Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

TNI Kerahkan Laboratorium Militer Cari Vaksin Covid-19

- Apahabar.com Selasa, 28 April 2020 - 20:56 WIB

TNI Kerahkan Laboratorium Militer Cari Vaksin Covid-19

Kepala Pusat Penerangan(Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi. Foto-Gatra

apahabar.com, JAKARTA – TNI mengerahkan Laboratorium Kesehatan Militer untuk melakukan penelitian dan pengembangan vaksin, serum atau obat yang bisa menangkal Covid-19.

Mereka tak sendiri, namun juga menggandeng menggandeng perguruan tinggi.

“TNI kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan untuk mencari solusi, baik itu vaksin maupun serum atau obat yang bisa menangkal virus. Ini dilakukan di laboratorium Kesehatan Militer yang bekerja sama dengan perguruan tinggi,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Sisriadi dalam Webinar yang bertema “Mewujudkan Sinergi Berbagai Komponen Bangsa dalam Menghadapi Wabah COVID-19”, di Jakarta, Selasa (28/4).

TNI, lanjut dia, telah bekerja sama dengan berbagai pihak yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Kerja sama yang paling utama tentu dengan Kementerian Kesehatan dari tingkat pusat sampai ke unsur yang baling depan di daerah.

“Di bidang kesehatan kuratif, TNI menyediakan fasilitas kesehatan dan tenaga medis untuk memperkuat kapasitas perawatan pasien, sedangkan dibidang kesehatan preventif, TNI membantu sosialisasi dan edukasi masyarakat secara door to door,” tutur Sisriadi.

Sisriadi pun menyebutkan pihaknya telah mengajukan penambahan anggaran kepada DPR.

“Karena itu, TNI sekarang menyiapkan 109 fasilitas RS TNI, baik di matra darat, laut dan udara agar dapat dijadikan RS rujukan di daerah,” ucapnya.

Selain itu, Sisriadi juga menyatakan pihaknya telah mempersiapkan rencana kontijensi untuk meredam gejolak sosial bila pandemik virus Corona belum mereda.

“Kita menyiapkan pasukan-pasukan kita untuk menghadapi gejolak sosial yang mungkin bisa berdampak ke arah yang anarkis. Sehingga dampak keamanan bisa diperkecil,” katanya.

Jenderal bintang dua ini menambahkan pandemik Corona ini bisa menyulut persoalan ekonomi hingga keamanan.

“Ketika masalah ekonomi yang menyentuh masyarakat pada akar rumput, ini berkaitan erat dengan masalah perut. Ketika masalah perut, maka bisa menjadi penyulut masalah keamanan yang lebih besar,” ujarnya menegaskan.

Diketahui, sejumlah negara kini sudah masuk tahap menguji coba vaksin temuannya kepada manusia. Namun, produksinya tetap membutuhkan waktu cukup panjang untuk memastikan keamanannya.

Sementara, Presiden Jokowi sempat merekomendasikan obat Chloroquine dan Avigan untuk melawan Corona. Sejauh ini, efektivitasnya belum terbukti.(Ant)

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ledakan di Sibolga Sumut Berasal dari Bom di Rumah Teroris
apahabar.com

Nasional

Ajaran Baru Sekolah Juli, Pembelajaran Tatap Muka Tidak Berlaku di Kalsel
apahabar.com

Nasional

Aparat Pengadilan Jaksel Sudah Diperingatkan Sebelum OTT
apahabar.com

Nasional

Jokowi Sepakat Saran SBY, Kampanye Harus Tonjolkan Kebinekaan
apahabar.com

Nasional

Cabut Pembatasan Medsos, Warganet Diminta Sebarkan Hal Positif
apahabar.com

Kalsel

Jejak Pejuang Banjar Ratu Zaleha Melawan Belanda, Sempat Terasing di Bogor
apahabar.com

Nasional

Klik Live Streaming Debat Keempat Capres 2019
apahabar.com

Nasional

Nasib Mahasiswi Penabrak 3 Pengguna Jalan di Jakarta Timur
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com