Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Tak Sekadar Tolak Omnibus Law Cipta Kerja, Buruh Juga Tagih Bantuan Pemerintah

- Apahabar.com Rabu, 22 April 2020 - 19:14 WIB

Tak Sekadar Tolak Omnibus Law Cipta Kerja, Buruh Juga Tagih Bantuan Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Kalsel M Syaripuddin saat audiensi dengan perwakilan buruh di ruang kerjanya. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Dalam audiensi dengan unsur pimpinan DPRD Kalsel, Aliansi Pekerja Buruh Banua tak sekadar menolak DPR RI melanjutkan pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Mereka juga menagih janji bantuan dari pemerintah.

“Yang tadi menerima sebenarnya bukan Ketua DPRD Kalsel. Tapi Wakil Ketua DPRD Kalsel M Syaripuddin,” kata Yoeyoen Indharto, Ketua FSPMI Kalsel membuka wawancara usai audiensi, Rabu(22/4).

Dalam pertemuan yang berlangsung lebih dari satu jam, pihaknya meminta DPRD Kalsel membereskan persoalan stimulus buruh terdampak Covid-19.

“Kita minta pemerintah menangguhkan iuran jaminan kesehatan. Karena banyak juga teman-teman yang dirumahkan atau PHK tanpa pesangon,” tekannya.

Selain itu dia menagih janji pemerintah memberikan bantuan sembako yang dibayarkan setiap bulan sumber APBD. “Dibayarkan sekali sebulan, selama empat bulan, belum terealisasi,” ungkapnya.

Wakil Ketua DPRD Kalsel M Syarifuddin mengatakan, siapa pun yang terdampak Covid-19 akan mendapat bantuan dari pemerintah. Dengan catatan datanya lengkap.

“Kalau dia tidak mendapat bantuan dari provinsi dan pusat, daerah bisa menggunakan dana desa,” kata politisi yang biasa disapa Bang Dhin ini.

Catatan, kata Bang Dhin kembali, ada data ribuan buruh yang terdampak. Dewan siap menyampaikan data itu pada pemerintah provinsi untuk mendapat bantuan..

“Dari Rp 800 miliar dana desa, sebenarnya 25 persen bisa dimanfaatkan untuk bantuan terdampak Covid-19,” tutup politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Syarif

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mengenal Lebih Dekat Kai Penjelajah, Sosok Panutan Relawan Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Hasil Swab Massal di DPRD Kalsel Negatif
apahabar.com

Kalsel

AKBP Andi Adnan Beri Penghargaan Personil yang Kreatif Tangkal Paham Radikal
apahabar.com

Kalsel

Enam Kadin di Kalsel Layangkan Surat Mosi Tak Percaya Kepemimpinan Ketum Edy Suryadi
apahabar.com

Kalsel

Positif Covid-19 di Tanbu Bertambah 8 Orang
apahabar.com

Kalsel

Lindungi Tenaga Medis di Zona Merah, Euro Fans Club Banjarmasin Sumbang APD
apahabar.com

Kalsel

Pencegahan Covid-19 di Kotabaru Sasar Desa Eks Transmigrasi, Ada ODP Lapor
apahabar.com

Kalsel

Mandi di Jamban, Pria Ayan Terseret Arus Sungai Martapura
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com