IJTI Kalsel Gelar UKJ dan Musda Ke-IV, Budi Ismanto: Wartawan TV Harus Kompeten Jelang Pelantikan, Karangan Bunga Anies Baswedan hingga MHM Hiasi Balai Kota Banjarmasin Belasan Terduga Pelaku Prostitusi Online Diamankan Polres Banjarbaru, 6 Masih di Bawah Umur Jelang Iduladha, Kalsel Siapkan Belasan Ribu Hewan Kurban MK Tunda Sidang, H2D Tetap Pede Diskualifikasi BirinMU

Suka Duka Nor Kader JKN di Barabai, Beratnya Ditinggal Pergi

- Apahabar.com Jumat, 3 April 2020 - 14:47 WIB

Suka Duka Nor Kader JKN di Barabai, Beratnya Ditinggal Pergi

Kader JKN, Norlailatil. Foto-Reza for apahabar.com

apahabar.com, KANDANGAN – Keisengan Norlailatil mendaftar sebagai Kader Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), berbuah pengalaman berharga, baik suka maupun duka.

Sudah satu tahun ini, ia mengarungi lika liku sebagai garda terdepan program strategis BPJS Kesehatan itu.

Terhitung sejak Oktober 2018 hingga sekarang, wanita yang kerap disapa Nor masih mantap jadi Kader JKN di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Barabai.

Nor awalnya hanya jadi PPOB (Payment Point Online Bank) di Desa Telaga Langsat, Hulu Sungai Selatan (HSS).

Berbekal pengalaman itu, segala tugas menjadi kader JKN mudah dilaluinya. Dia mendorong para peserta JKN di sekitarnya untuk rutin membayar iuran.

“Ini yang meneguhkan saya untuk terjun menjadi seorang Kader JKN. Sinergi itu jugalah yang menggugah saya berkontribusi dalam menyukseskan Program Nasional yang digawangi oleh BPJS Kesehatan,” ujar Nor belum lama tadi.

Tak sedikit pengalaman berharga didapat Nor saat bercerita kepada tim BPJS Kesehatan.

“Hal yang saya sukai dalam menjalankan tugas ini apabila masyarakat yang saya datangi sangat antusias terhadap Program JKN-KIS, mereka menyambut dengan senang dan mendaftar sebagai peserta,” cerita Nor.

Selain dapat bertegur sapa dengan masyarakat yang dikunjungi, Nor merasa senang dapat membagi informasi mengenai program JKN-KIS kepada orang lain.

Tak jarang Nor juga menerima berbagai macam keluh kesah yang kemudian ia teruskan ke Kantor Cabang untuk ditindaklanjuti.

Nor merasa, menjadi seorang Kader JKN merupakan amanah dari program JKN-KIS yang disematkan padanya.

“Dalam hati, saya bangga menjadi kader, karena secara langsung bisa membantu program pemerintah. Dan adanya program ini juga, saya jadi jembatan masyarakat dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan dengan mudah tanpa mengeluarkan biaya berlebih,” aku Nor.

Sebaliknya, hal yang tak menyenangkan pun tak jarang ia temui.

Mulai dari penolakan dari masyarakat yang dikunjungi, hingga salah alamat.

Mayoritas masyarakat menganggap tidak menggunakan kartu berarti tidak perlu mendaftar, terlebih membayarkan iurannya secara rutin.

“Yang berat lagi jika peserta yang saya kunjungi ternyata pindah, dan tidak melaporkan ke kantor BPJS Kesehatan. Kadang rute yang ditempuh lumayan jauh, tapi tidak menemui hasil,” keluh Nor.

Sebagai kader, Nor juga menyelipkan sebuah harapan untuk Program JKN-KIS.

“Hal yang sangat saya harapkan tentu saja agar para peserta seluruhnya khususnya yang menunggak iuran, dapat segera melunasi tagihannya dan selanjutnya akan membayar iuran secara terus menerus tanpa harus ditagih,” harap Nor.

Dia berpesan kepada peserta JKN, jika suatu saat memanfaatkan KIS, tidak perlu bingung jika terkendala.

Sebabnya tak lain karena permasalahan iuran yang belum dibayar.

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Berikut 4 Cara Merawat Bahan Pakaian Agar Tetap Awet
Atta dan Aurel

Gaya

Batal Honeymoon ke Dubai, Atta dan Aurel Senang-senang di Bali
apahabar.com

Gaya

Gara-gara Mobil Ini, Menteri Keuangan Orde Baru “Dipermasalahkan” Masuk Istana
apahabar.com

Gaya

3 Cara Jitu Mengajarkan Anak Berpuasa
apahabar.com

Gaya

No Surti No Party, Suzuki Thunder 250cc Banjarmasin Modif Bobber
apahabar.com

Gaya

Demi Lindungi Generasi Muda, Pemkot Bogor Perangi Segala Jenis Rokok
apahabar.com

Gaya

Amankah Penderita Asam Urat Konsumsi Minyak Ikan?
apahabar.com

Gaya

Mau Jadi Reseller, Simak 6 Tips Suksesnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com