Breaking News! Warga Tangkap Buaya Pemangsa di Pantai Kotabaru Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir

Tinta di Jari Jadi Ciri Khusus ODR di Banjarbaru

- Apahabar.com Senin, 6 April 2020 - 10:26 WIB

Tinta di Jari Jadi Ciri Khusus ODR di Banjarbaru

Wali kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani, saat melakukan pemantauan kedatangan warganya yang datang dari luar pulau melalui Bandara Syamsudin Noor. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru sangat serius dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Banjarbaru.

Terbukti, pemkot menerapkan satu kebijakan khusus untuk tamu atau penumpang pesawat di Bandara Syamsudin Noor yakni dengan mendata setiap orang yang baru datang dan akan tinggal di Banjarbaru dengan menabuhkan tinta di jari mereka.

Untuk itu Pemkot menempatkan beberapa petugas dari Dinas Kesehatan guna melakukan pendataan penumpang yang datang tersebut.

Tinta disiapkan di meja pendataan, berdampingan dengan formulir yang berisi data nama, alamat dan nomor telepon serta riwayat perjalanan yang harus diisi oleh penumpang yang akan ke Banjarbaru.

Setelah formulir diisi, penumpang akan diminta mencelupkan salah satu jarinya ke dalam botol tinta.

Nantinya bekas tinta ini akan menjadi tanda bahwa yang bersangkutan baru datang dari luar kota atau dari daerah zona merah penyebaran Covid-19.

Wali kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani, meninjau langsung pelaksanaan pendataan sekaligus menyerahkan satu kotak tinta akan yang digunakan oleh petugas pendataan di bandara.

“Dari depan kita kawal, mulai mengisi data dan mencelupkan jari ke tinta,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Karena menurut Nadjmi, untuk mencegah penyebaran Covid-19, salah satu yang harus diperketat adalah pintu masuk ke Banjarbaru, karena itu pihaknya mencoba mengindentifikasi kedatangan warga melalui itu.

“Tinta yang digunakan akan bertahan lebih dari 1 minggu dan bekas tinta ini akan menjadi ciri bahwa jika ada bekas tinta dijari berarti orang tersebut baru datang dari luar,” ungkapnya.

Dengan cara itu pemerintah maupun masyarakat dapat mengontrol dan saling sama saling meningkatkan satu sama lain agar selalu waspada.

“Setelah itu yang bersangkutan melakukan isolasi mandiri di rumah,” tegasnya.

Nadjmi meminta warga yang dengan tinta di jarinya memiliki kesadaran sendiri mengenai pentingnya isolasi mandiri selama 14 hari di rumah.

“Kita tidak bisa melakukan pengawasan selama 24 jam. Oleh karenanya diperlukan kesadaran diri untuk melakukan isolasi mandiri, kesadaran keluarga yang harus memberikan dukungan dan juga masyarakat yang harus terus waspada dan mengingatkan,” terangnya.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Rizana Mirza, M.Kes kepada mereka yang baru datang ditetapkan status sebagai ODR (Orang Dalam Risiko) dan akan ada petugas dari puskesmas juga relawan yang akan memantau keadaan mereka.

“Upaya ini untuk mengantisipasi banyaknya arus kedatangan pelajar, santri dan warga dari zona merah penyebaran Covid-19 dan untuk memastikan bahwa kondisi di Banjarbaru tetap kondusif,” tuturnya.

Untuk diketahui, Nadjmi Adhani selaku Wali kota Banjarbaru akan mengusulkan kepada Gugus Tugas Provinsi agar kabupaten/kota lain di Kalsel juga melakukan hal yang sama.

Dalam kegiatan pemantauan ini, Wali kota Banjarbaru didampingi oleh Pimpinan PT Angkasa Pura, Kapolres Banjarbaru, Kodim 1006 MTP dan kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru.

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Puja Mandela

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Pemko Banjarbaru

ASN Garda Terdepan Berantas Covid-19, Pjs Wali Kota Banjarbaru Senang Semua Sudah Terapkan Prokes
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Di ULM, Wawali Kota Banjarbaru Bagi Tips Kewirausahaan
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Covid-19 di Banjarbaru Tembus 172 Kasus, Pengidap Baru Hari Ini Satu Keluarga
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Wawali Darmawan Jaya Bicara Kewirausahaan, Solusi Lapangan Pekerjaan Makin Sempit
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Wawali Ingin Kualitas Manajemen Organisasi Pemko, Ditingkatkan
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Walikota Resmikan Galeri dan Angkringan Cempaka  
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Satukan Perbedaan, Pemkot Banjarbaru Eratkan Silaturahmi
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Pemkot Banjarbaru Ingin Kembangkan Sekolah Islam Terpadu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com