ga('send', 'pageview');
Kalsel Siaga Karhutla, Ring Satu Jadi Atensi FOTO: Serba Putih, Massa Tolak RUU HIP di Banjarmasin Tolak RUU HIP, Ratusan Massa Geruduk Rumah Banjar! Diskotik Dilarang, Banjarmasin Bolehkan THM Lain Beroperasi Demo RUU HIP di Rumah Banjar, Ratusan Polisi Disiagakan




Home Ekbis

Jumat, 3 April 2020 - 12:05 WIB

UPDATE 3 April: Minyak Naik, Rupiah Menguat

Redaksi - Apahabar.com

Ilustrasi Rupiah dan dolar. Foto-Antara

Ilustrasi Rupiah dan dolar. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak menguat 50 poin atau 0,3 persen menjadi Rp16.445 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.495 per dolar AS, Jumat (3/4).

Kurs mata uang tanah air diprediksi menguat seiring pergerakan naiknya harga minyak dunia.

“Pagi ini sebagian aset berisiko yaitu indeks saham Asia dibuka menguat mengikuti penguatan indeks saham AS karena prospek kenaikan harga minyak mentah dunia yang bisa mengangkat harga saham “big cap” perusahaan minyak,” kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Jumat (3/4).

Baca juga :  Bantu UMKM Indonesia, TikTok Luncurkan Solusi Periklanan

Kendati demikian, lanjut Ariston, penguatan rupiah karena naiknya harga minyak harusnya sementara karena pasar masih dihadapkan pada kenyataan perlambatan ekonomi karena wabah Covid-19.

Penularan Corona masih menunjukkan peningkatan di seluruh dunia kecuali di China. Banyak negara yang melakukan pembatasan pergerakan masyarakat yang memicu penurunan aktivitas ekonomi.

Amerika Serikat pada Kamis (2/3) kemarin melaporkan jumlah orang yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran mingguan meningkat tajam menembus rekor di angka 6,65 juta klaim, padahal rata-rata hanya di kisaran 250 ribu klaim.

Baca juga :  Dewan Minta Pemprov Kalsel Segera Beri Stimulus Pelaku UMKM

“Oleh karena itu rupiah masih bisa tertekan hari ini karena Covid-19 dan dampak negatifnya ke perekonomian,” kata Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah pada hari ini akan bergerak di kisaran Rp16.350 per dolar AS hingga Rp16.600 per dolar AS. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Ekonom Kalsel: BBM Turun Cuma Euforia Sesaat
apahabar.com

Ekbis

Mau Jadi Pengusaha Tangguh di Masa Pandemi? Intip Kiat Jitu Ketum Hipmi
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Terus Tertekan Dampak Pandemi Corona
Saham China Menuju Kenaikan Empat Hari Berturut

Ekbis

Saham China Menuju Kenaikan Empat Hari Berturut
apahabar.com

Ekbis

Erick Thohir Raih Penghargaan Marketing Terbaik 2019
apahabar.com

Ekbis

8.823 MW Pembangkit Listrik Beroperasi 2020
apahabar.com

Ekbis

Omzet Jeblok, Rocket Chicken Keluhkan Tapping Box

Ekbis

Sepanjang Januari, Pertamina Sudah Skorsing Dua Agen ‘Nakal’ di Kalimantan Selatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com