Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah

Tenang, Tak Ada Penolakan Jasad PDP di Gambut

- Apahabar.com     Selasa, 14 April 2020 - 18:00 WITA

Tenang, Tak Ada Penolakan Jasad PDP di Gambut

Jasad PDP yang kabarnya sempat ditolak warga telah dikebumikan di Alkah Nurfaizin, Jalan S Parman, Gang Kalimantan 1,, Selasa sore. Foto: Polsek Gambut for apahabar.com

apahabar.com, MARTAPURA – Polisi memastikan tidak ada penolakan pemakaman jasad pasien dalam pengawasan (PDP) di Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Hal itu ditegaskan langsung Kapolsek Gambut Iptu Jenny Rahman kepada apahabar.com pada Selasa (14/4) sore.

Jasad yang bersangkutan saat ini telah dikebumikan di Alkah Nurfaizin, Jalan S Parman, Gang Kalimantan 1.

“Tidak ada penolakan dari warga, bahkan sekarang ini kita tengah mengawal jalannya pemakaman,” jelasnya.

Dari laporan polisi, jasad itu berasal dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr H Moch Ansari Saleh Banjarmasin.

Pemakaman dilakukan dengan pengawalan ketat jajaran Polres Banjar, Polda Kalsel, dan Polsek Gambut.

Jasad yang dimakamkan, sebut dia, dipastikan sudah melalui prosedur tetap pemulasaraan pasien Covid-19. Petugas yang memakamkan si pasien juga mengenakan APD atau baju Hazmat.

Kabar yang sempat beredar bahwa ada penolakan terhadap jasad itu, kata Jenny, tak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Berita yang sempat beredar ini tidak sesuai dengan apa yang kita alami di lapangan,” jelasnya.

Masyarakat di sana diketahui tak melakukan penolakan kepada jenazah tersebut dan pemakaman berjalan dengan lancar.

Dalam proses pemakaman tersebut dihadiri sekitar 15 orang saja dan sudah ditentukan jarak aman.

“Jarak aman 10 meter, keluarga korban tidak dibolehkan mendekat,” tambahnya.

Dikonfirmasi, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Banjar, Diauddin turut memastikan tidak ada penolakan dari masyarakat setempat.

Sesuai informasi dari RS Ansari Saleh, kata dia, mendiang berstatus PDP. Namun tidak bisa dipastikan ia mengidap Covid-19 atau tidak.

“Sesuai informasi dari RS Ansari Saleh, jenazah bermukim di Batola yang dimakamkan di Gambut karena ingin bergabung di alkah keluarga,” kata Diauddin kepada apahabar.com.

Reporter: Ahc15/Hendra Lianoor
Editor: Fariz Fadhillah

======

Catatan redaksi: Tulisan ini mengalami penyesuaian pada pernyataan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Banjar, Diauddin.

 

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

wisuda

Tak Berkategori

Dear Ratusan Wisudawan, Ini Permintaan Rektor UIN Antasari Banjarmasin
apahabar.com

Tak Berkategori

Potret Rapat Paripurna DPRD Kalsel Saat Pandemi Covid-19
apahabar.com

Tak Berkategori

Kabar Duka, Jurnalis PDP Corona di Kalteng Tutup Usia
Piala AFF 2020

Tak Berkategori

Tampil di Piala AFF 2020, Elkan Baggot Dilirik Klub Asal Jepang

Tak Berkategori

20 Tahun Jadi Istri Kedua, Nita Thalia Sebut Penghasilannya Dipotong Selama 15 Tahun, Nurdin : Rp 30 Juta Per Bulan Buat Dia
Kalimantan Selatan

Tak Berkategori

Masih PPKM Level IV, Penjagaan Perbatasan Kotabaru Diperketat
apahabar.com

Tak Berkategori

Namanya Tommy Soeharto Dicatut, Admin Pemilik Twitter Dilaporkan
Barito Putera

Tak Berkategori

Jadwal Pekan Pertama Liga 1: Barito Putera Ladeni Persib Bandung di Tangerang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com