Fix, Pengeboran Migas di Mahakam Ulu Kaltim Lanjut 2021 Seruan Jokowi: Buru Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Sigi! Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas

Tiru Banjarmasin, 3 Daerah di Kalsel Belum Memenuhi Syarat PSBB

- Apahabar.com Minggu, 26 April 2020 - 19:13 WIB

Tiru Banjarmasin, 3 Daerah di Kalsel Belum Memenuhi Syarat PSBB

PSBB hari ketiga, Gugus Tugas Covid-19 Banjarmasin tak lagi mengandalkan thermo gun. Tampak petugas melakukan pemeriksaan warga dari luar Banjarmasin, Minggu siang. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Setelah Banjarmasin, tiga daerah di Provinsi Kalimantan Selatan ikut mengajukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Ketiganya adalah Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Barito Kuala (Batola).

Namun saat ini berkas persyaratannya ketiganya masih tertahan di Pemprov Kalsel. Ada beberapa yang dinilai kurang lengkap.

Ketua Harian Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Kalsel, Haris Makkie mengatakan ketiga daerah itu sudah dibuatkan surat pengantar terkait PSBB untuk diusulkan ke Kementerian Kesehatan (Menkes).

“Hanya kami masih menunggu ada beberapa persyaratan yang masih belum dilengkapi. Itu yang kita tunggu dan mudahan mudahan besok sudah lengkap supaya segera dikirim,” ujarnya.

Syarat itu, kata Haris, supaya beberapa kendala pelaksanaan PSBB yang dihadapi Pemkot Banjarmasin tak terasa di daerah lainnya nanti.

“Beberapa kendala itu berdasar pemantuan di lapangan dan penyampaikan dari Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina sendiri.”

Yang paling utama, salah satunya masyarakat belum cukup diberikan sosialiasasi pemerintah terkait penerapan PSBB.

Seperti di Banjarmasin. Hingga hari ketiga atau Minggu (26/4), warga masih banyak yang berkeliaran meski sudah ada Perwali Nomor 33 Tahun 2020 yang mengatur PSBB.

Baru pada hari keempat pelaksanaan, Wali Kota Ibnu Sina menargetkan PSBB sudah mengalami perubahan signifikan.

“Sehingga Tim Gugus Tugas Kota Banjarmasin akan masuk ke dalam kota untuk melakukan penataan sesuai dengan SOP yang ada di PSBB,” pungkasnya.

Pemprov, Haris mengatakan sangat berkepentingan mengawal jalannya PSBB di Banjarmasin. Sukses tidaknya pelaksanaannya akan menjadi contoh dan gambaran untuk daerah lain.

“Karena Banjarmasin ibu kota provinsi, jadi harus mendapat perhatian dari kita Pemprov Kalsel,” tuturnya.

Berdasarkan pantuan apahabar.com, PSBB Banjarmasin terpantau amburadul.

Sejumlah kendaraan masih bisa menerobos masuk barikade dan beberapa posko juga tidak dijaga petugas.

Penerapan PSBB Banjarmasin dilakukan dengan menjaga akses pintu keluar masuk kota.

Apalagi PSBB ini terlihat minim pengawasan. Aktivitas warga di beberapa lokasi masih berjalan seperti biasanya.

Alat thermo gun untuk mengukur suhu badan hanya satu disediakan setiap pos jaga.

Sedangkan jumlah warga yang melintas hampir ratusan setiap waktunya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Cuaca Kalsel Didominasi Hujan Tipis-tipis Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Jumat Berkah, Warga di Tapin Terima Paket Sembako
apahabar.com

Kalsel

Menjelang Harjad Batola, Penjahit di Marabahan Banjir Orderan
apahabar.com

Kalsel

Mengintip Ruqyah ala FPI di Masjid Al Busyro, Sembuhkan Sakit hingga Tangkal Sihir
apahabar.com

Kalsel

Sungai Banjarmasin Tercampur Limbah Oli, Ibnu Sina: Usut Sampai Tuntas
apahabar.com

Kalsel

Solidaritas Tanpa Tanding, BPK Al Jamal Kelayan Tembus Jarak Ratusan Kilometer Bantu Padamkan Api di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Pimpinan Rumah Banjar Absen Saat Audiensi, Buruh: Senangnya Omnibus Law
apahabar.com

Kalsel

Pemerintah Salurkan Bantuan BALASA Bagi Pelaku Pariwisata Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com