemic bonds untuk mendukung pelebaran defisit anggaran.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Melonjak Lagi, Harga Emas Antam Tembus Rekor Baru
apahabar.com

Ekbis

Ditopang Stimulus Fiskal AS, Rupiah Diprediksi Lanjut Menguat Hari Ini
apahabar.com

Ekbis

Hyundai dan Uber Sepakat Kembangkan Taksi Udara
apahabar.com

Ekbis

WhatsApp Hadir dengan Mode Gelap, Bagaimana Mengaktifkannya?
apahabar.com

Ekbis

Membanggakan, Kopi Kalsel Dilirik di Finlandia
apahabar.com

Ekbis

Hari Ini, Saham China Lanjutkan Tren Pelemahan
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Menguat, Terdongkrak Kebijakan The Fed Turunkan Suku Bunga
Honda CRF 150 L

Ekbis

Laris Manis, Beli Honda CRF 150 Mesti Menunggu Sebulan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com