Pak Wali… Pengungsi Banjir di Banjarmasin Mulai Sakit-sakitan, Poskes Over Diduga Sakit Hati, Pria Gantung Diri di Batulicin Sering Cekcok dengan Istri Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir dan Ancaman Tim Paman Birin, “Sudah Jatuh Warga Tertimpa Tangga” PMI Balikpapan Tak Terima Bantuan Pakaian Bekas untuk Korban Banjir Kalsel

Tambah 1 Pasien Positif, Batola Tertinggi Kedua Covid-19 di Kalsel

- Apahabar.com Rabu, 15 April 2020 - 19:07 WIB

Tambah 1 Pasien Positif, Batola Tertinggi Kedua Covid-19 di Kalsel

Seiring peningkatan kasus positif, warga Barito Kuala dianjurkan membatasi aktivitas di luar rumah. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Jumlah pasien positif Covid-19 dari Barito Kuala bertambah menjadi total 5 orang.

Berdasarkan data terakhir dari Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian Penanganan (GTPPP) Covid-19 Batola, Rabu (15/4), 1 pasien tersebut sebelumnya merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Juga berasal dari Kecamatan Wanaraya, PDP berusia 50 tahun tersebut sudah dirujuk ke RSUD Ansari Saleh Banjarmasin sejak, Minggu (12/4).

“Pasien tersebut juga menjadi bagian dari Kluster Gowa yang sedang dirawat di RSUD Ansari Saleh,” jelas dr Azizah Sri Widari, juru bicara GTPPP Batola.

Dengan 5 pasien positif, Batola menduduki peringkat kedua Covid-19 di Kalimantan Selatan. Banjarmasin menempati peringkat teratas dengan 21 pasien.

Selain penambahan jumlah pasien positif, ODP di Batola juga melonjak menjadi 50 orang. Dari ODP tersebut, 15 di antaranya merupakan orang baru dan kesemuanya berasal dari Kecamatan Barambai.

“Tambahan 15 ODP dari Barambai merupakan bagian dari Kluster Gowa yang sudah melewati masa pantau,” beber Azizah.

Seiring peralihan status Kluster Gowa tersebut, Barambai menjadi kecamatan penyumbang ODP terbesar di Batola dengan 23 orang.

Sementara Mandastana memiliki 5 ODP, disusul Marabahan, Cerbon, Rantau Badauh dan Alalak masing-masing 4 ODP.

Sedangkan Wanaraya yang sudah mengonfirmasi 5 pasien positif, memiliki 3 ODP. Kemudian Anjir Pasar 2 orang dan Jejangkit 1 orang.

Selain mengawasi perkembangan kondisi ODP, Batola juga terus memantau Orang Tanpa Gejala (OTG) yang berjumlah 30 orang.

28 di antaranya berasal dari Wanaraya yang merupakan hasil contact tracking pasien positif Btl-01. Sedangkan 2 OTG lain tercatat sebagai warga Alalak.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dendam Anak Diserempet, Ayah di Halong Tikam Tetangga
PNS

Kalsel

Baru Diproses Hari Ini, Gaji PNS Pemkot Banjarmasin Dipastikan Telat
apahabar.com

Kalsel

Hari Juang Kartika 2018, Kodim 1007/Banjarmasin Gelar Bakti Sosial
apahabar.com

Kalsel

Bersih-Bersih di HST, Ratusan Obat Ilegal dan Sabu Dimusnahkan Jaksa
apahabar.com

Kalsel

Gara-Gara Elpiji, Rumah Beton di Japri Zam-Zam Terbakar
Cabai

Kalsel

Harga Cabai di Kalsel Meroket, Simak Penyebabnya
apahabar.com

Kalsel

Siang Bolong, Peluru Tembus Rumah Warga di Karang Bintang Tanbu
apahabar.com

Kalsel

Kabar Baik, 50 Pasien di Tabalong Sembuh dari Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com