Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Terpisah dari Rombongan, Gajah Sumatera Dibantai hingga Tewas

- Apahabar.com Kamis, 16 April 2020 - 12:26 WIB

Terpisah dari Rombongan, Gajah Sumatera Dibantai hingga Tewas

Petugas BBKSDA Riau dan Kepolisian mengamankan lokasi pembunuhan gajah sumatera di Kecamatan Kelayang, Kabupaten Inhu, Riau, Rabu (15/4/2020). Foto-BBKSDA Riau via Antara

apahabar.com, PEKANBARU – Pembantaian terhadap satwa dilindungi tetap terjadi meski dunia sedang dirundung Covid-19.

Seekor gajah Sumatera liar dibunuh karena dianggap hama dan kerap memasuki permukiman warga.

“Gajah yang mati tersebut merupakan gajah tunggal yang telah terpisah dari rombongannya pada kantong Gajah Tesso Tenggara, yang beberapa kali memasuki baik area pemukiman maupun perkebunan masyarakat yang merupakan bagian dari wilayah jelajah atau home range gajah tersebut,” kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono, Kamis (16/4).

Pada 15 April 2020 sekira pukul 14.12 WIB pihaknya menerima laporan adanya seekor gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) yang mati dari Babhinkamtibmas Polsek Kelayang.

“Berdasarkan hasil dokumentasi yang disampaikan oleh pelapor kepada BBKSDA Riau, terlihat kondisi bagian depan kepala gajah luka terbuka bekas sayatan benda tajam, sedangkan gading gajah masih dalam keadaan utuh.

Kemudian terlihat kondisi belalai Gajah sudah terpotong dan bagian belalai lainnya masih berada di sekitar bangkai gajah tersebut,” katanya.

Menindak lanjuti laporan tersebut, ia mengatakan Tim Pendahulu telah tiba di tempat kejadian, sekira pukul 16.50 WIB hari itu juga bersama Kapolsek Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu. Mereka melakukan pengamanan TKP dan memasang garis Polisi.

Lokasi TKP pada Titik koordinat -0°37.338′ LU 102°7.704′ BT dan lokasinya sekitar empat kilometer sebelah Utara dari Kantor Camat Kelayang, Indragiri Hulu.

Sedangkan Tim Medis dan Tim Pengumpulan Bahan Keterangan dari BBKSDA Riau bersama dengan Tim Ditreskrimsus Polda Riau berangkat dari Pekanbaru menuju TKP pukul 17.00.

Ia menjelaskan pihaknya sudah beberapa kali melakukan upaya penghalauan bersama masyarakat sejak 2019, dan terakhir dilakukan pada 6 April 2020. Namun upaya penghalauan mengalami kendala dikarenakan masih ada beberapa desa yang akan dilalui saat proses penghalauan kurang kooperatif.

Untuk mengantisipasi adanya tindakan dari masyarakat, pada kesempatan yang sama BBKSDA Riau bersama aparat kepolisian setempat juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan kegiatan yang dapat membahayakan bagi masyarakat dan satwa liar Gajah itu sendiri.

“Balai Besar KSDA Riau mengutuk keras atas kejadian pembunuhan satwa liar gajah sumatera dan bersama dengan penegak hukum akan melakukan penyelidikan terhadap kejadian ini,” demikian Suharyono. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ujian Masuk Perguruan Tinggi Hanya Sampai Gelombang II
apahabar.com

Nasional

Haornas 2019: Tembus Kancah Internasional, Esport Kalsel Wajib Didukung
apahabar.com

Nasional

Kecelakaan Lalu Lintas Dominan Kaum Milenial
apahabar.com

Nasional

Kompak Kenakan Kemeja Putih, Wishnutama dan Erick Thohir Tiba di Istana Merdeka
apahabar.com

Nasional

Penumpang Serangan Jantung, Silk Air Mendarat Darurat di Makassar
apahabar.com

Nasional

Kalsel Siap Gelar Kejurnas Drum Band
apahabar.com

Nasional

Ketika Terjebak Banjir, Mobil Dinas Wakil Bupati Jadi Tempat Bersalin
apahabar.com

Nasional

Luangkan Waktu Khusus untuk Jenguk Ani Yudhoyono
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com