Penumpang Kapal Feri Kotabaru-Batulicin Menyusut 60 Persen Rayakan HUT ke-60, Bank Bjb Gelar Promo di Ratusan Merchant Duh, Keripik Singkong Tanpa Label Usang Dijual Bebas di Banjarmasin Pj Gubernur Kalsel: Larangan Mudik Berlaku Lintas Provinsi dan Kabupaten Momen Ramadan, Hipmi Tanah Bumbu Bagikan Ribuan Paket Bapok untuk Duafa

Terinspirasi Ganjar Pranowo, Warga Banua Asam Racik Disinfektan Sendiri

- Apahabar.com Senin, 6 April 2020 - 18:16 WIB

Terinspirasi Ganjar Pranowo, Warga Banua Asam Racik Disinfektan Sendiri

Rilis data Covid 19 di HST per 6 April pukul 16.47. Foto-Diskominfo HST

apahabar.com, BARABAI – Berawal dari kata-kata Ganjar Pranowo sang Gubernur Jawa Tengah, Warga Desa Banua Asam, Kecamatan Pandawan di Hulu Sungai Tengah (HST) berinisiatif meracik disinfektan.

Pembuatan anti bakteri sendiri itu disebabkan sulitnya mencari disinfektan di pasar-pasar saat ini.

Tujuan pembuatan disinfektan tadi untuk disemprotkan di desa mereka dan desa tetangganya, sebagai antisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid 19.

Hasilnya, 8000 cairan disinfektan berhasil diolah. Cairan itu pun disemprotkan ke jalan, pekarangan, teras rumah warga hingga fasilitas umum di Banua Asam menggunakan mobil BPK  Minggu (5/4) sore.

“Referensinya dari melihat video gubernur tadi. Setelah mendengar kata-kata itu, cukup dengan jenis diterjen, virus itu akan mati,” kata salah satu warga, Fredy Rakhman pada apahabar.com, Senin (6/4).

Walau racikan sendiri, kata Fredy, pihaknya tetap mencari referensi dari lain. Sebab jika sembarangan mencampur, apalagi ada zat kimia, dikhawatirkan akan berbahaya bagi manusia.

“Dari yang saya simak, jangan sampai menggunakan campuran wifol atau bayclean. Karena mengandung zat kimia, entar malah kitanya dan warga keracunan akibat salah mencampur,”kata Fredy.

Hasil dari swadaya masyarakat kata Fredy, pihaknya membeli sabun cuci piring gel sebanyak 2 dus, per kemasan berisi 800 gram. Kemudian alkohol 70,% sebanyak 2 botol, cairan pencuci tangan atau anti seftic 1 lusin. Semuanya dicampur air.

“Kami selalu bersenergi semampu kami, sebisa mungkin melawan penyebaran pandemi ini,” tegas Fredy.

Dia berharap warga Pandawan maupun kecamatan-kecamatan lain yang ada di HST terhindar dari wabah yang sudah mendunia itu.

Sementara itu dari data yang dirilis Dinkes HST melalui Diskominfo terkait Covid 19 per 6 April pukul 16.47, angka orang dalam pemantauan (ODP) semakin menurun di banding hari sebelum-sebelumnya. Sudah banyak pula yang dinyatakan selesai pemantauannya.

Per hari ini, tercatat sebanyak 72 ODP. Sementara yang sudah dinyatakan selesai pemantauannya sebanyak 99 orang.

Kecamatan Pandawan masih banyak yang menjadi ODP setalah kecamatan Barabai. Untuk Barabai sebanyak 23 ODP dan 35 dinyatakan selesasi disusul Pandawan 16 ODP dan 13 selsai pemantauannya.

Angka ODP terendah ada di Kecamatan Batu Benawa, BAT, Haruyan, Batara, LAU, BAS dan LAS.

Untuk Kecamatan Limpasu dan Hantakan, data dari dinkes mencatat tidak ada lagi ODP. Dari 2 ODP di Limpasu sudah dinyatakan selesai.

Begitu juga di Hantakan, dari ke 3 ODP sudah dinyatakan selesai pemantauannya dan dinyatakan sehat. Data Covid-19 di HST bisa dilihat pada foto berikut:

apahabar.com

Warga Desa Banua Asam dan petugas BPK Balanga bahu-membahu memberantas penyebarab Covid 19. Foto-Redy for apahabar.com

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mengintip IG Bacalon Wali Kota Banjarmasin: Petahana Paling Melek, Eks Sekda Tergaptek
Bawaslu

Kalsel

Update Pilgub Kalsel, Suara Masuk di HSS 100%, H2D Balik Unggul
Pasar Serongga

Kalsel

Jadi Pesakitan, Eks Kadis Kotabaru Bicara Soal Aliran Dana Pasar Serongga

Kalsel

Waspada, Perhatikan Peringatan BMKG Terkait Cuaca di Kalsel Hari Ini!
apahabar.com

Kalsel

Jumlah ODP di Banjarbaru Bertambah, 4 Positif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Pasca Haul Sekumpul, 800 Ton Lebih Sampah Diangkut ke TPA

Kalsel

Reses, Paman Yani Dapati Warga Kotabaru yang Belum Nikmati Listrik 24 Jam
apahabar.com

Kalsel

Milad ke 36, MAN 2 Balangan Dituntut Lebih Inovatif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com