Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Terdeteksi, Puluhan Alumnus Gowa asal Banjarbaru Ditetapkan ODP

- Apahabar.com Kamis, 9 April 2020 - 15:33 WIB

Terdeteksi, Puluhan Alumnus Gowa asal Banjarbaru Ditetapkan ODP

Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani memantau langsung kedatangan warga di Bandara Syamsudin Noor demi memutus mata rantai penularan Covid-19. Foto-Humas Pemkot Banjarbaru

apahabar.com, BANJARBARU – Kabar baik datang dari Satgas Darurat Covid-19 Banjarbaru. Mereka telah berhasil mendeteksi para eks peserta Itjima Ulama Dunia 2020 Gowa, Sulawesi Selatan.

Setelah berhasil dilacak, puluhan alumnus Itjima Ulama itu langsung ditetapkan sebagai orang dalam pemantauan (ODP).

Langkah yang diambil Satgas itu guna memutus mata rantai penularan Corona menyusul banyaknya pasien Covid-19 yang berasal dari klaster Gowa.

Bahkan dua di antaranya sudah meninggal dunia. Itu belum termasuk satu warga Banjarmasin yang menjalani perawatan medis di Balikpapan, Kalimantan Timur.

“Kami sudah bekerja sama dengan Capil [Catatan Sipil] untuk melacak KTP-nya. Semua sudah terpantau, tadi disampaikan oleh Camat ada yang kooperatif ada yang tidak kooperatif,” jelas Juru Bicara Gugus P3 Covid-19 Banjarbaru, Said Abdullah kepada apahabar.com, Kamis (9/4) siang.

Juru Bicara Gugus P3 Covid-19 Banjarbaru, Said Abdullah. Foto-apahabar.com/Fida

Lantas bagaimana dengan mereka yang tidak kooperatif? “Yang tidak kooperatif akan diberikan arahan untuk dibawa ke rumah singgah,” lanjut Said.

Mereka, lanjut Said, bukan orang bermasalah. Hanya perlu istirahat di rumah.

Ditemui di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan, Rizana Mirza memastikan para alumnus Gowa itu dalam kondisi baik.

“Kami telah men-tracing dan kami dapat sekitar 27 orang mereka kondisinya baik, nah insyaallah Sabtu besok akan kami rapid test, mudah mudahan gak ada lah [positif], tapi kita tetap lakukan,” ucapnya.

Meski mereka telah berada di Banjarbaru selama lebih dari 14 hari — masa inkubasi terpanjang Virus Corona — namun Dinas Kesehatan Banjarbaru tetap melakukan pengecekan karena peserta Klaster Gowa dianggap rentan terpapar.

“Karena Klaster Gowa ini salah satu yang diditeksi terpapar. Mudah mudahan di Banjarbaru ini tidak lah, karena jika dihitung hitung sudah lewat 14 hari tapi siapa tahu dari mereka itu ada (Covid-19) karena kadang ada orang tanpa gejala (OTG),” ungkap Rizana.

Adapun pelaksanaan tes kilat terhadap ke 27 orang tersebut rencananya akan dilakukan pada Sabtu (11/4) mendatang.

“Sabtu ini rencananya dilakukan rapid test di Dinas Kesehatan. Dan sampai saat ini sementara didapat 27 orang, tapi bisa jadi nanti bertambah seiring berjalannya waktu,” terangnya.

Lalu, karena termasuk ODP, maka ditegaskan Rizana saat ini mereka masih isolasi mandiri.

“Mereka kan masih masuk ODP Banjarbaru, kita pantau terus karena berisiko kan,” pungkasnya.

Kepala Dinas Kesehatan, Rizana MirzaFoto-apahabar.com/Fida

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

CATATAN REDAKSI: Artikel ini semata untuk mewaspadai penyebaran informasi yang belum tentu benar di tengah wabah Covid-19. Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang mendalam soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

120 Orang di Kecamatan Simpang Empat Tanbu Jalani Rapid Test, 10 Reaktif
apahabar.com

Kalsel

Dini hari, 2 Rumah di Banjarbaru Dilalap Si Jago Merah
apahabar.com

Kalsel

Hasil Tes Swab Massal di Tabalong, Positif Covid-19 Bertambah Lagi

Kalsel

Mabes Polri Apresiasi Kinerja Polres Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Ranjau Aktif Peninggalan Jepang di Kotabaru Segera Dimusnahkan
apahabar.com

Kalsel

Sekelumit Kisah Guru Terpapar Covid-19 di Tapin; Ini Bukan Aib
apahabar.com

Kalsel

Ramadan 1441 H: Banjarmasin Catatkan Ratusan Kasus Covid-19, Berikut Rinciannya
apahabar.com

Kalsel

Besok, Mobil Gunner PMI Semprotkan Disinfektan di Tanah Laut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com